Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar, Sulbarupdate.id – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mengelola pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, di Hotel Al Ikhlas, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan program pembinaan keagamaan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas imam dan khatib agar semakin cakap memimpin ibadah, menyampaikan khutbah yang menyejukkan, serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat.

Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri atas 30 imam masjid dan 30 khatib dari berbagai kecamatan di Kabupaten Polewali Mandar dan sekitarnya. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang dakwah, pembinaan umat, serta manajemen pengelolaan masjid. Melalui forum ini, peserta dibekali penguatan materi keagamaan, teknis kepemimpinan ibadah, dan penyusunan khutbah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Secara substansi, pelatihan ini menjawab kebutuhan nyata di tengah masyarakat, terutama pada momentum Ramadhan ketika aktivitas ibadah di masjid meningkat. Kehadiran imam dan khatib yang memiliki kemampuan baik, wawasan keislaman yang moderat, serta cara penyampaian dakwah yang bijak dinilai penting untuk menjaga suasana keagamaan yang teduh, memperkuat persatuan, dan menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah umat.

Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan tugas imam dan khatib. “Yang perlu diperhatikan adalah kualitas bacaan, pemahaman materi, adab dalam berdakwah, serta kemampuan menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, mempersatukan, dan sesuai dengan kebutuhan umat. Imam dan khatib tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi teladan dan penuntun masyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung melalui pembukaan resmi, penyampaian laporan panitia, pemberian materi oleh narasumber, serta pembekalan kepada peserta mengenai kepemimpinan ibadah dan penyusunan khutbah yang baik, bijak, dan moderat. Dengan pola pelatihan seperti ini, Biro Pemkesra berharap lahir imam dan khatib yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial-keagamaan di tengah masyarakat.

Program ini juga sejalan dengan semangat Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang dalam berbagai agenda pemerintahan menekankan pentingnya sinkronisasi program untuk mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera, termasuk melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap peran masjid semakin kuat sebagai pusat pembinaan umat, pusat persatuan, dan ruang lahirnya dakwah yang mencerahkan. Masyarakat pun diajak untuk mendukung serta berpartisipasi aktif dalam program-program pembinaan keagamaan seperti ini agar kualitas kehidupan beragama di Sulawesi Barat semakin baik, harmonis, dan membawa manfaat luas bagi daerah. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Soroti Kondisi SDN 007 Botteng, Stenly: Jangan Biarkan Masa Depan Siswa Terkubur Libur Ilegal

    Aktivis Soroti Kondisi SDN 007 Botteng, Stenly: Jangan Biarkan Masa Depan Siswa Terkubur Libur Ilegal

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi SDN 007 Botteng di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, masih jadi sorotan tajam setelah viral di pemberitaan kerap meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi. ​Ketidakhadiran tenaga pengajar ini memicu reaksi keras dari sejumlah aktivis di Kabupaten Mamasa. Stenly Gadion Buntukareang, seorang aktivis pemerhati pendidikan di […]

  • Polemik TPA Salubue, DPRD Mamasa Gelar RDP dengan Dinas Terkait dan Perwakilan Masyarakat.

    Polemik TPA Salubue, DPRD Mamasa Gelar RDP dengan Dinas Terkait dan Perwakilan Masyarakat.

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Perwakilan Masyarakat sekitar TPA Salubue bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamasa, Rabu 14 Januari 2025. Berikut hasil kesepakatan RDP dan Dokumentasi Rapatnya:    

  • Hasil Seleksi Tiga Besar JPT Pratama 10 OPD Mamasa Resmi Diumumkan, Berikut Nama-namanya! 

    Hasil Seleksi Tiga Besar JPT Pratama 10 OPD Mamasa Resmi Diumumkan, Berikut Nama-namanya! 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa secara resmi mengumumkan hasil seleksi tiga besar calon pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi kekosongan di 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pengumuman dilakukan secara terbuka di ruang kerja Bupati Mamasa pada Senin (16/03/2026). ​Penyerahan dokumen hasil seleksi tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel), […]

  • Siswa SMPN 1 Mamasa Eksplorasi Budaya di Pameran Bulan Mamase

    Siswa SMPN 1 Mamasa Eksplorasi Budaya di Pameran Bulan Mamase

    • 0Komentar

    MAMASA – SMPN 1 Mamasa memanfaatkan momentum Pameran Budaya dalam rangka karnaval Bulan Mamase sebagai sarana edukasi luar ruangan bagi para siswa. Kegiatan kunjungan studi ini dilangsungkan di area Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa Kabupaten Mamasa, Selasa (7/4/2026). ​Kehadiran stan budaya dari 17 kecamatan se-Kabupaten Mamasa menjadi daya tarik utama bagi pihak sekolah untuk memberikan wawasan […]

  • Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil

    Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Memasuki hari kelima pencarian, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran terhadap Muh. Rifai (32), nelayan asal Desa Onang yang dilaporkan jatuh dari kapalnya di perairan Majene, Sulawesi Barat. Meski area pencarian kini mencapai 50 mil laut, keberadaan korban belum juga ditemukan hingga Senin (2/2/2026) petang. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju mengerahkan […]

  • Paradoks Keadilan, Saat Vonis Bersalah Tak Berujung Penjara

    Paradoks Keadilan, Saat Vonis Bersalah Tak Berujung Penjara

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Indonesia memasuki era baru dalam penegakan hukum pidana. Sejak berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional pada 2 Januari 2026, konsep Pemaafan Hakim (Rechterlijk Pardon) resmi menjadi instrumen hukum yang menggeser paradigma pembalasan menjadi keadilan yang manusiawi. ​Melalui mekanisme ini, seorang terdakwa bisa dinyatakan terbukti bersalah secara hukum, namun hakim memiliki wewenang penuh […]

expand_less