Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

  • account_circle Juita
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 28
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan vegetasi melanda kawasan Gunung Serindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (17/6/2026) dini hari.

Hingga Rabu pagi, kobaran api dilaporkan masih terlihat di area perbukitan dan memicu kekhawatiran warga sekitar serta pengguna jalan.

​Informasi mengenai peristiwa ini awalnya beredar melalui siaran langsung di media sosial TikTok serta laporan dari sejumlah warga yang melintas di sekitar lokasi.

​Berdasarkan pantauan digital dari salah satu akun media sosial warga, kobaran api telah membakar area lereng pegunungan selama beberapa jam. Medan yang terjal dan dipenuhi vegetasi kering disinyalir menjadi kendala utama dalam menjangkau titik api.

​Seorang warga yang hendak melakukan perjalanan menuju wilayah Sendana mengungkapkan kekhawatirannya atas peristiwa tersebut.

​”Titik api masih terlihat jelas di beberapa bagian lereng. Kami khawatir api semakin meluas karena lokasinya sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam,” ujarnya.

​Kondisi cuaca yang kering dan material vegetasi yang mudah terbakar dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api. Selain potensi kerusakan lingkungan, kepulan asap dari kebakaran ini juga berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan yang melintasi jalur Pamboang–Sendana serta menurunkan kualitas udara di pemukiman terdekat.

​Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya aktivitas pemadaman skala besar di lokasi kejadian akibat kendala aksesibilitas.

Pihak berwenang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Pemadam Kebakaran Kabupaten Majene masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait mobilisasi personel dan rencana penanganan.

​Total luas lahan yang terdampak, penyebab pasti kebakaran, serta kerugian yang ditimbulkan hingga kini belum dapat dipastikan karena masih menunggu pendataan dan rilis resmi dari instansi terkait.

​Masyarakat setempat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, mengurangi aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan baru, serta segera melaporkan perkembangan situasi kepada aparat desa atau petugas penanggulangan bencana terdekat. (**)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

    Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

    • 0Komentar

    Penghormatan Terakhir dari Sahabat seangkatan, Presiden Minta Wagub Sulbar Dimakamkan di Kalibata.  SULAWESI BARAT – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) H. Salim S. Mengga, menghembuskan napas terakhir pada usia 74 tahun di RS Siloam, Makassar, Sabtu (31/1/2026) lalu. Kepergian Salim bukan sekadar hilangnya seorang pejabat publik, melainkan berpulangnya seorang prajurit tangguh yang dikenal […]

  • Pemprov Sulbar Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina dengan Syarat Ketat

    Pemprov Sulbar Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina dengan Syarat Ketat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan keterbukaan terhadap masuknya investasi asing demi mempercepat pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menerima kunjungan delegasi investor asal Cina di Mamuju, Kamis (15/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, para investor dari Negeri Tirai Bambu itu menyatakan ketertarikan kuat untuk menggarap sektor Mineral […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Karossa

    Pemkab Mamuju Tengah Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Karossa

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Karossa. Forum strategis ini berlangsung pada Kamis (5/2/2026) dengan agenda utama sinkronisasi aspirasi masyarakat terhadap arah kebijakan daerah. ​Mewakili Bupati Mamuju Tengah, Sekretaris Daerah (Sekda) Mateng, Litha Febriani, membuka […]

  • 3 Remaja Pelaku Pembusuran di Wonomulyo Diringkus Polisi, Satu Masih Buron

    3 Remaja Pelaku Pembusuran di Wonomulyo Diringkus Polisi, Satu Masih Buron

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Personel gabungan Polres Polewali Mandar (Polman) berhasil meringkus tiga remaja yang diduga kuat sebagai pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis busur (anak panah). Penangkapan dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim bersama Unit IV Satintelkam Polres Polman di beberapa lokasi berbeda pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 07.30 WITA. ​Ketiga terduga pelaku yang […]

  • Hujan Deras Guyur Mamasa, Sungai di Desa Tadisi Meluap Rendam Pemukiman Warga

    Hujan Deras Guyur Mamasa, Sungai di Desa Tadisi Meluap Rendam Pemukiman Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan banjir di Dusun Lambanan, Desa Tadisik, Kecamatan Sumarorong, pada Jumat (15/5/2026). Air luapan sungai dilaporkan mulai memasuki area pemukiman warga sore tadi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, curah hujan yang ekstrem mengakibatkan debit air sungai di sekitar Desa Tadisik meningkat drastis. Karena tidak […]

  • Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id  – Puluhan warga di Desa Tapua dan Desa Ba’ba Tapua, Kecamatan Matangga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bahu-membahu membangun jalan limpas (lintasan batu) di aliran sungai setempat, Senin (20/4/2026). ​Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai jalur alternatif lantaran jembatan utama sepanjang 20 meter yang menjadi tumpuan warga telah putus akibat terjangan banjir […]

expand_less