Musrembang Kecamatan RKPD 2027, Pemkab Mamasa Fokus Pertanian dan Pariwisata
- account_circle Whelson
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- visibility 230
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat kecamatan. Acara ini dilaksanak di ruang Bapperida, Kamis (19/2/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pertanian dan pariwisata sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah.
Meski dilaksanakan secara daring, Bupati berharap proses perencanaan ini tidak kehilangan esensi substansinya.
Ia memproyeksikan tahun 2027 sebagai momentum emas bagi stabilitas ekonomi pasca-tantangan finansial beberapa tahun terakhir.
Welem mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Mamasa pada tahun 2025 berada di angka 3,3 persen. Walaupun terbilang melambat, ia optimis angka tersebut bisa dipacu lebih tinggi melalui spesialisasi komoditas di tingkat desa.
“Saya mengajak seluruh jajaran kecamatan dan desa untuk fokus mengembangkan satu komoditas unggulan. Kita ingin melahirkan desa-desa prioritas, seperti desa sayur, desa lombok, hingga desa ikan,” ujar Welem.
Ia juga menyoroti banyaknya lahan terbengkalai atau “lahan tidur” yang potensial untuk digarap.
Perangkat desa diminta aktif membimbing masyarakat agar lahan-lahan tersebut kembali produktif guna meningkatkan volume produksi pangan daerah.
Sebagai destinasi wisata utama di Sulawesi Barat, sektor pariwisata ditempatkan sebagai prioritas kedua.
Bupati menekankan bahwa keunikan alam dan budaya Mamasa harus diintervensi secara serius agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga.
Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengesampingkan sektor dasar yakni Pendidikan dan Kesehatn.
Senada dengan, Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman yang hadir via Zoom Meeting menyampaikan bahwa memulihkan kondisi daerah adalah harga mati, meskipun saat ini kondisi keuangan daerah masih cukup memprihatinkan.
“Pergerakan pembangunan tidak boleh berhenti. Pembinaan UMKM dan usaha kerakyatan harus dimaksimalkan. Pemerintah harus hadir memberikan intervensi, terutama di sektor pariwisata, demi mencapai kemandirian ekonomi,” tegas Sudirman.
Musrenbang ini diharapkan menghasilkan program kerja yang tepat sasaran, sehingga visi Mamasa yang lebih sejahtera pada 2027 dapat terealisasi secara konkret.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
