Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Update Kasus Oknum PNS Cabuli Remaja di Mamasa, Jaksa Beri Klarifikasi Menohok

Update Kasus Oknum PNS Cabuli Remaja di Mamasa, Jaksa Beri Klarifikasi Menohok

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
  • visibility 233
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan pemerkosaan terhadap remaja berusia 15 tahun yang menyeret seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu kantor kecamatan di Kabupaten Mamasa terus bergulir.

Diketahui pihak keluarga korban mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa pada Kamis (7/5/2026) untuk mempertanyakan transparansi proses hukum yang dinilai janggal.

Pihak keluarga, didampingi LK yang bertindak sebagai saksi pelapor, menyampaikan keberatan atas mekanisme pemanggilan saksi. Mereka mengaku tidak menerima surat panggilan sidang pertama, baik secara fisik maupun digital.

“Kami ingin kepastian hukum dan menolak segala bentuk keadilan restoratif atau penyelesaian adat. Kasus ini harus tuntas di pengadilan,” tegas LK.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Mumum, Kejaksaan Negeri Mamasa Aldi Sido, mengatakan bahwa berdasarkan data internal kejaksaan, terdapat perbedaan fakta terkait ketidakhadiran saksi pada sidang sebelumnya.

Justru pihaknya membantah jika disebut tidak melakukan pemanggilan.

“Saksi anak korban tidak hadir karena konfirmasi dari ayahnya menyebutkan yang bersangkutan sedang mengikuti ujian sekolah,” ujar Aldi via pesan WhatsApp kepada Sulbarupdate.id, Senin (11/5/2026).

Aldi mengatakan, pada panggilan kedua, saksi kembali berhalangan hadir dengan alasan sedang menemani ibunya yang sedang sakit keras.

“Tidak benar kalau saksi anak korban tidak pernah dipanggil. Kami memaklumi alasan kemanusiaan tersebut pada sidang sebelumnya, namun kami sangat berharap pada sidang berikutnya saksi dapat hadir untuk mendukung pembuktian,” ujar Aldi.

Ia menegaskan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur adalah prioritas yang tidak dapat diselesaikan melalui jalur perdamaian atau restoratif justice.

“Sesuai amanah undang-undang perlindungan anak, hak korban wajib dilindungi. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional hingga mendapat putusan inkrah,” tambahnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dijadwalkan akan kembali menghadirkan saksi-saksi kunci pada persidangan tahap ketiga yang akan digelar pada Rabu, 20 Mei 2026 mendatang.

Masyarakat diminta untuk terus mengawal kasus ini dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Polewali demi tegaknya keadilan bagi korban di bawah umur.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

    Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah.  Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat. Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, […]

  • Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar tak sedap menerpa lingkungan pendidikan di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kepala Sekolah SDN 002 Aralle, Sugiarto, diduga melakukan mutasi sepihak terhadap salah satu guru kelas 5, Andri Yunita. ​Kebijakan tersebut menuai keberatan dari pihak guru yang bersangkutan. Kepada awak media Andri Yunita mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan yang dianggap […]

  • Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: Dispoparekraf Sulbar Perkuat Sinergi Program Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekraf

    Forum Konsultasi Publik RKPD 2027: Dispoparekraf Sulbar Perkuat Sinergi Program Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekraf

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) Bau Akram Dai, mengikuti Forum Konsultasi Publik yang berlangsung di Aula Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, pada 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum dibuka langsung oleh […]

  • Begini Kronologi dan Penyebab Kantor Desa Tabolang Mamuju Tengah Terbakar

    Begini Kronologi dan Penyebab Kantor Desa Tabolang Mamuju Tengah Terbakar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Supbarupdate.id – Penyebab hingga Kantor Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, ludes dilalap api, akhirnya terungkap. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Sulbarupdate.id di lokasi kejadian, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 WITA dan diduga dipicu oleh arus pendek listrik (korsleting) yang berasal dari dalam ruangan Kepala Desa. Dugaan tersebut […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    Wakil Ketua DPRD Mamasa Apresiasi Langkah Pemda Optimalkan PAD

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa bersama Forkopimda dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Arwin, langkah yang ditempuh Pemda melalui rapat koordinasi dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PAD merupakan bentuk komitmen nyata dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah “𝐾𝑎𝑚𝑖 𝐷𝑃𝑅𝐷 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑎𝑝𝑟𝑒𝑠𝑖𝑎𝑠𝑖 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑟𝑖𝑢𝑠𝑎𝑛 […]

  • BPJS dan BPMS GTM Perpanjang Kerja Sama, 4.733 Warga Dilindungi

    BPJS dan BPMS GTM Perpanjang Kerja Sama, 4.733 Warga Dilindungi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Polewali Mamasa resmi memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Toraja Mamasa (BPMS GTM). Langkah ini diambil guna menjamin keberlanjutan perlindungan jaminan sosial bagi ribuan pekerja lintas gereja di bawah naungan GTM. Dalam laporannya, Melania memaparkan bahwa sinergi yang terjalin sejak Februari 2023 hingga Desember […]

expand_less