Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Tertinggi di Sulbar, Capaian Investasi Mamasa Tembus 184 Persen

Tertinggi di Sulbar, Capaian Investasi Mamasa Tembus 184 Persen

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
  • visibility 497
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Mamasa mencatatkan capaian gemilang dalam sektor investasi sepanjang tahun 2025. Realisasi investasi daerah berjuluk Bumi Kondosapata ini mencapai 184 persen dari target, menjadikannya capaian persentase tertinggi di Sulawesi Barat.

Target realisasi investasi Kabupaten Mamasa sebesar Rp50 miliar ditetapkan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Berdasarkan data resmi, realisasi investasi yang masuk hingga akhir tahun mencapai sekitar Rp91 miliar, jauh melampaui target awal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamasa, RAHMAT (08/02/2026), menjelaskan bahwa seluruh data capaian tersebut bersumber dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang disampaikan oleh pelaku usaha non-UMK, yakni usaha skala menengah dan besar dengan modal di atas Rp5 miliar.

“𝐷𝑎𝑡𝑎 𝑖𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑢𝑚𝑏𝑒𝑟 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝐿𝐾𝑃𝑀 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑘𝑢 𝑢𝑠𝑎ℎ𝑎 𝑛𝑜𝑛-𝑈𝑀𝐾 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑙𝑎𝑝𝑜𝑟𝑘𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢𝑖 𝑠𝑖𝑠𝑡𝑒𝑚 𝑂𝑆𝑆-𝑅𝐵𝐴. 𝑃𝑒𝑙𝑎𝑝𝑜𝑟𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑘𝑒𝑤𝑎𝑗𝑖𝑏𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑡𝑟𝑖𝑤𝑢𝑙𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑣𝑒𝑟𝑖𝑓𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑜𝑙𝑒ℎ 𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑖𝑛𝑡𝑎ℎ 𝑝𝑢𝑠𝑎𝑡,” 𝑢𝑗𝑎𝑟 Rahmat

Ia menegaskan, kewajiban penyampaian LKPM berlaku bagi seluruh pelaku usaha skala menengah dan besar. Laporan tersebut mencatat perkembangan realisasi investasi, penyerapan tenaga kerja, hingga progres kegiatan usaha di lapangan.

“𝑃𝑒𝑙𝑎𝑘𝑢 𝑢𝑠𝑎ℎ𝑎 𝑤𝑎𝑗𝑖𝑏 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑙𝑎𝑝𝑜𝑟𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟 𝑡𝑟𝑖𝑤𝑢𝑙𝑎𝑛. 𝐷𝑎𝑡𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑎𝑚𝑖 𝑚𝑖𝑙𝑖𝑘𝑖 𝑑𝑖 𝑑𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑟𝑢𝑝𝑎𝑘𝑎𝑛 ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑖𝑛𝑝𝑢𝑡 𝑝𝑒𝑙𝑎𝑘𝑢 𝑢𝑠𝑎ℎ𝑎 𝑚𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢𝑖 𝑂𝑆𝑆-𝑅𝐵𝐴, 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑖𝑙𝑎𝑘𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑣𝑒𝑟𝑖𝑓𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖 𝑜𝑙𝑒ℎ 𝑝𝑢𝑠𝑎𝑡,” 𝑗𝑒𝑙𝑎𝑠𝑛𝑦𝑎.

Rahmat mengakui bahwa secara nominal, target investasi Mamasa memang tergolong paling kecil dibanding kabupaten lain di Sulawesi Barat. Namun, dari sisi persentase capaian, Mamasa justru mencatatkan hasil tertinggi.

“𝑊𝑎𝑙𝑎𝑢𝑝𝑢𝑛 𝑡𝑎𝑟𝑔𝑒𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑏𝑒𝑏𝑎𝑛𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑘𝑒𝑐𝑖𝑙, 𝑛𝑎𝑚𝑢𝑛 𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑡𝑎𝑠𝑒𝑛𝑦𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖 𝑑𝑖 𝑆𝑢𝑙𝑏𝑎𝑟. 𝐼𝑛𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑢𝑛𝑗𝑢𝑘𝑘𝑎𝑛 𝑡𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡 𝑘𝑒𝑝𝑒𝑟𝑐𝑎𝑦𝑎𝑎𝑛 𝑖𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑜𝑟 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑎𝑑𝑎𝑝 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑛𝑔𝑘𝑎𝑡,” 𝑘𝑎𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎.

Ket. Gambar: Tabel Penerimaan Investasi Mamasa per-semester (Dok. Istimewa).

𝗗𝗼𝗺𝗶𝗻𝗮𝘀𝗶 𝗦𝗲𝗸𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸

Berdasarkan catatan laporan, realisasi investasi terbesar di Kabupaten Mamasa berasal dari sektor pembangkit listrik. Tercatat terdapat 10 titik lokasi investasi, dengan 9 titik berada di Wilayah III, serta 1 titik di Kecamatan Tabang yang saat ini masih berada pada tahap feasibility study (FS).

Masuknya investasi di sektor energi dinilai strategis karena berdampak langsung pada penguatan infrastruktur dasar dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗗𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵

Capaian investasi ini dinilai sebagai buah dari perhatian dan keseriusan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Mamasa Welem Sambolangi bersama Wakil Bupati H. Sudirman dalam membenahi iklim investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Di luar dugaan banyak pihak, Mamasa mampu mencatatkan lonjakan investasi yang signifikan dan melampaui target yang telah ditetapkan. Tren positif ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas dan peluang ekonomi di Mamasa.

Data DPMPTSP menunjukkan bahwa performa investasi Mamasa tahun ini tidak sekadar meningkat, tetapi mengalami lonjakan tajam dari proyeksi tahunan.

𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗞𝗿𝗶𝘁𝗶𝘀

Capaian tersebut mendapat respons positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis dan pemerhati kebijakan publik.

Pemerhati kebijakan publik dari Mamasa Riset Institut (MRI), Salmon Soppang, menilai capaian ini sebagai sinyal kuat bahwa Mamasa mulai diperhitungkan dalam peta ekonomi regional.

“𝐼𝑛𝑖 𝑏𝑢𝑘𝑡𝑖 𝑛𝑦𝑎𝑡𝑎 ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑖𝑛𝑡𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑊𝑒𝑙𝑒𝑚–𝑆𝑢𝑑𝑖𝑟𝑚𝑎𝑛. 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑑𝑖𝑝𝑎𝑛𝑑𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑎𝑡𝑎. 𝐴𝑛𝑔𝑘𝑎 𝑖𝑛𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑢𝑛𝑗𝑢𝑘𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑑𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑝𝑒𝑟𝑔𝑒𝑠𝑒𝑟𝑎𝑛 𝑝𝑜𝑠𝑖𝑡𝑖𝑓 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑚𝑒𝑙𝑖ℎ𝑎𝑡 𝑝𝑜𝑡𝑒𝑛𝑠𝑖 𝑑𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑘𝑖𝑡𝑎,” 𝑢𝑗𝑎𝑟 𝑆𝑎𝑙𝑚𝑜𝑛

Meski memberikan apresiasi tinggi, Salmon Soppang menekankan pentingnya menjaga momentum agar investasi yang masuk benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal.

“𝐼𝑛𝑣𝑒𝑠𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑏𝑒𝑠𝑎𝑟 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑏𝑒𝑟𝑏𝑎𝑛𝑑𝑖𝑛𝑔 𝑙𝑢𝑟𝑢𝑠 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑢𝑘𝑎𝑎𝑛 𝑙𝑎𝑝𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑏𝑎𝑔𝑖 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑎-𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖 𝑑𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ, 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑟𝑑𝑎𝑦𝑎𝑎𝑛 𝑆𝐷𝑀 𝑙𝑜𝑘𝑎𝑙, 𝑠𝑒𝑟𝑡𝑎 𝑝𝑒𝑙𝑒𝑠𝑡𝑎𝑟𝑖𝑎𝑛 𝑎𝑑𝑎𝑡 𝑑𝑎𝑛 𝑙𝑖𝑛𝑔𝑘𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛,” 𝑘𝑎𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎.

Ia juga menyoroti besarnya peluang Mamasa di sektor energi terbarukan, pariwisata berbasis budaya, sumber daya alam, dan perkebunan kopi, yang dinilai sangat menjanjikan bagi investor nasional maupun internasional.

“𝐾𝑢𝑛𝑐𝑖𝑛𝑦𝑎 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑖𝑛𝑡𝑎ℎ 𝑑𝑎𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑒𝑙𝑜𝑙𝑎 𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑖𝑛𝑖 𝑎𝑔𝑎𝑟 𝑀𝑎𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟-𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑏𝑒𝑟𝑡𝑟𝑎𝑛𝑠𝑓𝑜𝑟𝑚𝑎𝑠𝑖 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑝𝑢𝑠𝑎𝑡 𝑒𝑘𝑜𝑛𝑜𝑚𝑖 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑑𝑖 𝑆𝑢𝑙𝑎𝑤𝑒𝑠𝑖 𝐵𝑎𝑟𝑎𝑡 𝑡𝑎𝑛𝑝𝑎 𝑘𝑒ℎ𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑖𝑑𝑒𝑛𝑡𝑖𝑡𝑎𝑠 𝑎𝑠𝑙𝑖𝑛𝑦𝑎,” tutup salmon.(*)

  • Penulis: sulbarupdate.id
  • Editor: Amr
  • Sumber: Leo MdB

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Kabag Umum Pemkab Gowa Benarkan Temuan BPK soal Mark-Up Jamuan Tamu Rp851 Juta

    Plt Kabag Umum Pemkab Gowa Benarkan Temuan BPK soal Mark-Up Jamuan Tamu Rp851 Juta

    • 0Komentar

    Gowa, Sulbarupdate.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gowa, Arham Rahmat, membenarkan adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kelebihan pembayaran belanja makanan dan minuman (mamin) jamuan tamu senilai Rp851,36 juta pada Tahun Anggaran 2024. Hal tersebut disampaikan Arham saat dikonfirmasi pada Jumat, 30 Januari 2025, di salah satu kafe yang […]

  • Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) Idham Halik turun langsung memantau persiapan pembersihan lahan lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis, 18 Desember 2025. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. […]

  • Lindungi Konsumen, Satgas Saber Siap Tindak Pelanggaran Harga HET/HAP dan Peredaran Pangan Tidak Aman, Hubungi Hotline Emergency

    Lindungi Konsumen, Satgas Saber Siap Tindak Pelanggaran Harga HET/HAP dan Peredaran Pangan Tidak Aman, Hubungi Hotline Emergency

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang dibentuk oleh pemerintah dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga mulai mengintensifkan pengawasan harga serta pasokan pangan di daerah. Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Hukum Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmad Firdaus, yang ditugaskan di Posko Satgas Saber Sulawesi Barat, bersama […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja Kepuncak Pimpin Bekasi

    KPK OTT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja Kepuncak Pimpin Bekasi

    • 0Komentar

    Bekasi – Sulbarupdate.id – Dinamika politik Kabupaten Bekasi mencatat kisah unik dua bersaudara, Eka Supria Atmaja dan Asep Surya Atmaja, yang sama-sama berada di lingkaran puncak kekuasaan daerah melalui situasi luar biasa yang menimpa pasangan kepala daerah mereka. Eka Supria Atmaja, kakak kandung Asep Surya Atmaja, mengawali kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Neneng Hasanah […]

  • Perkuat Pilar Pancadaya, Pemkesra Sulbar dan BAZNAS Integrasikan Pengelolaan Zakat

    Perkuat Pilar Pancadaya, Pemkesra Sulbar dan BAZNAS Integrasikan Pengelolaan Zakat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat resmi menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulbar untuk memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah strategis ini bertujuan mengintegrasikan dana umat dengan program pembangunan daerah guna mempercepat pengentasan kemiskinan. Sinergi ini merupakan pengejawantahan dari visi Pancadaya yang diusung Gubernur Sulawesi […]

  • Aktivis Mamasa Ultimatum Pelaksana Proyek RSUD Kondosapata

    Aktivis Mamasa Ultimatum Pelaksana Proyek RSUD Kondosapata

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata’ di Kabupaten Mamasa akhirnya mulai memasuki tahap pekerjaan fisik. Proyek strategis yang disebut sebagai “hadiah” dari Presiden Joko Widodo saat kunjungannya ke Mamasa itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Mamasa beberapa waktu lalu. Namun, di balik dimulainya pembangunan tersebut, muncul peringatan keras dari […]

expand_less