Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata & Budaya » Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 536
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah transformasi visual dan spiritual kembali memukau khalayak pada penghujung tahun di Mamasa.

Destinasi yang dikenal sebagai Wisata Kampung Natal di Desa Wisata Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, menjadi episentrum keramaian malam, memancarkan pesona yang tak tertandingi.

​Lokasi nan elok ini, yang mudah diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, sesungguhnya merupakan hutan pinus lenong yang megah di hari-hari biasa.

Namun, menjelang perayaan agung, pengelola dengan mahir ‘menyulap’ lanskap alam tersebut menjadi sebuah panorama bertabur cahaya.

Ribuan lampu hias berkelip menciptakan atmosfer magis, menyajikan pemandangan malam yang luar biasa indahnya dan menawarkan kenyamanan tersendiri bagi para pelancong.

​Sejak tirai pembukaan resminya pada 6 Desember 2025, arus kunjungan dilaporkan terus meningkat.

Menurut pengelola, Benyamin, antusiasme publik sangat tinggi. Pada malam-malam biasa di luar akhir pekan, kawasan ini telah didatangi oleh sekitar 200 hingga 300 jiwa.

​Puncak keramaian pengunjung, menurut Benyamin, terjadi pada malam menjelang Sabtu dan Minggu.

“Pada Malam Sabtu, rata-rata pengunjung mencapai angka 400-an. Namun, pada Malam Minggu, jumlahnya melesat tajam, kerap menembus kisaran 500 hingga 700 orang,” ujarnya saat dijumpai di lokasi pada Senin, 16 Desember 2025, pukul 21:30 WITA.

​Untuk menikmati keindahan instalasi tematik ini, setiap pengunjung dikenakan kontribusi sebesar Rp. 20.000,00 per individu, tarif tersebut sudah mencakup fasilitas parkir kendaraan.

Benyamin juga menjelaskan bahwa anak-anak yang belum mampu berjalan tidak dikenakan biaya masuk.

​Berkaca pada statistik tahun sebelumnya, animo masyarakat diprediksi akan terus memuncak.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, total akumulasi pengunjung dalam satu bulan penuh masa operasi mencapai kisaran 15.000 orang,” pungkas Benyamin.

Benyamin mengutarakan, penduduk desa setempat dikecualikan dari kewajiban pembayaran tiket masuk sebagai bentuk apresiasi komunitas.

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan Natal Nasional GMKI, Gubernur Sulbar Ajak Jaga Toleransi dan Tingkatkan Ketaatan Hukum

    Perayaan Natal Nasional GMKI, Gubernur Sulbar Ajak Jaga Toleransi dan Tingkatkan Ketaatan Hukum

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menghadiri Perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin malam 29 Desember 2025. Gubernur Suhardi Duka hadir didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Plt Kasatpol PP dan Damkar, serta […]

  • Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa

    Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, terus memperkokoh posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Barat. Dengan topografi pegunungan yang berada di ketinggian 600 hingga 2.800 meter di atas permukaan laut, daerah ini menawarkan kombinasi unik antara wisata alam yang asri dan kekayaan budaya yang autentik. Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke “Bumi Kondosapata” ini, berikut […]

  • Mahfud MD Khawatir Mekanisme Restorative Justice jadi Bahan Jual Beli Perkara dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

    Mahfud MD Khawatir Mekanisme Restorative Justice jadi Bahan Jual Beli Perkara dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id- Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengingatkan adanya potensi persoalan serius dalam penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang secara resmi mulai diterapkan, sejak 2 Januari 2026. Menurutnya, terdapat sejumlah ketentuan baru yang harus dijalankan secara sangat hati-hati agar […]

  • Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    Kebakaran Lahan di Gunung Serindu Majene, Warga Khawatir Meluas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan vegetasi melanda kawasan Gunung Serindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Rabu (17/6/2026) dini hari. Hingga Rabu pagi, kobaran api dilaporkan masih terlihat di area perbukitan dan memicu kekhawatiran warga sekitar serta pengguna jalan. ​Informasi mengenai peristiwa ini awalnya beredar melalui siaran langsung di media sosial TikTok serta […]

  • Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Mengawali hari pertama masuk kerja di awal tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Family Gathering di Café Ruang Rindu, Mamuju, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan yang dihadiri pejabat dan staf dari seluruh bidang ini menjadi ruang silaturahmi nonformal untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan organisasi. […]

  • Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk. Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) […]

expand_less