Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Ribuan Warga Geruduk Kantor DPRD Enrekang Tolak Keras Rencana Tambang Emas

Ribuan Warga Geruduk Kantor DPRD Enrekang Tolak Keras Rencana Tambang Emas

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • visibility 625
  • comment 0 komentar

Sulsel, Sulbarupdate.id – Ribuan warga dari Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, hari ini melancarkan demonstrasi kolosal sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana eksploitasi tambang emas di wilayah mereka. Gelombang protes melanda tiga lokasi vital yakni Kantor Bupati, kediaman salah satu investor, dan Kantor DPRD Enrekang, Jumat 12 Desember 2025.

Aksi massa yang berlangsung sejak pagi ini dicatat sebagai salah satu demonstrasi terbesar di Enrekang dalam beberapa tahun terakhir, menandai resistensi kuat masyarakat terhadap kegiatan ekstraksi sumber daya alam yang dinilai mengancam ekologi dan keberlangsungan hidup komunal.

Di sepanjang rute aksi, massa membawa keranda mayat sebagai simbol matinya keadilan apabila rencana penambangan dipaksakan.

Tensi memuncak ketika ribuan warga berupaya memasuki ruang rapat paripurna DPRD, namun hanya mendapati dua dari total tiga puluh legislator yang hadir, yakni Rahmat dan Mukhlis.

Kekecewaan massa memicu dorongan ke arah pintu masuk, yang segera direspons dengan penjagaan ketat oleh aparat keamanan.

Legislator Mukhlis berupaya meredam situasi dengan menjanjikan pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Jumat pekan depan dan memastikan aspirasi massa akan dibahas secara komprehensif oleh seluruh anggota dewan.

Massa aksi menilai rencana tambang emas berpotensi merusak lereng-lereng curam Cendana, mengganggu aliran sungai kecil yang merupakan sumber utama air minum dan irigasi, serta mengancam eksistensi Cagar Alam sebagai zona konservasi dan wilayah sakral masyarakat adat.

Aktivitas pengerukan, deforestasi, dan penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri dan sianida diprediksi dapat memicu bencana ekologis dan sosial yang masif.

Jenderal lapangan aksi, Syafei, dalam orasinya menegaskan bahwa tambang emas bukan sekadar ancaman lingkungan, melainkan juga ancaman terhadap identitas komunal masyarakat Cendana.

Ia menyebut rencana tersebut berpotensi merusak kawasan adat, memutus warisan leluhur, serta menodai nilai spiritual yang dipegang teguh secara turun-temurun.

Syafei menekankan bahwa pembangunan harus berlandaskan hukum dan asas keberlanjutan, bukan semata-mata mengejar keuntungan ekonomi sesaat.

Aksi penolakan ini diperkuat dengan landasan hukum yang kuat, termasuk Perda RTRW Enrekang No. 14 Tahun 2016, UU Lingkungan Hidup No. 32 Tahun 2009, Permen ESDM No. 26 Tahun 2018 (terkait kawasan cekungan air tanah lindung), UU Konservasi No. 5 Tahun 1990, UUD 1945 Pasal 18B ayat (2) (tentang perlindungan adat dan budaya), serta UU Pemajuan Kebudayaan.

Warga mendesak pemerintah untuk tidak mengabaikan regulasi tersebut demi desakan investasi.

“Apabila investasi itu merusak air kami, merusak tanah kami, merusak adat kami, maka kami akan terus melawan. Jika suara kami diabaikan, maka Enrekang akan menjadi lautan darah,” seru Syafei di hadapan massa.

Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang itu menegaskan, perjuangan mereka adalah panggilan moral untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan masa depan generasi Enrekang.

Mereka mendesak pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat untuk serius mendengarkan aspirasi rakyat dan memegang teguh mandat hukum dalam menentukan kebijakan pengelolaan sumber daya alam.

Gerakan ini menegaskan kesiapan masyarakat untuk berdiri di barisan terdepan demi mempertahankan hak atas lingkungan hidup yang bersih, lestari, dan berkeadilan.(**)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    Wabup Mamasa Sebut Jurnalis Mitra Strategis dan Ajang Introspeksi Pemerintah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Jurnalis merupakan mitra strategis sekaligus ajang intropeksi bagi setiap pemerintah. Hal tersebut disampaikan wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, saat hadiri pelantikan pengurus Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat di Aula Diknas Mamasa, Kamis 29 Januari 2026. Sudirman menekankan peran krusial pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas […]

  • Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Majene Akhirnya Rampung, Akses Pendidikan Kini Terjamin

    Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Majene Akhirnya Rampung, Akses Pendidikan Kini Terjamin

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Harapan warga Dusun Bawappu, Desa Mekkatta, Kabupaten Majene, untuk memiliki akses penyeberangan yang layak akhirnya terwujud. Jembatan Perintis Gantung Garuda yang membentang sepanjang 50 meter resmi rampung dan mulai beroperasi pada Sabtu (9/5/2026). Pembangunan jembatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat, terutama bagi anak-anak sekolah dan nelayan yang selama bertahun-tahun harus […]

  • Petani Mamasa di Berbagai Tempat, Dukung Penuh Program MBG

    Petani Mamasa di Berbagai Tempat, Dukung Penuh Program MBG

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Dari Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat kini Bunyi Suara diberbagai Tempat atau Wilayah yang Asalnya dari Para Petani. Mereka dengan Lantang Menyuarakan Dukungan Penuh kepada Program Strategis Presiden Saat ini, yaitu Program Makan Bergisi Gratis (MBG). Saat tim media baik berkunjung maupun komunikasi lewat Telpon (via whatsapp) kebeberapa wilayah ditingkat kecamatan dan […]

  • Resmi Dilantik Gubernur, Ini Daftar Lengkap 10 Pejabat Eselon II Pemprov Sulbar

    Resmi Dilantik Gubernur, Ini Daftar Lengkap 10 Pejabat Eselon II Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemprov Sulbar. Pelantikan berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 19 Desember 2025. Suhardi Duka menegaskan bahwa pelantikan tersebut telah melalui seluruh tahapan seleksi terbuka sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari proses seleksi […]

  • Bupati Mamuju Tengah Larang ASN Terima Gratifikasi Jelang Lebaran

    Bupati Mamuju Tengah Larang ASN Terima Gratifikasi Jelang Lebaran

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. H. Arsal Aras, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Arsal mengimbau seluruh penyelenggara negara untuk menolak segala bentuk gratifikasi demi menjaga integritas birokrasi. ​Langkah preventif ini diambil guna […]

  • Tahap II 47 Dapur MBG di Sulawesi Barat Tutup Sementara, Berikut Daftarnya

    Tahap II 47 Dapur MBG di Sulawesi Barat Tutup Sementara, Berikut Daftarnya

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Sulawesi Barat – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara sebanyak 47 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sulawesi Barat, 6/4/2026. Penonaktifan ini merupakan tahap kedua (tahap II) dalam proses penertiban administrasi dapur MBG.l di Sulawesi Barat. Langkah tersebut dilakukan karena puluhan dapur MBG atau Satuan Pelayanan […]

expand_less