Pemprov Sulbar Galang Koordinasi Solidaritas Regional Pasca Bencana Alam di Sumatera
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Kamis, 4 Des 2025
- visibility 291
- comment 0 komentar

Gubernur Sulbar, H. Suhardi Duka, saat diwawancarai awak media. Dok/Humas Pemprov Sulbar
Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmen teguh dalam kerangka solidaritas nasional pasca-musibah bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, turut serta dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat yang diselenggarakan sebagai respons cepat dan terukur terhadap banjir bandang masif di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rapat koordinasi strategis ini, yang berlangsung pada Rabu 3 Desember 2025, dipimpin secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan didampingi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga.
Forum ini menjadi platform krusial untuk memetakan serangkaian agenda strategis, meliputi asesmen komprehensif terhadap kebutuhan esensial mendesak, optimalisasi mobilisasi bantuan kemanusiaan, serta perumusan langkah-langkah mitigasi jangka pendek maupun jangka panjang guna percepatan pemulihan kawasan yang terdampak bencana.
Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menggarisbawahi bahwa sinergi dan koordinasi inter-regional merupakan pilar utama dalam mengakselerasi proses penanganan bencana.
Ia menekankan bahwa situasi kedaruratan seperti banjir bandang, yang acap kali menimbulkan dampak sosiologis dan ekonomis yang luas, menuntut respons yang terintegrasi dan cepat demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.
Menutup rangkaian rapat, Plt. Karo Pemkesra, Murdanil, menegaskan postur kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mendukung secara penuh dan optimal seluruh upaya percepatan penanggulangan bencana di wilayah-wilayah yang berduka.
Ia menitikberatkan urgensi solidaritas antardaerah serta menjamin bahwa setiap penyaluran bantuan kemanusiaan harus didasarkan pada prinsip ketepatan sasaran, sehingga manfaatnya dapat menjangkau seluruh populasi korban yang menderita.
Kata Murdanil, Pemerintah secara berkelanjutan memperkokoh mekanisme koordinasi agar seluruh tahapan penanganan berjalan secara cepat, tepat, dan terukur.
“Kami menaruh harapan besar agar kondisi di daerah terdampak dapat segera pulih sepenuhnya, dan masyarakat dapat kembali melaksanakan aktivitas mereka dalam suasana yang kondusif dan aman,” pungkas Murdanil.(**)
- Penulis: sulbarupdate
- Editor: Ancha
- Sumber: Humas Pemprov Sulbar
