Pencarian Korban KM. Bukit Siguntang Dihentikan, Suhardi Dinyatakan Hilang
- account_circle Ancha
- calendar_month Jum, 12 Des 2025
- visibility 313
- comment 0 komentar

Proses pencarian korban KM. Bukit Siguntang di perairan Majene Sulbar. Dok/Humas Basarnas Mamuju
Mamuju, Sulbarupdate.id – Upaya heroik pencarian dan pertolongan (Operasi SAR) terhadap satu penumpang KM. Bukit Siguntang yang nahas di perairan Selat Makassar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, secara resmi telah ditutup, Jumat 12 Desember 2025.
Setelah intensitas pencarian selama tujuh hari berturut-turut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju terpaksa mengakhiri operasi, dan korban, Suhardi (21), dinyatakan hilang.
Hari ketujuh, yang sekaligus menjadi hari penentuan, dimulai pukul 07.00 WITA. Tim Rescue Pos SAR Majene bersama kru Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 melancarkan ekspansi area pencarian secara signifikan, membagi pasukan menjadi dua Satuan Tugas (Search and Rescue Unit – SRU).
SRU 1 (RIB 01): Melakukan penyisiran seluas 54 nautical mile (mil laut) pada radial 327^{\circ}, menyasar sektor Utara Barat Laut. SRU 2 (RIB 02): Berfokus pada penyisiran dengan luas area yang sama, 54 nautical mile, pada radial 271^{\circ} menuju arah Barat.
Melalui keterangan tertulis Basarnas Mamuju menjelaskan, meskipun telah mengerahkan segala daya upaya dan memperluas cakupan area, hingga pukul 17.00 WITA, tanda-tanda keberadaan korban tidak kunjung ditemukan.
Setelah melakukan evaluasi komprehensif atas seluruh hasil pencarian dan berkoordinasi secara mendalam dengan pihak keluarga, Tim SAR gabungan mengambil keputusan final. Operasi SAR dinyatakan selesai dan korban dinyatakan hilang sesuai prosedur standar operasi.
Meskipun operasi lapangan dihentikan, Basarnas Mamuju memastikan bahwa kewaspadaan tetap dijaga. Bersama dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Mamuju, mereka akan terus melaksanakan monitoring lanjutan di wilayah perairan setempat.
Hal ini merupakan bentuk komitmen untuk merespons segera apabila di kemudian hari muncul informasi vital terkait penemuan jenazah atau keberadaan korban.
Pukul 17.45 WITA, seluruh elemen dan unsur SAR yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini kembali ke markas masing-masing.
- Penulis: Ancha
- Sumber: Humas Basarnas Mamuju
