Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa
- account_circle Ancha
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- visibility 362
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, terus memperkokoh posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Barat. Dengan topografi pegunungan yang berada di ketinggian 600 hingga 2.800 meter di atas permukaan laut, daerah ini menawarkan kombinasi unik antara wisata alam yang asri dan kekayaan budaya yang autentik.
Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke “Bumi Kondosapata” ini, berikut adalah daftar rekomendasi destinasi yang tidak boleh dilewatkan:

Desa Wisata Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. (Dok.Istimewa)
1. Desa Wisata Tondok Bakaru:Negeri di Bawah Kaki Gunung Gandang Dewata
Terletak tidak jauh dari pusat kota Mamasa, Tondok Bakaru adalah primadona baru yang telah diakui secara nasional. Keunggulan desa ini terletak pada hamparan sawah yang hijau dengan latar belakang perbukitan pinus. Wisatawan dapat menikmati fasilitas homestay yang memadukan arsitektur modern dengan sentuhan tradisional Mamasa.

Air Terjun Sarambu Liawan di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa. (Dok.istimewa)
2. Air Terjun Sarambu Liawan: Keajaiban Tersembunyi di Balik Hutan
Mamasa memiliki puluhan air terjun, namun Sarambu tetap menjadi yang paling populer. Debit air yang besar dan suasana hutan yang masih perawan memberikan pengalaman relaksasi yang maksimal. Akses menuju lokasi ini terus diperbaiki oleh pemerintah daerah guna memudahkan pengunjung yang ingin menikmati gemericik air pegunungan yang jernih.
3. Agrowisata Negeri di Atas Awan (Puncak Buntu Liarra)
Jika Anda mencari fenomena samudra awan, Puncak Buntu Liarra adalah tempatnya. Berada di Kecamatan Tanduk Kalua, destinasi ini menawarkan pemandangan magis saat matahari terbit. Gulungan awan putih yang menutupi lembah membuat pengunjung merasa seolah-olah sedang berdiri di puncak dunia.
4. Permandian Air Panas Kole: Relaksasi Alami di Suhu Dingin
Mengingat suhu udara Mamasa yang bisa mencapai 15°C di malam hari, permandian air panas alami di Desa Kole adalah destinasi favorit. Kandungan belerang alami di sini dipercaya berkhasiat bagi kesehatan kulit dan menjadi tempat melepas penat yang paling digemari wisatawan lokal maupun mancanegara.
5. Wisata Budaya Banua Layuk (Rumah Adat Tinggi)
Belum lengkap ke Mamasa tanpa mengunjungi Banua Layuk di Desa Ballapeu. Rumah adat ini memiliki tiang penyangga yang sangat tinggi (mencapai 10-15 meter) sebagai simbol strata sosial. Di sini, pengunjung bisa belajar langsung tentang sejarah migrasi suku Mamasa dan filosofi ukiran yang menghiasi setiap inci dinding rumah.

Air Terjun Sambabo. Dok. Istimewa
6. Destinasi Wisata Alam Air Terjun Sambabo
Destinasi wisata alam air terjun Air Terjun Sambabo bukan sekadar destinasi wisata biasa; ia adalah mahakarya alam yang tersembunyi di jantung Sulawesi Barat.
Terletak di Kabupaten Mamasa, air terjun ini menyandang predikat sebagai salah satu yang tertinggi di Pulau Sulawesi.
Kemegahan Ketinggian yang Ikonik
Air Terjun Sambabo memiliki ketinggian sekitar 100 meter.
Dari kejauhan, aliran airnya tampak seperti pita putih raksasa yang membelah rimbunnya hutan hijau. Keindahannya terletak pada bentuk alirannya yang vertikal sempurna, jatuh menghantam bebatuan di bawahnya dengan suara gemuruh yang menenangkan sekaligus menggetarkan.
Lanskap alam yang masih perawan
berbeda dengan objek wisata yang sudah sangat komersial, Sambabo menawarkan suasana yang otentik dan asri.
Catatan:Karena lokasinya yang masih sangat alami, sangat disarankan untuk membawa perlengkapan outdoor yang memadai dan selalu menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah di area air terjun.
Tantangan Infrastruktur dan Harapan Ke Depan
Meski memiliki potensi yang melimpah, tantangan utama pariwisata Mamasa masih berkutat pada aksesibilitas jalan provinsi yang kerap terkendala longsor di musim hujan.(*)
- Penulis: Ancha
