Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar gembira datang dari pedalaman Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Jembatan gantung yang sempat menyita perhatian publik akibat insiden ambruknya pada Oktober 2024 lalu, kini telah rampung dibangun kembali dan berdiri dengan gagah.

Berdasarkan pantauan langsung tim Sulbarupdate.id di lokasi pada Minggu (10/5/2026), infrastruktur vital ini tampil dengan wajah baru.

Warna merah putih yang mencolok pada kerangka jembatan seolah menjadi simbol semangat baru bagi warga setempat setelah melewati masa-masa sulit pasca-insiden.

Kondisi jembatan Tadisi Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa pada 2024 lalu usai ambruk. (Dok.istimewa)

Peristiwa pilu pada Jumat (4/10/2024) silam memang membekas dalam ingatan. Kala itu, jembatan gantung yang sudah lapuk tiba-tiba putus, mengakibatkan sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) terjatuh ke dalam aliran sungai yang deras.

Video kejadian tersebut viral dan memicu kritik tajam terhadap ketimpangan infrastruktur di wilayah pelosok Sulawesi Barat.

Namun, pemandangan kontras terlihat hari ini. Tidak ada lagi kabel berkarat atau papan kayu yang rapuh. Jembatan yang baru ini terlihat menggunakan material yang jauh lebih solid dan standar keamanan yang lebih baik.

Kehadiran kembali jembatan ini memberikan rasa lega yang luar biasa bagi masyarakat, terutama para orang tua siswa.

Seorang warga yang melintas mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, jembatan ini bukan sekadar alat penyeberangan, melainkan urat nadi kehidupan bagi Desa Tadisi.

“Dulu kami selalu cemas, apalagi kalau anak-anak berangkat sekolah saat musim hujan. Sekarang, melihat jembatan ini sudah kokoh dan dicat bagus, kami merasa lebih tenang. Ini akses utama kami,” ujarnya.

Selesainya pembangunan Jembatan Tadisi ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus memperhatikan infrastruktur di daerah terpencil lainnya, guna memastikan tidak ada lagi siswa yang harus bertaruh nyawa demi mendapatkan pendidikan.

Kini, puing-puing kepanikan telah berganti menjadi harapan. Jembatan Tadisi tidak hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga menghubungkan warga dengan masa depan yang lebih aman dan cerah.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – PPPK paruh waktu Provinsi Sulawesi Barat resmi terima SK yang diserahkan langsung oleh Gubernur Dr. Suhardi Duka, Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam apel di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Senin 22 Desember 2025. Sebanyak 4.179 orang tenaga PPPK paruh waktu terdiri dari 719 Guru, 102 tenaga kesehatan, dan 3.358 tenaga teknis. Gubernur […]

  • Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Mobil ambulance milik RSUD Regional Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan alami kecelakaan di Majene, Kabupaten Majene. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Baru, Kecamatan Baggae, Kabupaten Majene, Minggu, 14 Desember 2024 sekira pukul 02:00 dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanaya kondisi mobil ambulance rusak parah. Dikonfirmasi Kasat Lantas Polres […]

  • Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary, menginstruksikan seluruh warga maupun pihak swasta untuk tidak memasang baliho, spanduk, atau media promosi lainnya dengan cara memaku di pohon maupun di fasilitas umum, khususnya di kawasan perkotaan. ​Langkah ini diambil karena praktik pemasangan alat peraga yang sembarangan dinilai merusak estetika kota dan menghambat pertumbuhan tanaman […]

  • Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Kesiapsiagaan TRC Hadapi Cuaca yang Fluktuatif

    Kalaksa BPBD Sulbar Tekankan Kesiapsiagaan TRC Hadapi Cuaca yang Fluktuatif

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan fokus penuh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, mengingat kondisi cuaca yang masih sering berubah-ubah (Fluktuatif) dan berpotensi menimbulkan bencana. “Saya berharap seluruh personel tetap fokus, […]

  • Oknum PNS di Mamuju Terjaring Penggerebekan Narkoba Jenis Sabu

    Oknum PNS di Mamuju Terjaring Penggerebekan Narkoba Jenis Sabu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mamuju berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di pusat kota. Dalam penggerebekan yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) sore tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka, di mana salah satu di antaranya diketahui merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Operasi senyap yang dipimpin langsung oleh […]

  • Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    Air Mata Mengiringi Kepergian Salim S Mengga, Sulbar Kehilangan Pemimpin Teladan

    • 0Komentar

    Cilandak Jakarta Selatan – Sulbarupdateid – Jauh di timur, langit Sulawesi Barat seakan ikut merunduk, merasakan duka yang sama. Pada Minggu, 1 Februari 2026, kepergian Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, menyelimuti tanah Mandar hingga perantauan dengan kesedihan yang dalam, meski prosesi persemayaman berlangsung di rumah duka Cilandak, Jakarta Selatan. Di hadapan […]

expand_less