PWI Pusat Kawal Pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional
- account_circle Ancha
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyatakan komitmennya untuk mengawal pengusulan almarhum Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, wartawan Harian Bernas, sebagai Pahlawan Nasional.
Dukungan tersebut mencakup penguatan proses administratif di tingkat pusat hingga membuka komunikasi dengan sejumlah lembaga terkait untuk memastikan pengusulan Udin dapat berjalan sesuai ketentuan.
Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, mengatakan proses pengusulan harus dilakukan secara sistematis dan mengikuti mekanisme yang berlaku, dimulai dari tingkat daerah.
Menurutnya, kelengkapan administrasi dan rekomendasi dari daerah menjadi bagian penting sebelum usulan tersebut diproses lebih lanjut oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
“Pengusulan wajib mengantongi rekomendasi dari asosiasi pers dan Pemerintah Daerah. Lebih lengkap lagi jika ada surat usulan resmi dari Gubernur. Jika berkas daerah sudah rampung, Kemensos tinggal menindaklanjuti,” ujar Munir saat menerima jajaran pengurus PWI DIY dan Tim Ad Hoc Pengusulan Pahlawan Nasional di sela Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, Jumat (28/8/2026).
Munir mengatakan PWI Pusat juga siap membantu menjembatani komunikasi dengan sejumlah pihak di tingkat pusat, termasuk DPR RI dan kementerian terkait.
Ia menilai pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional memiliki arti penting bagi sejarah pers Indonesia, terutama dalam konteks perjuangan kebebasan pers.
“Pengusulan Udin sebagai pahlawan adalah simbol perlawanan komunitas pers terhadap ketidakadilan, penindasan, dan kekerasan yang menimpa jurnalis,” katanya.
Terkait adanya kemungkinan hambatan psikologis atau sikap ewuh pakewuh di tingkat daerah karena dinamika sejarah masa lalu, Munir menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang dapat dipahami.
Namun, menurut dia, hal tersebut tidak semestinya menghambat proses pengusulan. PWI Pusat mendorong agar seluruh pihak mengedepankan pendekatan objektif dengan melihat nilai perjuangan pers dan tidak membawa persoalan tersebut ke ranah konflik personal.
Dalam pertemuan itu, Tim Ad Hoc Pengusulan Pahlawan Nasional turut menyerahkan sejumlah dokumen serta buku hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Udin kepada PWI Pusat.
Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat bahan pendukung dalam proses pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional.
PWI Pusat bersama Tim Ad Hoc selanjutnya berkomitmen untuk terus berkoordinasi dalam mengawal proses administratif dan komunikasi dengan pihak terkait.
Pengusulan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memberikan pengakuan terhadap perjuangan pers sekaligus memperkuat catatan sejarah mengenai kebebasan pers di Indonesia.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
