Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

DPRD Mamasa Soroti Inkonsistensi Data Dokumen LKPJ 2025

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 645
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Tim Penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.

Hal ini dipicu oleh temuan adanya perbedaan angka yang signifikan antara data yang tersaji dalam dokumen LKPJ dengan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

​Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, mengatakan, dokumen negara sekelas LKPJ seharusnya menyajikan informasi yang presisi dan valid sebagai cerminan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

​”Mengherankan karena sajian data dalam dokumen LKPJ berbeda dengan sajian data Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Tahun Anggaran 2025 di OPD,” ujar Arwin Rahman saat dikonfirmasi, Rabu (15/4).

​Politisi dari Fraksi NasDem ini juga mempertanyakan keseriusan serta profesionalisme Tim Penyusun LKPJ dalam mengolah data.

Padahal, secara teknis, kedua dokumen tersebut bersumber dari sistem integrasi yang sama, yakni Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

​”Apakah ini Tim Penyusun LKPJ serius kerja atau bagaimana? Sementara basis data OPD adalah SIPD, dan basis data tim penyusun LKPJ juga adalah Bidang Akuntansi BKAD Kabupaten Mamasa sesuai tarikan SIPD dan SIKD juga,” turut Arwin.

​Arwin khawatir jika ketidakkonsistenan ini merembet ke dokumen krusial lainnya, seperti Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

​”Kita bertanya-tanya, jangan sampai dokumen LKPJ ini angkanya juga berbeda dengan laporan angka LKPD dan LPPD juga. Ini agak lucu,” tambahnya.

​Ketidakakuratan data ini dinilai menjadi hambatan serius bagi legislatif dalam menjalankan fungsi pengawasan. DPRD memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menelaah setiap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah berdasarkan basis data yang otentik.

​”Jika dokumen begini saja tidak mampu diuraikan secara otentik dan benar, bagaimana mungkin kita bisa menelaah pelaksanaan kegiatannya sebagai tugas dan tanggung jawab DPRD dalam wilayah pengawasan anggaran,” tegas Arwin.

​Pihak legislatif berharap Tim Penyusun LKPJ segera melakukan klarifikasi dan perbaikan menyeluruh guna memastikan transparansi anggaran demi kepentingan pembangunan di Kabupaten Mamasa.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan dari pihak Tim Penyusun LKPJ Mamasa. Upaya konfirmasi yang dilakukan Jurnalis Sulbarupdate.id, belum berhasil. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Permakanan, Sandang, dan UEP di Polman

    Dinsos Sulbar Salurkan Bantuan Permakanan, Sandang, dan UEP di Polman

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan kembali komitmennya dalam memperluas cakupan perlindungan sosial dengan menginisiasi babak lanjutan penyaluran asistensi bagi para penyandang disabilitas. Program strategis ini direalisasikan melalui sinergi kemitraan dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Al Jumrah, yang berlokasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Program intervensi sosial yang dihelat ini […]

  • Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

    Aksi Berujung Ricuh:  Kedua Bela Pihak Alami Luka Luka 

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Rangkaian aksi demonstrasi mahasiswa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berujung bentrokan dengan aparat kepolisian. Bentrokan tersebut terjadi dalam tiga kali aksi terpisah sejak awal Januari 2026 dan menyebabkan puluhan orang dari kedua belah pihak mengalami luka-luka. Aksi pertama berlangsung di depan Kantor Bupati Mamuju pada Senin, 5 Januari 2026. Dalam aksi […]

  • Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) hasil seleksi terbuka LAN RI Makassar dalam prosesi khidmat di Tribun Lapangan Kondosapata, Jumat (10/04/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan agar para pejabat baru lebih aktif bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu di balik meja. ​Berikut daftar delapan pejabat eselon II […]

  • Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana NTT

    Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana NTT

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id — Pemerintah terus memperkuat upaya tanggap darurat dalam penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari kelima pascabencana, pengiriman bantuan logistik kembali dilakukan pada Rabu (19/8/2026) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, sebanyak lima pesawat diberangkatkan sejak pukul 04.00 WIB dengan membawa total 65 ton bantuan logistik. Dengan […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan setelah terjadi persoalan terkait antrean pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Informasi tersebut mencuat melalui sebuah unggahan media sosial Facebook oleh akun Uchu Danunan, Selasa (25/8/2026) pagi. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan. Unggahan […]

  • DPRD Mamasa Warning Pemda Soal Pergeseran APBD T.A 2026

    DPRD Mamasa Warning Pemda Soal Pergeseran APBD T.A 2026

    • 0Komentar

    MAMASA,Sulbarupdate.id -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa mengkritik keras kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait praktik pergeseran anggaran dan rasionalisasi belanja pada APBD Tahun Anggaran (TA) 2026. Langkah eksekutif tersebut dinilai telah melampaui batas kewenangan administratif dan mengaburkan fungsi politik anggaran legislatif. ​Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyatakan bahwa kebijakan pergeseran anggaran yang […]

expand_less