Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Kejari Mamasa Pastikan Sidang Dugaan Kasus Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Berlanjut Tanpa Intervensi

Kejari Mamasa Pastikan Sidang Dugaan Kasus Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Berlanjut Tanpa Intervensi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
  • visibility 498
  • comment 1 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa memastikan akan mengakomodasi seluruh aspirasi keluarga korban dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Langkah ini diambil guna memastikan proses persidangan berjalan transparan dan hak-hak saksi terpenuhi secara administratif.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Mamasa, Alex, memberikan penjelasan resmi untuk mewakili instansi karena jaksa penangan perkara sedang bertugas di persidangan lain.

Dalam keterangannya, Alex menegaskan komitmen korps adhyaksa untuk bersikap kooperatif terhadap masukan keluarga korban, terutama mengenai kendala teknis dalam proses pemanggilan saksi.

Alex menjelaskan bahwa kehadirannya berfungsi sebagai fasilitator untuk menjembatani komunikasi antara pihak keluarga dan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Segala keberatan yang disampaikan pihak keluarga akan segera diteruskan kepada jaksa terkait agar ada pembenahan sebelum agenda persidangan berikutnya.

Upaya ini diprioritaskan agar persidangan tahap ketiga yang dijadwalkan pada Rabu, 13 Mei 2026, tidak lagi terkendala masalah administratif.

Kejaksaan berupaya memastikan bahwa kehadiran saksi-saksi kunci dapat terfasilitasi dengan baik sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Menanggapi dinamika yang berkembang, Alex menekankan bahwa kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur memiliki kedudukan hukum yang sangat tegas.

Secara regulasi, perkara kekerasan seksual terhadap anak tidak mengenal kata damai atau penyelesaian di luar jalur persidangan.

Pihak kejaksaan menyatakan akan terus mengawal kasus ini sesuai koridor hukum demi memberikan rasa keadilan bagi korban yang masih berusia 15 tahun tersebut.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat latar belakang terduga pelaku yang merupakan aparatur sipil negara di salah satu kantor kecamatan di wilayah Kabupaten Mamasa.

Meski sempat diwarnai perdebatan saat pertemuan di loket masuk kantor Kejari, situasi akhirnya mereda setelah tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Pihak kejaksaan berjanji akan menjamin pemenuhan hak saksi maupun pelapor pada agenda sidang mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Keluarga seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa, Kamis (7/5/2026).

Kedatangan pihak keluarga untuk meminta penjelasan serta kepastian hukum terkait proses persidangan yang dinilai mengalami kendala administratif.

Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga menyampaikan keberatan mengenai mekanisme pemanggilan saksi pelapor.

Menurut penuturan LK, yang bertindak sebagai saksi sekaligus pelapor, panggilan pertama untuk persidangan diduga tidak sampai ke pihak keluarga, baik dalam bentuk fisik maupun dokumen elektronik.

Masalah berlanjut pada panggilan kedua, di mana para saksi yang sudah hadir dan menunggu di ruang pelayanan justru mengaku tidak dipanggil masuk ke dalam ruang sidang yang sedang berlangsung.

Keluarga korban juga menegaskan sikap mereka untuk menolak segala bentuk upaya penyelesaian di luar hukum atau keadilan restoratif melalui mekanisme adat.

Mereka berharap proses hukum tetap berjalan di pengadilan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, mengingat dampak berat yang dialami oleh korban.

LK sempat menyuarakan kekecewaannya di loket pelayanan sebelum akhirnya ditemui oleh pejabat berwenang di lingkungan Kejaksaan Negeri Mamasa.

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum terhadap oknum PNS tersebut tetap berjalan di pengadilan.

Kejaksaan mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses yang ada dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah dari majelis hakim.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakalantas di Majene, 1 Orang Dirujuk Dirujuk ke RSUD

    Lakalantas di Majene, 1 Orang Dirujuk Dirujuk ke RSUD

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar kawasan Boyang Assamalewuang, jalan poros trans Sulawesi, Lingkungan Battayang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (18/8/2026). Peristiwa tersebut melibatkan seorang pelajar laki-laki yang disebut sedang dalam perjalanan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan seorang wanita.  Kecelakaan diduga terjadi setelah kedua kendaraan bersenggolan saat melintas […]

  • Andi Irwan Pimpin Golkar Mateng, Bidik 9 Kursi DPRD pada 2029

    Andi Irwan Pimpin Golkar Mateng, Bidik 9 Kursi DPRD pada 2029

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — H. Andi Irwan resmi dipercaya menahkodai DPD Partai Golkar Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golkar Mamuju Tengah di Wisma Syariah, Topoyo, Jumat (21/8/2026). Usai menerima amanah tersebut, Andi Irwan menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan capaian politik Golkar di Mamuju Tengah. […]

  • Arwin Rahman: Pancasila Tetap Menjadi Kompas Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    Arwin Rahman: Pancasila Tetap Menjadi Kompas Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurut Arwin Rahman, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan panduan moral dan pedoman hidup yang […]

  • Air Sungai Budong-Budong Menghitam, DLHK Turun Ambil Sampel 

    Air Sungai Budong-Budong Menghitam, DLHK Turun Ambil Sampel 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, tindaklanjuti laporan masyarakat terkait perubahan warna air Sungai Budong-Budong yang mendadak menghitam. Karena itu, DLHK Mateng turun langsung ke lokasi untuk ambil sampel air sungai pada, Rabu (12/8/2026). Sampel tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan laboratorium guna mengetahui kondisi air […]

  • Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan dunia ilmiah internasional. Berdasarkan laporan terbaru dari Komite Ilmiah PBB untuk Efek Radiasi Atom (UNSCEAR) tahun 2024, Mamuju tercatat memiliki tingkat paparan radiasi alam yang jauh melampaui rata-rata global. ​Dalam laporan bertajuk UNSCEAR 2024 Report – Annex B, Mamuju resmi dikategorikan sebagai High Natural Background […]

  • Meksiko Tundukkan Ghana 2-0 dalam Laga Persahabatan Jelang Piala Dunia 2026

    Meksiko Tundukkan Ghana 2-0 dalam Laga Persahabatan Jelang Piala Dunia 2026

    • 0Komentar

    Puebla, Sulbarupdate.id – Tim nasional Mexico national football team sukses meraih kemenangan meyakinkan atas Ghana national football team dengan skor 2-0 dalam pertandingan persahabatan internasional yang digelar di Stadion Cuauhtémoc, Puebla, Sabtu (23/5/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi bagian dari agenda pemanasan kedua negara menjelang perhelatan 2026 FIFA World Cup yang akan berlangsung di […]

expand_less