Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » BWS Sulawesi Usulkan Penanganan Permanen Sungai Mandar ke Pusat

BWS Sulawesi Usulkan Penanganan Permanen Sungai Mandar ke Pusat

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju memastikan langkah penanganan permanen untuk mengatasi masalah abrasi dan banjir di Sungai Mandar, Polewali Mandar, telah masuk dalam meja usulan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Meski dokumen perencanaan telah rampung, pelaksanaan fisik di lapangan kini bergantung pada prioritas anggaran nasional.

Mamuju, Arnold M. Ratu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memasukkan penanganan sungai sepanjang 150 kilometer tersebut ke dalam Rencana Strategis (Renstra) kegiatan di Sulawesi Barat untuk tahun 2027.

“Kami sudah siapkan dokumen usulan dan readiness criteria sebagai dasar pengajuan program. Semuanya sudah diprogramkan dalam rencana strategis kami,” ujar Arnold dalam program Halo RRI, Jumat (30/1/2026).

Menunggu Skala Prioritas Nasional
Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, BWS Sulawesi V bertugas menyusun studi identifikasi, desain, hingga estimasi investasi. Namun, Arnold menegaskan bahwa keputusan akhir terkait eksekusi anggaran berada di tangan Pemerintah Pusat.

Menurutnya, persaingan usulan antarwilayah di Indonesia cukup ketat. Ditjen Sumber Daya Air akan melakukan kurasi berdasarkan skala prioritas nasional dan tingkat kerugian dampak bencana di suatu kawasan.

“Semua wilayah mengajukan usulan. Kementerian PU yang menetapkan skala prioritas secara nasional. Kami di daerah bertugas menyiapkan dokumen pendukungnya,” tambahnya.

Langkah ini menjadi jawaban atas keluhan warga, salah satunya masyarakat Desa Galung Lombok yang kerap menjadi langganan banjir. Sebelumnya, seorang warga bernama Salman melaporkan melalui RRI bahwa air sungai terus berulang kali merendam pemukiman saat intensitas hujan tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Arnold meminta masyarakat untuk bersabar menanti keputusan pusat. Namun, ia menekankan bahwa penanganan darurat tetap bisa dilakukan tanpa harus menunggu status kewenangan formal jika terjadi bencana.

“Penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama antara pusat dan daerah. Kami memiliki Satgas yang siap melaksanakan penanganan darurat kapan pun dibutuhkan,” pungkas Arnold.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Mamullu

    Bupati Mamasa Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Mamullu

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau langsung lokasi kebakaran di Kampung Paken, Dusun Mamullu, Desa Mamullu, Kecamatan Pana’, Sabtu (10/1/2026) kemarin. Selain memberikan dukungan moril, Bupati juga menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban keluarga terdampak. Kebakaran hebat tersebut menimpa kediaman Maro, warga setempat. Kobaran api dilaporkan menghanguskan bangunan beserta isinya, termasuk simpanan uang […]

  • Bapperida Sulbar Sebut Akurasi Data Kunci Sukses Kebijakan Gizi Melalui Program MBG

    Bapperida Sulbar Sebut Akurasi Data Kunci Sukses Kebijakan Gizi Melalui Program MBG

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan kembali pentingnya akurasi data sebagai fondasi kebijakan strategis gizi di daerah. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Evaluasi Survei Monitoring dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahap II yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulbar di Kantor BPS […]

  • Ada Aktivitas Orang Asing di Kawasan Hutan Botteng Berseragam Mirip Militer

    Ada Aktivitas Orang Asing di Kawasan Hutan Botteng Berseragam Mirip Militer

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, menyoroti adanya dugaan aktivitas orang asing di kawasan hutan wilayah Taludu, yang kemudian menjadi perhatian publik setelah diunggah melalui akun media sosial miliknya. Sabtu, 4/4/2026. “Orang luar yang tidak bisa berbahasa Indonesia berkeliaran dalam hutan di wilayah Taludu dengan memakai pakaian seragam loreng tentara China. […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026. Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran. ​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir […]

  • Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patroli Polsek Kota Mamuju berhasil menggagalkan aksi kriminalitas berat yang menyasar seorang remaja perempuan berinisial ZR (17). Korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan leher terjerat kabel di samping Bengkel, Jalan Ir. Juanda, Mamuju, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Kanit Reskrim Polsek Kota Mamuju, Ipda Ari Zulkipli, mengatakan bahwa […]

expand_less