Gegara Masalah Barcode, Pria di Mamuju Ancam Operator SPBU Pakai Parang
- account_circle Ancha
- calendar_month Sab, 11 Apr 2026
- visibility 219
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju resmi mengamankan seorang pria berinisial IS (56) pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap operator SPBU Belang-Belang.
Aksi premanisme tersebut sempat viral di media sosial sebelum akhirnya pelaku diringkus pihak kepolisian.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Belang-Belang. Namun, korban yang merupakan operator nozel berinisial M, menolak melayani permintaan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Agustinus Pigay, menjelaskan bahwa penolakan dilakukan karena adanya ketidaksesuaian data pada sistem digital SPBU.
”Penolakan tersebut dilakukan oleh korban karena barcode yang digunakan pelaku tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan yang digunakannya,” ujar AKP Agustinus dalam konferensi pers, Sabtu (11/4).
Motif dan Penangkapan
Merasa tidak dilayani, pelaku IS tersulut emosi. Ia kemudian mengambil sebilah senjata tajam jenis parang dan melakukan pengancaman terhadap korban di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti laporan korban M, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan IS beserta barang bukti yakni sebilah parang.
Saat ini, IS tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mamuju untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri atau menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan perselisihan.
”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menyelesaikan setiap permasalahan dengan cara yang bijak tanpa kekerasan,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Ancha
- Sumber: Humas Polresta Mamuju
