Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar
- account_circle Reporter Sulbarupdate.id
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 1.055
- comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Diketahui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Barat (PSSI SULBAR) baru saja menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) beberapa waktu lalu guna membahas sejumlah agenda penting terkait arah masa depan sepak bola di Daerah, Mamuju 8 Desember 2025.
Salah satu agenda penting yang menjadi pembahasan dalam Musyawarah tersebut adalah Pemilihan Ketua baru PSSI Sulbar, hal itu menandai akan berakhirnya masa kepemimpinan Agus Ambo Djiwa di PSSI Sulbar periode 2021 – 2025.
Apakah Agus Ambo Djiwa akan terpilih kembali atau harus digantikan dengan penantangnya, itu adalah keputusan forum nantinya berdasarkan hasil perhitungan suara.
Munculnya Nama Febrianto Wijaya.
Seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan Agus Ambo Djiwa menahkodai Asosiasi sepak bola di Sulbar, nama Febrianto Wijaya kini muncul bakal menjadi penantang baru bagi kandidat lain, termasuk Agus Ambo Djiwa sebagai petahana.
Lantas bagaimana karir Febrianto Wijaya dalam dunia Sepak Bola, seperti yang dikutip dari Okezone.com, kisah Febrianto Wijaya, pemain muda PSM Makassar yang tak disangka pernah berkarier di VfB Stuttgart salah satu tim papan atas Liga Jerman.
Namun jauh sebelum mengasah intelektualnya di VfB Stuttgart, Bos Anto’ sapaan akrab Febrianto Wijaya, pernah bercerita ke penulis Sulbarupdate.id, Bahwa dirinya pertama kali mengenal sepak bola dimasa waktu ia masih belia, tepatnya di Kecamatan Kalukku lingkungan Lombang – Lombang saat orang tuaya masih bermukim di sana sekira tahun 90an silam.
Ia sering bermain sepak bola bersama teman – teman semasa kecilnya di pinggiran pantai tepatnya di Talinting Lombang – Lombang Kecamatan Kalukku dan Kasiwa Kecamatan Mamuju sat itu, dari situlah bakat sepak bolanya di asah secara mandiri.
Singkatnya, Febrianto melanjutkan karirnya di Makassar Football School (MFS) 2000. Di sana Febrianto cukup berprestasi karena pernah membawa MFS 2000 ikut dalam ajang Piala Dunia Danone U-12 yang berlangsung di Prancis selama dua musim.
Setelah itu, Febrianto melanjutka kariernya di PSM Makassar pada 2003-2006. Kemudian, di tahun 2007, pria kelahiran Mamuju 20 Februari 1990 itu, Menggemparkan publik Tanah Air karena dikabarkan bergabung dengan VfB Stuttgart, salah satu tim papan atas Liga Utama Jerman. (Sumber okezone.com)
Pada tahun 2013, Febrianto mengambil keputusan yang membuat pecinta sepak bola tanah air tercengang, lantaran ia memutuskan untuk pensiun di usia 24 tahun.
Namun saat Febrianto memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola ia lebih fokus pada pembina sepab bola mulai dari Akademi PSM Makassar sampai di Sulawesi Barat khusunya Mamuju, ia mendirikan yayasan sepak bola di Mamuju untuk merekrut dan memfasilitasi anak – anak berbakat menyalurkan bakatnya sampai pada kanca Nasional bahkan internasional.
Oleh sebab itu tak heran jika banyak pemain – pemain sepak bola ternama di Mamuju maupun pecinta sepak bola, mendukung penuh Febrianto Wijaya sebagai Ketua PSSI Sulbar sebab perhatian dan kecintaan serta kepedulianya terhadap Sepak Bola Sulawesi Barat, tidak diragukan lagi dan dinilai mampu membawa sepak bola Sulawesi Barat semakin diperhitungkan di level Nasional.
- Penulis: Reporter Sulbarupdate.id
- Editor: Hamsah Sabir
- Sumber: Reporter Sulbarupdate.id
