Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 371
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya.

Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu modernitas.

Kegiatan bertajuk “Revitalisasi Kearifan Lokal Kabupaten Mamasa” ini bukan sekadar seremoni formal. Ia adalah sebuah konsolidasi batin antara pemerintah dan para pemangku adat dari seantero komunitas di Mamasa untuk memastikan bahwa identitas budaya tidak hanya menjadi pajangan masa lalu, melainkan kompas bagi masa depan.

Kombongan Ada’ di Banua Layuk Buntu Kasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sabtu 20/12/2025. (Foto. Ancha).

Bupati Mamasa, Welem, dalam narasinya yang lugas namun bernas, menegaskan bahwa forum ini harus melahirkan “titik temu” yang strategis. Ia memandang adat sebagai entitas yang dinamis—harus kuat secara fundamental namun tetap adaptif terhadap dinamika zaman.

“Kombongan Ada’ ini harus melahirkan rumusan kolektif yang berlaku universal di Mamasa, tanpa menegasikan keunikan aturan lokal di masing-masing komunitas adat,” ujar Welem, Sabtu 21 Desember 2025.

Bagi Welem, revitalisasi ini adalah benteng terakhir dalam menjaga harmoni sosial. Di tengah gempuran globalisasi yang seringkali mengikis jati diri, sinergi antara lembaga adat dan pemerintah daerah dipandang sebagai kunci pembangunan yang berkeadilan dan bermartabat.

Kehadiran Dandim 1428/Mamasa serta perwakilan dari Polres Mamasa dalam forum tersebut memberikan dimensi baru bagi penguatan lembaga adat.

Kehadiran mereka menegaskan sebuah pesan penting bahwa hukum adat dan hukum negara bukanlah dua garis yang saling menjauh, melainkan dua pilar yang menyangga rumah besar bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketertiban dan keamanan daerah dinilai akan jauh lebih kokoh jika berpijak pada nilai-nilai luhur yang telah diwariskan leluhur secara turun-temurun.

Adat menjadi mitra strategis negara dalam meredam konflik dan mempererat ikatan persaudaraan antar warga.

Forum ini diharapkan mampu menjadi momentum pemersatu pandangan. Di saat persoalan sosial dan hukum adat semakin kompleks, Kombongan Ada’ menawarkan jalan keluar melalui musyawarah untuk mufakat.

Kesepakatan yang dirumuskan di Buntukasisi ini nantinya akan menjadi rujukan moral dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh pelosok Mamasa.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa secara tegas menyatakan bahwa kemajuan pembangunan tidak boleh menumbalkan akar budaya.

Di Mamasa, masa depan dibangun bukan dengan meninggalkan masa lalu, melainkan dengan merawatnya sebagai fondasi peradaban yang berkelanjutan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Salim Ajak Seluruh Unsur Perkuat Sinergi Demi Ketertiban dan Keamanan Selama Nataru

    Wagub Salim Ajak Seluruh Unsur Perkuat Sinergi Demi Ketertiban dan Keamanan Selama Nataru

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Wakil Gubernur Sulbar Salim. S Mengga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di ruang Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin (1/12/2025). Rakor ini membahas strategi mitigasi serta penanganan terpadu menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Pasangan Gubernur Suhardi Duka ini menekankan, dalam momentum Nataru […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng. Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026). ​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun […]

  • Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Di bawah sorot lampu ruang pelantikan Kantor Pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, sebuah babak baru tata kelola birokrasi dimulai. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, secara resmi lantik Muhammad Zain sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal, Kamis 12 Februari 2026. Sebuah mandat yang bukan sekadar seremonial, melainkan beban strategis di tengah […]

  • Longsor Terjang SDK 012 Tabang Barat Mamasa, Ruang Kelas Darurat Roboh

    Longsor Terjang SDK 012 Tabang Barat Mamasa, Ruang Kelas Darurat Roboh

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Intensitas hujan yang tinggi memicu bencana tanah longsor di Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Selasa (31)3/2026). Peristiwa ini mengakibatkan satu unit ruang belajar darurat di SDK 012 Tabang Barat roboh total. ​Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, aktivitas belajar mengajar dipastikan terganggu lantaran fasilitas yang tersedia […]

  • BREAKING NEWS: Kejati Sulbar Tetapkan Bendahara Perumda Majene Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

    BREAKING NEWS: Kejati Sulbar Tetapkan Bendahara Perumda Majene Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menetapkan satu orang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Perumda Aneka Usaha Majene. Tersangka berinisial HM, yang menjabat sebagai Bendahara pada perusahaan daerah tersebut, resmi ditahan pada Rabu, 1 April 2026. ​Dalam keterangan resmi Kejati Sulbar, penetapan […]

  • Ribuan Obor Hiasi Malam Takbiran di Desa Saluahok Mamasa, Upaya Tekan Aksi Balap Liar

    Ribuan Obor Hiasi Malam Takbiran di Desa Saluahok Mamasa, Upaya Tekan Aksi Balap Liar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gema takbir bersahutan memecah keheningan malam di Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Jumat 20 Maret 2026 malam. Ribuan obor bambu dengan berbagai desain kreatif tampak berderet rapi, dibawa oleh warga yang antusias menyambut datangnya 1 Syawal 1447 Hijriah. ​Kegiatan bertajuk Pawai Obor dan Lomba Takbiran antar-dusun ini merupakan hasil kolaborasi apik […]

expand_less