Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

Istilah ”Tanjakan Janda Terjepit” di Mamasa Tuai Kecaman

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan istilah yang dinilai tidak etis dalam penamaan jalur atau lokasi tertentu kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kabupaten Mamasa.

Baru-baru ini, sebuah unggahan di media sosial Facebook memicu diskusi publik setelah menampilkan sebuah spanduk bertuliskan “Tanjakan Janda Terjepit” di sebuah jalur lintasan motor trail.

​Penamaan tersebut dinilai melampaui batas kewajaran dan dianggap sebagai bentuk objektifikasi serta pelecehan verbal terhadap perempuan yang dikemas dalam bentuk lelucon atau slank lokal.

​Sorotan tajam datang dari salah satu pengguna Facebook, Melkisedek Takatio, yang secara terbuka menyatakan keberatannya terhadap normalisasi penggunaan kalimat-kalimat tersebut di ruang publik.

Dalam unggahannya, ia menegaskan bahwa istilah semacam itu tidak sepatutnya dianggap biasa.

​”Jangan menormalisasi kalimat-kalimat seperti ini, ini pelecehan terhadap perempuan,” tulis Melkisedek dalam keterangan unggahannya yang menyertakan foto lokasi kejadian, Senin (20/04/2026).

​Unggahan tersebut lantas memicu berbagai reaksi dari netizen yang sepakat bahwa kreativitas dalam pemberian nama jalur atau rute tantangan seharusnya tetap menjunjung tinggi nilai kesantunan dan penghormatan terhadap gender tertentu.

Kritikan lain datang dari salah satu warga Mamasa, Habel. Menurutnya, penggunaan nama yang kontroversial tersebut justru memberikan citra negatif pada kegiatan atau lokasi yang dimaksud.

​”Kita mendukung adanya kreativitas atau kegiatan komunitas, namun pemberian nama seperti ‘Janda Terjepit’ itu sangat tidak elok didengar. Ada banyak pilihan kata lain yang lebih gagah atau menantang tanpa harus merendahkan martabat perempuan,” ujar Habel kepada laman ini sekira pukul 20:30 Wita.

​Kasus ini menjadi pengingat bagi panitia penyelenggara kegiatan maupun otoritas setempat untuk lebih selektif dalam pengawasan konten visual di area publik.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak terkait atau penyelenggara kegiatan di lokasi tersebut dapat segera mengevaluasi penamaan yang digunakan demi menjaga kondusivitas dan norma kesopanan.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Targetkan Juara: SDK Lepas Persimaju Menuju Piala Presiden Liga 4

    Targetkan Juara: SDK Lepas Persimaju Menuju Piala Presiden Liga 4

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID — Gubernur Suhardi Duka secara resmi melepas skuad Persimaju untuk berlaga pada ajang Piala Presiden Liga 4 dengan penuh optimisme dan semangat juang tinggi pada Kamis, 28 Mei 2026 Pelepasan tim berlangsung dalam suasana penuh antusiasme, diwarnai dukungan besar dari pemerintah daerah serta harapan masyarakat Sulawesi Barat agar Persimaju mampu mengharumkan nama daerah […]

  • Kaesang Pangarep Lantik Pengurus PSI Sulsel, Bidik Dominasi NasDem di 2029

    Kaesang Pangarep Lantik Pengurus PSI Sulsel, Bidik Dominasi NasDem di 2029

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI se-Sulawesi Selatan. Prosesi pelantikan khidmat tersebut berlangsung di Ballroom Sandeq, Hotel Claro Makassar, pada Rabu (28/1/2026) siang. Momentum ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan menjadi panggung bagi Kaesang untuk […]

  • Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    Polman Jadi Pilot Project Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional 2026

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar), melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SP), turut serta dalam Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Tingkat Nasional. Kegiatan secara daring ini menghadirkan pimpinan dari berbagai lembaga strategis, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri PPN/Bappenas, Menteri PANRB, Kepala BPS, […]

  • Warga Ramai Berburu Takjil di Mamuju Tengah, Pisang Ijo Tetap Primadoana

    Warga Ramai Berburu Takjil di Mamuju Tengah, Pisang Ijo Tetap Primadoana

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Berburu menu berbuka puasa atau takjil telah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan bagi warga di berbagai daerah selama bulan suci Ramadan. Di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sejumlah titik keramaian mulai dipadati warga yang mencari penganan berbuka sejak sore hari. ​Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual-beli takjil tersebar di beberapa […]

  • Nelayan Jatuh Dari Kapal di Majene, Dua Hari Pencairan Hasil Masih Nihil

    Nelayan Jatuh Dari Kapal di Majene, Dua Hari Pencairan Hasil Masih Nihil

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap Muh. Rifai (32), nelayan yang dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Desa Onang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, belum membuahkan hasil hingga memasuki hari kedua operasi, Jumat (30/1/2026). Tim SAR Gabungan telah memperluas area penyisiran, namun keberadaan korban masih menjadi misteri. Tim SAR membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue […]

  • Urgensi Infrastruktur dan Skala Prioritas Warnai Musrenbang RKPD 2027 Mamuju Tengah

    Urgensi Infrastruktur dan Skala Prioritas Warnai Musrenbang RKPD 2027 Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum strategis ini dihelat di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah pada Senin (30/3/2026), sebagai manifestasi komitmen pemerintah dalam merajut arah kebijakan pembangunan masa depan. ​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah […]

expand_less