BPBD Sulbar Tepis Isu Gempa dan Tsunami, Murni Hoax
- account_circle Ancha
- calendar_month Ming, 21 Des 2025
- visibility 347
- comment 0 komentar

Dok. Ilustrasi
MAMUJU, Sulbarupdate.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) secara resmi memberikan klarifikasi terkait maraknya spekulasi yang meresahkan masyarakat.
Berdasarkan koordinasi intensif dengan BMKG Gowa, BPBD menegaskan bahwa kabar mengenai ancaman gempa bumi dan tsunami yang akan melanda wilayah Sulbar dalam waktu dekat adalah hoaks atau disinformasi yang tidak memiliki landasan saintifik.
Hingga saat ini, secara teknologis dan ilmiah, belum ada satu pun otoritas di dunia yang mampu memprediksi waktu, lokasi, serta magnitudo gempa bumi secara presisi.
Kepala BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyatakan bahwa tidak ada peringatan dini (early warning) maupun indikasi anomali yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selaku institusi tunggal yang berwenang.
“Kami mengonfirmasi bahwa narasi yang berkembang di tengah publik adalah hoaks. Masyarakat diharapkan tetap tenang, menjaga rasionalitas, dan tidak terprovokasi oleh pesan berantai yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Yasir Fattah, Minggu (21/12/2025).
Selaras dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, BPBD menekankan pentingnya literasi informasi kebencanaan. Masyarakat diimbau untuk memvalidasi setiap data melalui kanal resmi pemerintah demi menghindari kepanikan massal yang kontraproduktif.
BPBD Sulbar memastikan bahwa tim reaksi cepat dan sistem pemantauan wilayah tetap beroperasi secara optimal untuk menjamin keamanan publik.
Fokus utama saat ini adalah memastikan masyarakat mendapatkan pasokan informasi yang akurat dan berbasis data otentik.
“Menjaga kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab kolektif. Jangan biarkan informasi menyesatkan merusak ketertiban sosial yang telah terjaga,” pungkas Yasir Fattah.(*)
- Penulis: Ancha
- Sumber: Humas Pemprov Sulbar
