Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Kejari Mamasa Pastikan Sidang Dugaan Kasus Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Berlanjut Tanpa Intervensi

Kejari Mamasa Pastikan Sidang Dugaan Kasus Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Berlanjut Tanpa Intervensi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 565
  • comment 1 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa memastikan akan mengakomodasi seluruh aspirasi keluarga korban dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Langkah ini diambil guna memastikan proses persidangan berjalan transparan dan hak-hak saksi terpenuhi secara administratif.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Mamasa, Alex, memberikan penjelasan resmi untuk mewakili instansi karena jaksa penangan perkara sedang bertugas di persidangan lain.

Dalam keterangannya, Alex menegaskan komitmen korps adhyaksa untuk bersikap kooperatif terhadap masukan keluarga korban, terutama mengenai kendala teknis dalam proses pemanggilan saksi.

Alex menjelaskan bahwa kehadirannya berfungsi sebagai fasilitator untuk menjembatani komunikasi antara pihak keluarga dan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Segala keberatan yang disampaikan pihak keluarga akan segera diteruskan kepada jaksa terkait agar ada pembenahan sebelum agenda persidangan berikutnya.

Upaya ini diprioritaskan agar persidangan tahap ketiga yang dijadwalkan pada Rabu, 13 Mei 2026, tidak lagi terkendala masalah administratif.

Kejaksaan berupaya memastikan bahwa kehadiran saksi-saksi kunci dapat terfasilitasi dengan baik sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Menanggapi dinamika yang berkembang, Alex menekankan bahwa kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur memiliki kedudukan hukum yang sangat tegas.

Secara regulasi, perkara kekerasan seksual terhadap anak tidak mengenal kata damai atau penyelesaian di luar jalur persidangan.

Pihak kejaksaan menyatakan akan terus mengawal kasus ini sesuai koridor hukum demi memberikan rasa keadilan bagi korban yang masih berusia 15 tahun tersebut.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat latar belakang terduga pelaku yang merupakan aparatur sipil negara di salah satu kantor kecamatan di wilayah Kabupaten Mamasa.

Meski sempat diwarnai perdebatan saat pertemuan di loket masuk kantor Kejari, situasi akhirnya mereda setelah tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Pihak kejaksaan berjanji akan menjamin pemenuhan hak saksi maupun pelapor pada agenda sidang mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Keluarga seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa, Kamis (7/5/2026).

Kedatangan pihak keluarga untuk meminta penjelasan serta kepastian hukum terkait proses persidangan yang dinilai mengalami kendala administratif.

Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan keberatan mengenai mekanisme pemanggilan saksi pelapor.

Menurut penuturan LK, yang bertindak sebagai saksi sekaligus pelapor, panggilan pertama untuk persidangan diduga tidak sampai ke pihak keluarga, baik dalam bentuk fisik maupun dokumen elektronik.

Masalah berlanjut pada panggilan kedua, di mana para saksi yang sudah hadir dan menunggu di ruang pelayanan justru mengaku tidak dipanggil masuk ke dalam ruang sidang yang sedang berlangsung.

Keluarga korban juga menegaskan sikap mereka untuk menolak segala bentuk upaya penyelesaian di luar hukum atau keadilan restoratif melalui mekanisme adat.

Mereka berharap proses hukum tetap berjalan di pengadilan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, mengingat dampak berat yang dialami oleh korban.

LK sempat menyuarakan kekecewaannya di loket pelayanan sebelum akhirnya ditemui oleh pejabat berwenang di lingkungan Kejaksaan Negeri Mamasa.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap oknum PNS tersebut tetap berjalan di pengadilan.

Kejaksaan mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses yang ada dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah dari majelis hakim.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan LPJ Fiktif Dana Hibah di STT Arastamar Mamasa, Rektor Masih Bungkam

    Dugaan LPJ Fiktif Dana Hibah di STT Arastamar Mamasa, Rektor Masih Bungkam

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan dana hibah sebesar Rp700 juta untuk pembangunan gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa terus menuai sorotan publik.  Kali ini, muncul dugaan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) proyek tersebut bersifat fiktif karena realisasi fisik di lapangan diduga tidak sesuai dengan dokumen pertanggungjawaban. ​Dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah […]

  • 176 Jemaah Haji Polman dan Mamasa Kloter 19 Resmi Diberangkatkan 

    176 Jemaah Haji Polman dan Mamasa Kloter 19 Resmi Diberangkatkan 

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebanyak 176 jemaah calon haji asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Kabupaten Mamasa resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar, sebagai bagian dari Kelompok Terbang (Kloter) 19 Embarkasi Makassar. Pemberangkatan dilaksakan di Gedung Gabungan Dinas, Kelurahan Pekkabata, pada Minggu (3/5/2026) pagi. Prosesi pelepasan ini dihadiri langsung oleh Bupati Polman, H. Syamsul Mahmud, […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bersama Forkopimda dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Arwin, langkah yang ditempuh Pemda melalui rapat koordinasi dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PAD merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah “𝐾𝑎𝑚𝑖 𝐷𝑃𝑅𝐷 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑟𝑖𝑢𝑠𝑎𝑛 […]

  • Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS 2027, Ini Skema dan Formasinya!

    Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS 2027, Ini Skema dan Formasinya!

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id — Kabar baik bagi para guru yang saat ini berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemerintah membuka peluang bagi guru PPPK untuk mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diperkirakan mulai dibuka pada awal 2027. Rencana tersebut menjadi bagian dari penataan status dan kebutuhan tenaga pendidik secara nasional yang tengah dibahas pemerintah […]

  • Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    Mabuk Miras, Pemuda di Mamuju Ngamuk Pakai Parang dan Teror Warga

    • 0Komentar

    ​MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Pamapta Polresta Mamuju mengamankan seorang pemuda berinisial RA (25) setelah kedapatan mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis parang di Jalan Angsa, samping Wisma Darussalam, Kabupaten Mamuju, Minggu (8/2/2026) dini hari. ​Aksi nekat pelaku sempat memicu kepanikan warga sekitar sebelum akhirnya diringkus oleh pihak kepolisian. ​Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman […]

  • Sensus Ekonomi 2026, Arsal Aras: Data Adalah Kompas Pembangunan Daerah

    Sensus Ekonomi 2026, Arsal Aras: Data Adalah Kompas Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Arsal Aras, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha di Bumi Lalla Tassisara untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Arsal menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi krusial bagi arah pembangunan ekonomi daerah selama sepuluh tahun ke depan. ​Menurut Arsal, […]

expand_less