Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » ​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
  • visibility 342
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kondisi Jalan Trans Sulawesi ruas Palu–Mamuju yang melintasi wilayah Kota Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kian memprihatinkan. 

Kerusakan jalan yang telah berlangsung lama ini mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai memicu risiko kecelakaan tinggi.

Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lapangan, titik kerusakan paling parah berada di kawasan persimpangan empat yang menghubungkan Pasar Baru Topoyo dan Puskesmas Topoyo. 

Kondisi jalan Trans Sulawesi tepat di Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar, kian buruk. Foto/Ruly Syamsil.

Lokasi ini merupakan jalur padat yang ramai dilalui kendaraan lokal maupun angkutan logistik antarprovinsi. Sejumlah lubang jalan yang semula berukuran kecil kini melebar dan semakin dalam. 

Kondisi ini kian berbahaya lantaran jalur tersebut kerap dilintasi armada bertonase besar, seperti truk pengangkut hasil perkebunan kelapa sawit.

Salah seorang warga Topoyo, Musria, mengungkapkan bahwa kerusakan di area pemukiman dan persimpangan tersebut sudah terjadi sejak tahun 2025. Meski sempat ada upaya penimbunan dari pihak terkait, perbaikan tersebut dinilai tidak efektif.

“Jalan ini sudah lama sekali rusak. Suami saya bahkan beberapa kali membeli pasir sendiri untuk menimbun lubang di depan rumah karena sangat berbahaya, lubangnya dalam-dalam,” ujar Musria saat ditemui, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Musria, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar masalah.

“Biasanya memang ada penimbunan dan perataan, tetapi paling bertahan lima sampai enam hari. Setelah itu rusak lagi seperti semula,” tambahnya.

Selain mengancam keselamatan, kerusakan infrastruktur ini turut melumpuhkan aktivitas ekonomi warga sekitar akibat dampak cuaca.

Saat musim hujan, lubang jalan tertutup genangan air, menciptakan kubangan lumpur yang becek dan menyulitkan pengendara mengukur kedalaman lubang.

Sementara saat musim kemarau, laju kendaraan memicu polusi debu tebal yang mengganggu pernapasan dan kebersihan tempat usaha.

“Kalau musim kemarau lebih parah lagi karena debunya sangat banyak. Warung milik anak saya bahkan sering tutup saat kemarau karena debu,” keluh Musria.

Senada dengan Musria, warga lainnya bernama Iccang, juga mengeluhkan dampak debu yang mengotori tempat usahanya.

“Parah sekali ini jalan, sudah lama rusaknya. Entah kapan bisa benar-benar bagus. Agak mending saat hujan, karena kalau kemarau, minta ampun debunya di toko,” kata Iccang.

Dampak buruk dari pembiaran jalan rusak ini mulai memakan korban. Sejumlah pengendara roda dua dilaporkan kerap terjatuh saat hujan turun akibat terperosok ke dalam lubang yang tidak terlihat karena tertutup air.

Tidak hanya kendaraan kecil, beberapa truk pengangkut sawit berkapasitas besar juga dikabarkan nyaris terbalik. Kendaraan berat tersebut kerap kehilangan keseimbangan secara mendadak saat menghantam lubang yang dalam.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Massa Otot hingga Imunitas, Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Kecukupan Protein Harian

    Jaga Massa Otot hingga Imunitas, Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Kecukupan Protein Harian

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Protein bukan sekadar nutrisi pelengkap, melainkan komponen vital dalam menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh. Selain berperan dalam menjaga massa otot, asupan protein yang cukup diketahui dapat meningkatkan sistem imun secara signifikan. Meski manfaatnya besar, banyak masyarakat yang masih belum memahami takaran ideal konsumsi protein harian mereka. Secara umum, kebutuhan protein orang […]

  • Kopi Papua Tak Sekadar Cita Rasa

    Kopi Papua Tak Sekadar Cita Rasa

    • 0Komentar

    JAYAPURA, Sulbarupdate.id — Sebiji kopi tidak lahir begitu saja. Ia tumbuh dari tanah, dirawat petani, melewati proses panjang pascapanen, kemudian hadir dalam cangkir dengan karakter rasanya yang khas. Namun, bagi Lucia Runggeari, cerita tentang kopi Papua tidak semestinya berhenti pada cita rasa. Di balik setiap produk terdapat identitas, pengetahuan, dan kehidupan masyarakat yang layak diperkenalkan […]

  • PUPR Majene Perkuat Sinergi Lintas Lembaga, Kadis Muflih Hadiri Sertijab Ketua Pengadilan Agama

    PUPR Majene Perkuat Sinergi Lintas Lembaga, Kadis Muflih Hadiri Sertijab Ketua Pengadilan Agama

    • 0Komentar

    MAJENE, SULBARUPDATE.ID – Komitmen memperkuat kolaborasi antar instansi kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Majene. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene, Muhammad Muflih, menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Ketua Pengadilan Agama Majene yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Majene, Senin (8/6/2026). Kehadiran jajaran Dinas PUPR Majene pada kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan […]

  • Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Drg. Alfadesta H. Pattinasarany resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Mamasa periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar Sulawesi Barat, Awal Saini, yang ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada […]

  • Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Mamuju – Sebanyak 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Sulawesi Barat dijadwalkan mengalami penangguhan sementara (suspend) mulai Kamis, 2 April 2026. Kebijakan tersebut merupakan langkah dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk penertiban terhadap fasilitas yang belum memenuhi standar. Kepala Regional BGN Sulbar, Firazh, saat ditemui di Gedung DPRD Sulbar Rabu […]

  • PWI Melangkah ke Ruang Digital, 38 Daerah Terkonsolidasi dalam Satu Jaringan

    PWI Melangkah ke Ruang Digital, 38 Daerah Terkonsolidasi dalam Satu Jaringan

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Di tengah perubahan cara masyarakat menemukan, membaca, dan membagikan informasi, organisasi pers dituntut tidak sekadar hadir sebagai penjaga profesi, tetapi juga mampu mengikuti denyut zaman. Bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), langkah itu mulai diwujudkan melalui penguatan ekosistem digital organisasi. PWI Pusat resmi meluncurkan website pwi.or.id di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung […]

expand_less