Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Anies Baswedan Soroti ‘Kerusakan Ganda’ Indonesia, Rakyat Belum Sejahtera, Alam Sudah Rusak

Anies Baswedan Soroti ‘Kerusakan Ganda’ Indonesia, Rakyat Belum Sejahtera, Alam Sudah Rusak

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Anggota Kehormatan 001 Gerakan Rakyat, Anies Baswedan, melontarkan kritik tajam terhadap arah pembangunan Indonesia saat ini.

Ia menilai Indonesia tengah menghadapi fenomena “kerusakan ganda”, di mana kesejahteraan rakyat belum tercapai namun kelestarian alam sudah terlanjur dikorbankan.

Hal tersebut disampaikan Anies saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/1) malam. Dalam pidatonya, Anies membandingkan pola pembangunan Indonesia dengan negara-negara maju.

Menurutnya, mayoritas negara maju biasanya mencapai kemakmuran ekonomi terlebih dahulu sebelum akhirnya menghadapi konsekuensi kerusakan lingkungan. Namun, ia melihat anomali yang terjadi di tanah air.

“Di banyak tempat, perekonomian memajukan seluruh rakyat, lalu perekonomian dikembangkan terus sampai merusak lingkungan. Ketika lingkungan rusak, rakyat sudah mendapatkan kesejahteraan,” ujar Anies.

“Nah, di Indonesia ini perekonomiannya belum menyejahterakan rakyat, tetapi lingkungannya juga sudah rusak,” lanjutnya menekankan adanya ketidakadilan ekonomi dan ekologi yang berjalan beriringan.

Anies juga menyoroti data memprihatinkan terkait penggundulan hutan di Indonesia. Ia mengungkapkan fakta bahwa sebagian besar kerusakan hutan bukan disebabkan oleh aktivitas ilegal, melainkan justru terjadi di bawah payung hukum yang sah.

“Menurut data, lebih dari 90 persen, bahkan 97 persen (kerusakan hutan) adalah legal. Jadi memang benar ada pembalakan liar, tapi mayoritas terbesar adalah legal,” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan lingkungan di Indonesia tidak bisa diselesaikan hanya dengan penegakan hukum di lapangan.

Masalah utamanya terletak pada kebijakan yang memberikan celah bagi eksploitasi alam secara masif. “Artinya, ada regulasi, ada aturan main yang harus dikoreksi,” tegas Anies.

Menutup arahannya, Anies menyerukan agar Gerakan Rakyat memperjuangkan perubahan orientasi pembangunan. Ia mendorong diterapkannya konsep ekonomi ekologi yang berkeadilan sebagai solusi masa depan.

Agenda ini diharapkan mampu memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak lagi mengorbankan lingkungan, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya segelintir kelompok.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Mamuju Tengah Salurkan Bansos untuk Anak Yatim di Desa Topoyo

    Kapolres Mamuju Tengah Salurkan Bansos untuk Anak Yatim di Desa Topoyo

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap sesama, Kapolres Mamuju Tengah (Mateng), AKBP Hengky Kristanto Abadi, menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada anak-anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Topoyo, Kamis (18/6/2026). ​Kegiatan mulia ini didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Topoyo, Briptu Alamsyah Alim. ​Bantuan sosial tersebut menyasar anak-anak yatim piatu yang berada di dua […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng. Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026). ​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun […]

  • Pemprov Sulbar Galang Koordinasi Solidaritas Regional Pasca Bencana Alam di Sumatera 

    Pemprov Sulbar Galang Koordinasi Solidaritas Regional Pasca Bencana Alam di Sumatera 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menunjukkan komitmen teguh dalam kerangka solidaritas nasional pasca-musibah bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, turut serta dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat yang diselenggarakan sebagai respons cepat dan terukur terhadap banjir […]

  • Polresta Mamuju Amankan 448 Gram Sabu Sepanjang 2025

    Polresta Mamuju Amankan 448 Gram Sabu Sepanjang 2025

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mamuju merilis laporan capaian kinerja tahunan terkait penanggulangan tindak pidana narkotika di wilayah hukum Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Terhitung sejak Januari hingga Desember 2025, kepolisian berhasil memutus rantai peredaran gelap narkotika dengan menyita barang bukti signifikan. Kasat Narkoba Polresta Mamuju, AKP Sigit Nugroho, dalam keterangan resminya […]

  • Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

    Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah transformasi visual dan spiritual kembali memukau khalayak pada penghujung tahun di Mamasa. Destinasi yang dikenal sebagai Wisata Kampung Natal di Desa Wisata Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, menjadi episentrum keramaian malam, memancarkan pesona yang tak tertandingi. ​Lokasi nan elok ini, yang mudah diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, […]

  • Sinergi Muda Mamasa Dorong Pengelolaan APBD 2026 Transparan dan Pro Rakyat

    Sinergi Muda Mamasa Dorong Pengelolaan APBD 2026 Transparan dan Pro Rakyat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Ketua Harian Sinergi Muda Mamasa (SMM), Ryan Mewa’, mendorong Pemerintah Kabupaten Mamasa agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurut Ryan, APBD merupakan instrumen penting pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan, pelayanan publik, serta berbagai program yang secara langsung maupun […]

expand_less