Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Pangandaran–Burana Lumpuh Akibat Longsor

Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Pangandaran–Burana Lumpuh Akibat Longsor

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
  • visibility 263
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik, tepatnya di jalur yang menghubungkan Desa Pangandaran dan Desa Burana.

Akibatnya, akses transportasi warga lumpuh total lantaran material tanah menutup badan jalan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat lima titik longsor utama di sepanjang ruas jalan poros tersebut.

Kondisi ini memaksa warga harus bertaruh nyawa demi menjalankan aktivitas esensial, termasuk memenuhi kebutuhan pokok dan mengakses layanan kesehatan.

Salah seorang warga Desa Pangandaran, Almerta, menceritakan betapa sulitnya akses transportasi saat ini. Ia bersama warga lainnya terpaksa bergotong-royong mengangkat sepeda motor agar bisa melewati tumpukan material tanah yang licin dan curam.

“Kami baru saja berhasil lolos setelah berjuang melewati beberapa titik longsor. Kami harus mempertaruhkan nyawa karena hendak menuju Makassar untuk berobat,” ujar Almerta kepada media, Minggu (3/5).

Kondisi ini bukan sekedar hambatan mobilitas, melainkan ancaman keselamatan bagi warga yang sedang dalam keadaan darurat medis.

Selain mendesak pembersihan material longsor, warga juga menyuarakan kekecewaan mendalam terkait infrastruktur di wilayah mereka.

Almerta menyebutkan bahwa jalan poros Burana–Pangandaran seolah “terlupakan” oleh pemerintah daerah. Terdapat minimal 5 titik longsor yang menutup badan jalan sepenuhnya.

Sementara jalan ini merupakan jalur utama bagi warga dua desa untuk mendistribusikan hasil bumi dan belanja kebutuhan harian.

“Kami memohon perhatian dari Pemkab Mamasa. Kami juga bagian dari Kabupaten Mamasa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Almerta.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Mamasa segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor dan memberikan solusi permanen terhadap kondisi jalan yang sudah puluhan tahun rusak berat tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai langkah penanganan di lokasi.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paradoks Keadilan, Saat Vonis Bersalah Tak Berujung Penjara

    Paradoks Keadilan, Saat Vonis Bersalah Tak Berujung Penjara

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Indonesia memasuki era baru dalam penegakan hukum pidana. Sejak berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional pada 2 Januari 2026, konsep Pemaafan Hakim (Rechterlijk Pardon) resmi menjadi instrumen hukum yang menggeser paradigma pembalasan menjadi keadilan yang manusiawi. ​Melalui mekanisme ini, seorang terdakwa bisa dinyatakan terbukti bersalah secara hukum, namun hakim memiliki wewenang penuh […]

  • Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

    Membaca Eskalasi Terbaru dari Perspektif Kedaulatan dan Pertahanan Diri Iran

    • 0Komentar

    TEHERAN, SULBARUPDATE.ID – Januari 2026, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir, ditandai dengan penambahan sanksi ekonomi oleh Washington, penguatan kehadiran militer Amerika di kawasan Timur Tengah, serta tekanan politik dari sekutu-sekutunya. Situasi ini memperlihatkan pola lama: pendekatan koersif Amerika Serikat yang mendorong Iran pada posisi defensif untuk melindungi kedaulatan […]

  • Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

    Bencana Longsor Landa Mamasa, 5 Desa Terisolir

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id — Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi terisolasi yang kian memprihatinkan. Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul bencana longsor hebat. Ironisnya, hingga saat ini belum ada intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan […]

  • Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo 1 Ton untuk Warga Majene

    Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban Jumbo 1 Ton untuk Warga Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto, beri bantuan hewan kurban berupa satu ekor sapi ukuran jumbo untuk masyarakat Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sapi tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Majene dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, Rabu (27/5/2026). Sapi kurban tersebut jenis Hitam Berangus dengan bobot mencapai 1.011 kilogram dan umur 4,5 […]

  • Bupati Mateng Dukung Wacana Gaji PPPK Dialihkan ke APBN, Arsal:Beri Ruang Fiskal Daerah

    Bupati Mateng Dukung Wacana Gaji PPPK Dialihkan ke APBN, Arsal:Beri Ruang Fiskal Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, merespons positif wacana pengalihan penganggaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurut Arsal, langkah tersebut akan membuka ruang fiskal yang lebih lebar serta menjadi solusi strategis bagi […]

  • Keluarga Hanna Sayangkan Sikap PKK Mamasa, Datang Setelah Ramai Diberitakan

    Keluarga Hanna Sayangkan Sikap PKK Mamasa, Datang Setelah Ramai Diberitakan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Keluarga Hanna (70), warga Desa Rante Tangnga, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, menyayangkan sikap Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa yang baru datang melihat kondisi Hanna setelah kisah kehidupannya diberitakan media. Sebelumnya, kondisi Hanna yang bertahan hidup di rumah sederhana di tengah keterbatasan ekonomi diberitakan salah satu media online, Lintas-Enam.com, dengan judul “Tepat di […]

expand_less