Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 27 Des 2025
  • visibility 332
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, yang masyhur dengan julukan Bumi Kondosapata, seolah tak henti memamerkan kemolekan paras alamnya.

Di balik rimbunnya vegetasi Sulawesi Barat, terselip sebuah destinasi yang menawarkan harmoni antara ketenangan dan estetika modern yakni Bukit Citol Hill.

Terletak di Desa Tondokbakaru, objek wisata ini kini menjadi magnet baru bagi mereka yang rindu akan pelukan udara pegunungan.

Hanya berjarak sekitar dua kilometer—dari jantung Kota Mamasa, Citol Hill menyuguhkan aksesibilitas tanpa mengorbankan eksklusivitas pemandangannya.

Perjalanan singkat menggunakan kendaraan roda dua maupun empat akan mengantarkan pengunjung tepat ke gerbang surgawi yang berada di ketinggian ini.

Citol Hill bukan sekadar destinasi, ia adalah kanvas bagi para pencinta fotografi. Pengelola telah meng kurasi berbagai titik swafoto yang unik, mulai dari instalasi artistik di ketinggian hingga deretan vila mungil dengan arsitektur ikonis yang didesain khusus sebagai latar abadi dalam bidikan kamera.

Sepeda gantung di Wisata Bukit Citol Hill, Desa Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. (Foto. Ancha)

Bagi mereka yang memburu adrenalin, wahana sepeda gantung menawarkan sensasi mendebarkan. Dengan kocek rendah sebesar Rp15.000, pengunjung dapat meluncur di atas utas baja, membelah angkasa dengan latar lembah yang menghijau.

Bermalam dalam Pelukan Alam

Tak perlu terburu-buru untuk pulang. Citol Hill menyediakan fasilitas penginapan bagi pelancong yang ingin merasakan romansa malam Mamasa.

Dengan tarif Rp250.000 per malam, pengunjung dapat beristirahat di villa yang nyaman sembari menunggu fajar menyapa di balik bukit.

“Setiap hari libur, antusiasme pengunjung melonjak drastis, terutama saat semburat senja mulai muncul hingga malam menyelimuti,” ujar Ronal (58), salah satu punggawa Citol Hill, Sabtu (27/12/2025).

Primadona Wisata Lintas Daerah

Popularitas Citol Hill telah melintasi batas-batas administratif. Ronal mengungkapkan bahwa mayoritas pelancong justru datang dari luar daerah, membuktikan bahwa daya pikat Tondokbakaru telah menggema ke seantero Sulawesi.

Hanya dengan retribusi masuk sebesar Rp5.000, gerbang Citol Hill terbuka setiap hari bagi siapa saja yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas urban.

Di sini, di Bumi Kondosapata, waktu seolah berjalan lebih lambat, memberi ruang bagi jiwa untuk kembali pulih di pangkuan alam.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patmor Satuan Samapta Polresta Mamuju mengamankan pasangan bukan suami istri yakni pria berinisial F (24) dan wanita H (23). Keduanya kedapatan tinggal bersama dalam satu kamar kost di wilayah Kabupaten Mamuju, Selasa (17/2/2026) dini hari. ​Penertiban ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar yang merasa resah dan keberatan […]

  • Ketua Komisariat HMI STIKES BBM Desak Pemda Majene Segera Selesaikan Polemik SLB Negeri Lutang

    Ketua Komisariat HMI STIKES BBM Desak Pemda Majene Segera Selesaikan Polemik SLB Negeri Lutang

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam STIKes Bina Bangsa Majene, Perdy, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap polemik yang hingga hari ini belum menemukan solusi terkait persoalan di SLB Negeri Lutang, Minggu (17/5/2026). Situasi tersebut dinilai telah menciptakan keresahan bagi siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat yang berharap adanya kepastian. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi […]

  • Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD […]

  • Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan Mandat Organisasi

    Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan Mandat Organisasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tim Penyelaras Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat secara resmi menuntaskan penyelarasan instrumen fundamental organisasi—Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta Kode Perilaku Wartawan (KPW)—jauh lebih awal dari tenggat yang dipersyaratkan. Kepastian ini mengemuka dalam rapat pleno penutup yang digelar secara hibrida di Markas PWI Pusat, Jakarta, Senin (27/04/2026). […]

  • Mahasiswa Majene Desak Pemerintah Evaluasi MBG dan Tuntaskan Persoalan Daerah Sulbar

    Mahasiswa Majene Desak Pemerintah Evaluasi MBG dan Tuntaskan Persoalan Daerah Sulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Reformasi Jilid II” di Jalan Trans Sulawesi, kawasan Tugu Pahlawan, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (15/6/2026).  Aksi tersebut menjadi wadah penyampaian berbagai tuntutan kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terkait persoalan nasional dan kondisi sosial yang dinilai […]

  • Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

    Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi strategi utama untuk mendongkrak produksi pangan di wilayahnya. Dengan meningkatkan IP dari rata-rata 1,4 menjadi 2, Sulbar diproyeksikan mampu menghasilkan produksi yang setara dengan mencetak 30.000 hektare sawah baru. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Panen Raya Padi dan Pengumuman […]

expand_less