Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 685
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kabupaten Mamasa secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa yang menyerahkan 30 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa.

Dukungan ini berkaitan dengan upaya penegakan hukum dan penyelesaian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Salah satu mahasiswa Mamasa, Riskul Tona’, menegaskan bahwa langkah Pemda menggandeng Jaksa Pengacara Negara (JPN) adalah upaya nyata untuk menciptakan kepastian hukum dan keadilan di “Bumi Kondosapata”.

Dalam keterangannya, pihak mahasiswa meminta seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang tidak memiliki dasar data yang valid.

“Kami meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa agar tidak terprovokasi oleh berita yang tidak berdasar atau tidak mempunyai data valid. Mari kita mendukung proses hukum yang dijalankan oleh pihak APH, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Mamasa, sebagai lembaga independen,” ujar Riskul kepada Sulbarupdate.id, Jumat (24/04/2026).

Menurutnya, 30 SKK yang diberikan merupakan instrumen hukum agar penanganan temuan administratif maupun kerugian negara dapat berjalan secara profesional dan memiliki kesamaan di mata hukum.

Terkait simpang siur informasi yang beredar di media sosial dan masyarakat, mahasiswa juga memberikan klarifikasi penting mengenai nominal kasus yang sedang ditangani. Mereka menekankan pentingnya ketelitian dalam menerima informasi agar tidak terjadi disinformasi.

“Masyarakat harus teliti menerima isu-isu terkait kasus temuan BPK. Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada penanganan kasus senilai 81 miliar rupiah di Kejaksaan Negeri Mamasa, sebagaimana yang telah diklarifikasi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa sebelumnya,” tegasnya.

Dukungan ini diberikan sebagai bentuk kepercayaan mahasiswa terhadap kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menjaga marwah daerah.

Mahasiswa berharap agar Kejari Mamasa dapat bekerja secara transparan dan tuntas dalam menindaklanjuti temuan BPK tersebut demi kesejahteraan masyarakat Mamasa.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

    Kelangkaan Solar Lumpuhkan Aktivitas Nelayan di Majene, Polisi Diminta Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kelangkaan dan lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sepekan terakhir melumpuhkan aktivitas nelayan di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Kondisi ini memicu desakan dari para nelayan agar aparat kepolisian segera turun tangan memeriksa dugaan penyelewengan distribusi di SPBU. Dampak kelangkaan ini dirasakan meluas di sepanjang wilayah pesisir Majene, mulai dari […]

  • Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya

    Warga Majene Keluhkan Pemadaman Listrik Mendadak, PLN Ungkap Penyebabnya

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemadaman listrik secara tiba-tiba kembali dikeluhkan sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene. Minimnya informasi sebelum pemadaman membuat pelanggan mempertanyakan kondisi kelistrikan serta meminta PLN memberikan pemberitahuan lebih awal kepada masyarakat. Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN Majene, Hari Murti Fitrianno, menjelaskan bahwa pengaturan beban listrik yang terjadi di Majene bukan merupakan persoalan yang hanya […]

  • Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berencana membentuk Forum Ketahanan Pangan Daerah sebagai langkah strategis memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan wilayah. Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, Hasanuddin, didampingi Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Arjanto, saat menerima kunjungan Plt. […]

  • Percepatan Penurunan Stunting, Sejumlah OPD Dipanggil Bupati Mamasa

    Percepatan Penurunan Stunting, Sejumlah OPD Dipanggil Bupati Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa Welem Sambolangi memimpin rapat koordinasi khusus untuk mengevaluasi sekaligus mempercepat upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (23/9/2026). Rapat berlangsung di Ruang Kerja Bupati Mamasa, Rumah Jabatan Bupati, mulai sekitar pukul 14.00 WITA.  Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan program percepatan penurunan stunting […]

  • Hari Bhayangkara ke 80, Aliansi OKP dan Organda Mamuju Geruduk Polda Sulbar, Ini Tuntutannya!

    Hari Bhayangkara ke 80, Aliansi OKP dan Organda Mamuju Geruduk Polda Sulbar, Ini Tuntutannya!

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, dan Organisasi Daerah (Organda) Kabupaten Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Barat dalam rangka momentum Hari Bhayangkara. Aksi tersebut menjadi bentuk evaluasi terhadap kinerja Kepolisian di wilayah Sulawesi Barat. Rabu (1/7/2026). Dalam aksi itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak pencopotan Kapolresta Mamuju […]

  • Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id -Aliansi aktivis lingkungan di Kabupaten Mamasa desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk segera panggil dan periksa Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan. Desakan ini mencuat terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan dana hibah bernilai ratusan miliar rupiah dalam proyek Forest Programme IV. ​Program yang menyasar kawasan Taman Nasional Gandang Dewata […]

expand_less