Bupati Mamasa Tinjau Lokasi Longsor Aralle dan Instruksikan Alat Berat Diturunkan
- account_circle Whelson
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Memasuki hari kedua pasca longsor, Bupati Mamasa Welem Sambolangi meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu (16/5/2026).
Selain memantau titik longsor, Bupati beserta rombongan juga mendatangi permukiman warga untuk melihat langsung kondisi rumah yang mengalami kerusakan, mulai dari tingkat berat, sedang, hingga ringan.
”Hari ini kami telah mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak, baik yang rusak berat maupun rusak ringan,” ujar Welem di lokasi bencana.
Terkait total kerugian materiil, Pemerintah Kabupaten Mamasa mengonfirmasi bahwa proses pendataan masih terus berjalan.
Namun berdasarkan pantauan awal, dampak kerusakan meliputi 3 unit rumah warga terdampak. Selain itu terdapat juga sejumlah lapak di pasar tradisional mengalami kerusakan.
Diperkirakan total kerugian materiil sementara ditaksir mencapai Rp150 juta.
Untuk mempercepat proses penanganan dan pembersihan material longsor, Pemerintah Daerah telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa untuk segera menerjunkan alat berat ke lokasi.
Bencana tanah longsor ini dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Menurut penuturan salah satu warga terdampak, Irsan, peristiwa itu terjadi secara mendadak pada Kamis malam (14/5/2026).
”Kejadiannya Kamis malam saat kami sedang berkumpul bermain domino. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh longsor yang sangat keras. Memang saat itu baru saja turun hujan deras,” ungkap Irsan.
Sementara itu, Kapolsek Aralle IPTU Nasruddin melaporkan bahwa cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir memicu kemunculan beberapa titik longsor dan genangan banjir di wilayah Kecamatan Aralle.
Hingga berita ini diturunkan, warga setempat bersama aparat masih bahu-membahu secara gotong royong mengevakuasi sisa-sisa bangunan kios pasar yang terdampak agar aktivitas ekonomi bisa segera pulih.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
