Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang
- account_circle Ancha
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 52
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Tidak Adanya saluran drainase di jalan poros Mamasa-Mamuju memicu persoalan serius bagi masyarakat Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.
Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air dari badan jalan meluap dan langsung menerjang masuk ke dalam rumah-rumah warga.
Kondisi ini membuat warga sekitar selalu dilingkupi rasa cemas. Tanpa adanya parit atau saluran pembuangan yang memadai di sepanjang jalan poros, pemukiman warga menjadi jalur utama aliran air hujan yang mengalir deras.
Salah seorang warga Kelurahan Lakahang menuturkan, momen turunnya hujan yang seharusnya menjadi berkah, justru berubah menjadi situasi yang menyulitkan dan menuntut kewaspadaan tinggi.
“Jika hujan terjadi kami pasti siaga lagi untuk berusaha menjaga aliran air masuk ke dalam rumah kami,” keluh salah satu warga Kelurahan Lakahang yang enggan disebut namanya, Sabtu (30/5/2026).
Dampak dari luapan air ini tidak hanya mengotori kediaman warga, tetapi juga berpotensi merusak perabotan serta mengganggu aktivitas sehari-hari.
Merasa terus-menerus dirugikan oleh kondisi infrastruktur yang buruk, masyarakat setempat kini mengetuk pintu hati pemerintah.
Masyarakat Kelurahan Lakahang sangat berharap adanya perhatian serius dan langkah cepat dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa beserta instansi terkait.
Pembangunan drainase di kawasan jln poros tersebut dinilai sebagai solusi tunggal yang tidak bisa ditunda-tunda lagi.
Hingga saat ini, warga hanya bisa mengandalkan peralatan seadanya untuk menghalau air setiap kali cuaca buruk melanda, sambil menanti realisasi pembangunan infrastruktur dari pihak berwenang.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
