Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar

Mengenal Febrianto Wijaya, Main Bola di Pasir Talinting Dan Kasiwa Hingga Jerman, Kini Kandidat PSSI Sulbar

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 1.252
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Diketahui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Barat (PSSI SULBAR) baru saja menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) beberapa waktu lalu guna membahas sejumlah agenda penting terkait arah masa depan sepak bola di Daerah, Mamuju 8 Desember 2025.

‎Salah satu agenda penting yang menjadi pembahasan dalam Musyawarah tersebut adalah Pemilihan Ketua baru PSSI Sulbar, hal itu menandai akan berakhirnya masa kepemimpinan Agus Ambo Djiwa di PSSI Sulbar periode 2021 – 2025.

Apakah Agus Ambo Djiwa akan terpilih kembali atau harus digantikan dengan penantangnya, itu adalah keputusan forum nantinya berdasarkan hasil perhitungan suara.

Munculnya Nama Febrianto Wijaya.

Seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan Agus Ambo Djiwa menahkodai Asosiasi sepak bola di Sulbar, nama Febrianto Wijaya kini muncul bakal menjadi penantang baru bagi kandidat lain, termasuk Agus Ambo Djiwa sebagai petahana.

Lantas bagaimana karir Febrianto Wijaya dalam dunia Sepak Bola, seperti yang dikutip dari Okezone.com, kisah Febrianto Wijaya, pemain muda PSM Makassar yang tak disangka pernah berkarier di VfB Stuttgart salah satu tim papan atas Liga Jerman.

Namun jauh sebelum mengasah intelektualnya di VfB Stuttgart, Bos Anto’ sapaan akrab Febrianto Wijaya, pernah bercerita ke penulis Sulbarupdate.id, Bahwa dirinya pertama kali mengenal sepak bola dimasa waktu ia masih belia, tepatnya di Kecamatan Kalukku lingkungan Lombang – Lombang saat orang tuaya masih bermukim di sana sekira tahun 90an silam.

Ia sering bermain sepak bola bersama teman – teman semasa kecilnya di pinggiran pantai tepatnya di Talinting Lombang – Lombang Kecamatan Kalukku dan Kasiwa Kecamatan Mamuju sat itu, dari situlah bakat sepak bolanya di asah secara mandiri.

Singkatnya, Febrianto melanjutkan karirnya di Makassar Football School (MFS) 2000. Di sana Febrianto cukup berprestasi karena pernah membawa MFS 2000 ikut dalam ajang Piala Dunia Danone U-12 yang berlangsung di Prancis selama dua musim.

Setelah itu, Febrianto melanjutka kariernya di PSM Makassar pada 2003-2006. Kemudian, di tahun 2007, pria kelahiran Mamuju 20 Februari 1990 itu, Menggemparkan publik Tanah Air karena dikabarkan bergabung dengan VfB Stuttgart, salah satu tim papan atas Liga Utama Jerman. (Sumber okezone.com)

Pada tahun 2013, Febrianto mengambil keputusan yang membuat pecinta sepak bola tanah air tercengang, lantaran ia memutuskan untuk pensiun di usia 24 tahun.

Namun saat Febrianto memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola ia lebih fokus pada pembina sepab bola mulai dari Akademi PSM Makassar sampai di Sulawesi Barat khusunya Mamuju, ia mendirikan yayasan sepak bola di Mamuju untuk merekrut dan memfasilitasi anak – anak berbakat menyalurkan bakatnya sampai pada kanca Nasional bahkan internasional.

Oleh sebab itu tak heran jika banyak pemain – pemain sepak bola ternama di Mamuju maupun pecinta sepak bola, mendukung penuh Febrianto Wijaya sebagai Ketua PSSI Sulbar sebab perhatian dan kecintaan serta kepedulianya terhadap Sepak Bola Sulawesi Barat, tidak diragukan lagi dan dinilai mampu membawa sepak bola Sulawesi Barat semakin diperhitungkan di level Nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Kebaya, Sekda Mateng Ajak Perempuan Hidupkan Ruh Perjuangan Kartini

    Bukan Sekadar Kebaya, Sekda Mateng Ajak Perempuan Hidupkan Ruh Perjuangan Kartini

    • 1Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Peringatan Hari Kartini 21 April diharapkan tidak terjebak dalam seremoni simbolik belaka. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, menekankan bahwa esensi sejati dari hari besar ini adalah menghidupkan kembali api perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam realitas kehidupan modern. ​Menurut Litha, identitas budaya seperti mengenakan kebaya memang penting sebagai penghormatan akar […]

  • Sinergi Otoritas Gagas Strategi Komprehensif Hadapi Peningkatan Kasus HIV di Polman.

    Sinergi Otoritas Gagas Strategi Komprehensif Hadapi Peningkatan Kasus HIV di Polman.

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Kabupaten Polewali Mandar (Polman), sebuah entitas geografis yang masyhur dengan julukan Bumi Tipalayo, kini berada di persimpangan jalan krusial dalam konteks kesehatan publik. Realitas statistik terkini menguak sebuah fenomena yang menuntut atensi kolektif dan respons strategis, tren eskalasi kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang terdeteksi di kalangan warga masyarakat. Data yang terhimpun […]

  • Gubernur Suhardi Duka Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

    Gubernur Suhardi Duka Siap Blusukan Kunjungi 6 Kabupaten, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan kerja ke enam kabupaten di Sulawesi Barat guna meninjau langsung pelaksanaan pembangunan, khususnya proyek infrastruktur jalan yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sulbar. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Ballroom […]

  • RSUD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi 

    RSUD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terima kunjungan kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulbar, Senin (1/12/2025). Kunjungan ini untuk menggali informasi dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan manajemen pelayanan kesehatan, ketersediaan fasilitas, serta peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Abd. […]

  • Menggali Potensi SDA Sulawesi Barat, Antara Kekayaan Alam dan Tantangan Pengelolaan : Ada Lirikan Investor Cina

    Menggali Potensi SDA Sulawesi Barat, Antara Kekayaan Alam dan Tantangan Pengelolaan : Ada Lirikan Investor Cina

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di kawasan timur Indonesia. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, hingga pertambangan, yang menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di sektor pertanian dan perkebunan, Sulawesi Barat tercatat sebagai […]

  • Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung Mamasa – Mamuju kembali tertutup material tanah longsor di di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Material longsor yang menutupi seluruh badan jalan dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (30/4/2026). ​Titik longsor dilaporkan berada di wilayah Bambaam, tepatnya di sekitar area Warung Kejujuran. Akibatnya, […]

expand_less