Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa.

Ketua Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, secara terbuka melayangkan kecaman terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan daerah.

​Alim mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi pihaknya, ditemukan pola pengelolaan anggaran yang tidak akuntabel dan sarat kejanggalan. Sejumlah kegiatan yang dibiayai uang rakyat diduga kuat tidak dilaksanakan sesuai ketentuan.

​”Minimnya keterbukaan informasi publik, ketidaktransparan rincian anggaran, serta hasil pekerjaan yang dipertanyakan menimbulkan kecurigaan adanya penyimpangan,” ujar Alim dalam keterangannya.

​Fraksi Mahasiswa merinci setidaknya ada empat proyek dengan total anggaran ratusan juta rupiah yang menjadi fokus utama mereka. Diantarnya:

​Pembersihan Ruas Jalan Mambi-Saluassing-Sondonglayuk (Rp211 Juta). Pekerjaan ini diduga tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

​Dana Persiapan Kunjungan Presiden RI (Rp363 Juta). Anggaran untuk menyambut kunjungan Joko Widodo dinilai tidak proporsional dan tidak rasional. “Kunjungan kepala negara tidak boleh dijadikan tameng untuk pemborosan atau rekayasa anggaran,” tegas Alim.

​Pekerjaan Ruas Jalan Mambi-Rantepalado (Rp101 Juta). Ditemukan indikasi ketidaksesuaian spesifikasi teknis dan perencanaan yang matang.

​Pembersihan Ruas Jalan Saluassing-Salukepopo (Rp181 Juta). Diduga terjadi praktik mark-up atau penggelembungan anggaran jika dibandingkan dengan volume pekerjaan di lapangan.

Dasar Hukum dan Desakan Penegakan Hukum

​Menurut Alim, dugaan penyimpangan ini berpotensi melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor, serta melanggar prinsip keterbukaan informasi yang diatur dalam UU No. 14 Tahun 2008.

​Menyikapi hal tersebut, Fraksi Mahasiswa Sulbar meminta Kejaksaan Negeri Mamasa segera melakukan penyelidikan dan penyidikan.

​Fraksi Mahasiswa Sulbar juga minta Polres Mamasa diminta proaktif tanpa menunggu laporan resmi.

Tak hanya itu, Fraksi Mahasiswa Sulbar juga minta ​Inspektorat Mamasa didesak melakukan audit investigatif secara terbuka. Meminta BPK RI diminta melakukan pemeriksaan khusus.

​Pihaknya juga minta DPRD Mamasa segera memanggil pihak terkait untuk menjalankan fungsi pengawasan.

​Ancaman Laporan ke Mabes Polri dan Aksi Massa

​Fraksi Mahasiswa menegaskan tidak akan berkompromi dengan praktik yang merugikan rakyat. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari Aparat Penegak Hukum (APH) di Mamasa, mereka mengancam akan membawa kasus ini ke tingkat lebih tinggi.

​”Kami berencana melaporkan persoalan ini ke Kejaksaan Tinggi, bahkan hingga ke Mabes Polri, serta membuka kasus ini ke media nasional,” kata Alim.

​Ia juga menambahkan bahwa aksi unjuk rasa akan menjadi langkah terakhir jika transparansi dan penegakan hukum di Mamasa terkesan jalan di tempat atau “tutup mata”.

​”Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Setiap rupiah yang diselewengkan adalah hak masyarakat Mamasa yang dirampas,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • MK Putuskan Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029

    MK Putuskan Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah Mulai 2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Demokrasi Indonesia digemparkan oleh putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) yang resmi memisahkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Nasional dan Pemilu Lokal. Kebijakan yang tertuang dalam Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 ini dijadwalkan mulai berlaku pada tahun 2029 mendatang. Dalam putusan yang dibacakan pada Selasa (5/5/2026) tersebut, MK mengakhiri sistem “Pemilu 5 Kotak” yang selama ini […]

  • Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Botteng Mamuju Ditemukan Selamat

    Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Botteng Mamuju Ditemukan Selamat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Setelah dua pekan dinyatakan hilang secara misterius di kawasan hutan Desa Botteng, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sakir (14) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (11/4/2026) malam. ​Remaja tersebut ditemukan oleh warga di kampung tetangga sekitar pukul 18.30 WITA. Saat ditemukan, Sakir dilaporkan tengah diberi makan oleh warga setempat yang merasa iba […]

  • Kenalkan Avdal Saputra Asal Salutambun Mamasa, Tembus Skuad Timnas Pelajar U-16

    Kenalkan Avdal Saputra Asal Salutambun Mamasa, Tembus Skuad Timnas Pelajar U-16

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Nama Avdal Saputra kini menjadi buah bibir di kancah sepak bola Sulawesi Barat. Remaja asal Kabupaten Mamasa ini sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menembus skuad elit Tim Nasional (Timnas) Pelajar U-16 di bawah naungan Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI). Lahir di Salutambun pada 14 November 2010, Avdal bukan sekadar pelengkap tim. […]

  • Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat sipil di Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Gubernur yang hingga kini masih kosong. Kekosongan kursi nomor dua di pemerintahan provinsi tersebut dinilai mulai menghambat ritme kerja dan pengawasan program strategis daerah. ​Aktivis Sulbar, Akbar, menyatakan bahwa Kemendagri harus […]

  • Dari Natal hingga Isra Mi’raj, Suhardi Duka: Sulbar Rumah Toleransi

    Dari Natal hingga Isra Mi’raj, Suhardi Duka: Sulbar Rumah Toleransi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadirannya dalam dua momentum keagamaan berbeda, yakni perayaan Natal Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Kabupaten Mamuju dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis, 15 Januari 2026. Pada pukul 19.00 Wita, Gubernur Suhardi […]

  • Gangguan ‘Spam Call’ Marak, Pakar Siber CISSREC Ungkap Strategi Ampuh Mengatasinya

    Gangguan ‘Spam Call’ Marak, Pakar Siber CISSREC Ungkap Strategi Ampuh Mengatasinya

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Fenomena panggilan telepon sampah atau spam call dari nomor tak dikenal kian meresahkan masyarakat. Menanggapi hal ini, Direktur Riset Keamanan Siber CISSREC, Pratama Persada, menegaskan bahwa penanganan masalah ini memerlukan pendekatan berlapis, mulai dari tingkat individu hingga regulasi pemerintah. “Pada level individu, kesadaran digital menjadi kunci utama,” ujar Pratama kepada media, Senin […]

expand_less