Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

  • account_circle Tim Reporter Sulbarupdate
  • calendar_month Sab, 6 Des 2025
  • visibility 627
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahman Tona, melayangkan desakan keras kepada Menteri Keuangan untuk segera menarik kembali Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025.

Ia berpendapat bahwa regulasi tersebut diterbitkan secara tergesa-gesa, mengabaikan realitas lapangan di desa, dan justru menjadi penghalang dalam pemenuhan hak-hak dasar warga desa di seluruh Indonesia.

Menurut Abdul Rahman, PMK 81 dirilis menjelang akhir tahun 2025, momen krusial ketika banyak program desa sedang dalam pelaksanaan dan pemerintah desa berjuang keras untuk mempercepat penyerapan anggaran serta menuntaskan program akhir tahun.

“Seluruh pemerintah desa di Sulawesi Barat, bahkan di seluruh Indonesia, mendesak pencabutan PMK 81 karena aturan ini sangat merugikan masyarakat desa,” tegasnya saat dimintai konfirmasi pada Sabtu 6 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa sejak aturan baru ini berlaku, pencairan Dana Desa non-earmark terhenti di sebagian besar wilayah. Konsekuensi langsungnya adalah tertundanya pembayaran honor bagi kader, guru mengaji, dan berbagai layanan dasar lainnya yang vital bagi masyarakat.

“Kami sebagai pemerintah desa merasa iba sekaligus malu karena para kader dan guru mengaji yang sudah bertugas berbulan-bulan tidak dapat menerima hak honorarium mereka,” ungkapnya dengan prihatin.

Sebagai respons kolektif, APDESI telah melakukan konsolidasi nasional dan berencana menggelar aksi damai pada hari Senin, 8 Desember 2025, sebagai bentuk protes.

“Saat ini, kami sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk mempersiapkan aksi 8 Desember. Kami berharap Bapak Presiden dapat mendengar langsung aspirasi dari masyarakat desa dan memahami kondisi nyata yang kami hadapi di lapangan,” tuturnya.

Abdul Rahman menekankan bahwa aksi ini bukan bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan upaya untuk menyuarakan harapan agar Presiden dapat memberikan solusi atas dampak negatif yang ditimbulkan oleh regulasi tersebut.

“Kami sepenuhnya mendukung program-program Bapak Presiden. Akan tetapi, PMK 81 harus dicabut karena telah mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat luas,” pungkas Abdul Rahman.

Sebagai informasi, PMK 81 Tahun 2025 adalah perubahan atas PMK Nomor 108 Tahun 2024 tentang Dana Desa 2025.

Peraturan ini menyertakan kewajiban bagi setiap desa untuk mendukung pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu syarat wajib untuk pencairan Dana Desa Tahap II.

  • Penulis: Tim Reporter Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Sulbar Desak Kepala BGN Baru Benahi Sistem Keamanan Program MBG

    PMII Sulbar Desak Kepala BGN Baru Benahi Sistem Keamanan Program MBG

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengangkatan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru diharapkan menjadi momentum besar untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).  Harapan tersebut ditegaskan oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat menyusul rentetan kasus keracunan makanan yang sempat membayangi pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut. […]

  • Khamenei Tuding AS dan Zionis di Balik Kerusuhan Iran

    Khamenei Tuding AS dan Zionis di Balik Kerusuhan Iran

    • 0Komentar

    TEHERAN, Sulbarupdate.id – Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Imam Ali Khamenei, melontarkan pernyataan keras terkait situasi keamanan dalam negeri. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) dan rezim Zionis merupakan dalang di balik rangkaian “fitnah” dan kerusuhan terbaru yang melanda Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Khamenei saat berpidato di hadapan ribuan warga dalam peringatan Idul Mab’ats […]

  • Pemprov dan BGN Perkuat Sinergi Jaga Gizi Anak dan Ibu

    Pemprov dan BGN Perkuat Sinergi Jaga Gizi Anak dan Ibu

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempercepat dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis melalui penguatan sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna memastikan pemenuhan gizi anak dan ibu berjalan optimal, aman, dan berkelanjutan. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menerima kunjungan Koordinator Wilayah Makan Bergizi […]

  • Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    Aktivis Desak Kejaksaan Transparan Soal Temuan BPK Rp81 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Penanganan kasus dugaan kerugian negara sebesar Rp81 miliar berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Mamasa kini menjadi sorotan publik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa didesak untuk membuka tabir perkembangan kasus tersebut secara transparan guna menghindari spekulasi liar di masyarakat. Mantan Ketua GMNI Mamasa, Rihardes Langi’ Memanna, menegaskan bahwa perkara yang saat […]

  • Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    Ini Rangkain Acara Pemkab Mamasa Semarakkan Bulan Mamase 2026 Selama Sebulan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi merilis jadwal rangkaian acara bertajuk “Bulan Mamase 2026” yang akan berlangsung sepanjang bulan April mendatang. Mengusung semangat pelestarian budaya dan promosi daerah, kegiatan ini diproyeksikan menjadi magnet wisatawan sekaligus pesta rakyat bagi masyarakat Kabupaten Mamasa. ​Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa persiapan teknis untuk menyambut […]

  • Warga Serbu Pangan Murah di Topoyo Mamuju Tengah

    Warga Serbu Pangan Murah di Topoyo Mamuju Tengah

    • 1Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian kembali gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Topoyo, Kamis 14 Mei 2026. Terpantau di lokasi antusiasme warga sangat tinggi menyambut pangan murah terdebut. Bahkan masyarakat rela antre untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau. […]

expand_less