Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 27 Des 2025
  • visibility 257
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, yang masyhur dengan julukan Bumi Kondosapata, seolah tak henti memamerkan kemolekan paras alamnya.

Di balik rimbunnya vegetasi Sulawesi Barat, terselip sebuah destinasi yang menawarkan harmoni antara ketenangan dan estetika modern yakni Bukit Citol Hill.

Terletak di Desa Tondokbakaru, objek wisata ini kini menjadi magnet baru bagi mereka yang rindu akan pelukan udara pegunungan.

Hanya berjarak sekitar dua kilometer—dari jantung Kota Mamasa, Citol Hill menyuguhkan aksesibilitas tanpa mengorbankan eksklusivitas pemandangannya.

Perjalanan singkat menggunakan kendaraan roda dua maupun empat akan mengantarkan pengunjung tepat ke gerbang surgawi yang berada di ketinggian ini.

Citol Hill bukan sekadar destinasi, ia adalah kanvas bagi para pencinta fotografi. Pengelola telah meng kurasi berbagai titik swafoto yang unik, mulai dari instalasi artistik di ketinggian hingga deretan vila mungil dengan arsitektur ikonis yang didesain khusus sebagai latar abadi dalam bidikan kamera.

Sepeda gantung di Wisata Bukit Citol Hill, Desa Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. (Foto. Ancha)

Bagi mereka yang memburu adrenalin, wahana sepeda gantung menawarkan sensasi mendebarkan. Dengan kocek rendah sebesar Rp15.000, pengunjung dapat meluncur di atas utas baja, membelah angkasa dengan latar lembah yang menghijau.

Bermalam dalam Pelukan Alam

Tak perlu terburu-buru untuk pulang. Citol Hill menyediakan fasilitas penginapan bagi pelancong yang ingin merasakan romansa malam Mamasa.

Dengan tarif Rp250.000 per malam, pengunjung dapat beristirahat di villa yang nyaman sembari menunggu fajar menyapa di balik bukit.

“Setiap hari libur, antusiasme pengunjung melonjak drastis, terutama saat semburat senja mulai muncul hingga malam menyelimuti,” ujar Ronal (58), salah satu punggawa Citol Hill, Sabtu (27/12/2025).

Primadona Wisata Lintas Daerah

Popularitas Citol Hill telah melintasi batas-batas administratif. Ronal mengungkapkan bahwa mayoritas pelancong justru datang dari luar daerah, membuktikan bahwa daya pikat Tondokbakaru telah menggema ke seantero Sulawesi.

Hanya dengan retribusi masuk sebesar Rp5.000, gerbang Citol Hill terbuka setiap hari bagi siapa saja yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas urban.

Di sini, di Bumi Kondosapata, waktu seolah berjalan lebih lambat, memberi ruang bagi jiwa untuk kembali pulih di pangkuan alam.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    • 0Komentar

    QUITO, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Ekuador memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang belum pernah sebesar ini dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu Ekuador sering dipandang sebagai tim yang hanya mengandalkan kekuatan fisik dan atmosfer kandang di dataran tinggi Quito, maka generasi saat ini hadir dengan identitas yang jauh lebih lengkap: muda, […]

  • Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    • 0Komentar

    MAMUJU – Sulbarupdate.id – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Ruang Kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Lantai I Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin, 22 Desember 2025. Kepala Biro Umum Setda Sulawesi Barat, Anshar Malle, bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga atas pengangkatan […]

  • Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

    Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video singkat memperlihatkan sekelompok anak di bawah umur diduga tengah menghisap lem (ngelem) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Belakangan diketahui perbuatan tak terpuji itu dilakukan di depan pintu gerbang Kampus STAIN Majene, Kecamatan Banggae, Majene. Video tersebut pertama kali diunggah di platform Facebook dan menunjukkan aktivitas […]

  • Sulbar Peringkat Tiga Nasional SPM TBC 2025, Capaian 126 Persen Lampaui Target Nasional

    Sulbar Peringkat Tiga Nasional SPM TBC 2025, Capaian 126 Persen Lampaui Target Nasional

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat mencatatkan prestasi nasional di bidang kesehatan dengan meraih peringkat ketiga nasional dalam capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanggulangan tuberkulosis (TBC) tahun 2025. Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah pusat dalam percepatan eliminasi TBC, sekaligus sejalan dengan visi pembangunan daerah “Sulawesi Barat Maju […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa: Kebijakan Fiskal Pusat 2026 Ancam Stabilitas Ekonomi Daerah

    Wakil Ketua DPRD Mamasa: Kebijakan Fiskal Pusat 2026 Ancam Stabilitas Ekonomi Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Kebijakan fiskal Pemerintah Pusat pada 2026 mulai memperlihatkan dampak serius terhadap daerah-daerah dengan kapasitas fiskal rendah. Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tekanan itu tidak lagi dipandang sekadar penyesuaian teknokratis dalam tata kelola anggaran negara, melainkan telah berkembang menjadi persoalan struktural yang memengaruhi stabilitas ekonomi daerah, pelayanan publik, dan keberlangsungan pembangunan masyarakat. Wakil […]

  • Kedepankan Problem Solving, Polsek Kalukku Damaikan Dua Warga yang Berselisih

    Kedepankan Problem Solving, Polsek Kalukku Damaikan Dua Warga yang Berselisih

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Polsek Kalukku Polresta Mamuju kembali berhasil menyelesaikan konflik antar warga melalui pendekatan problem solving. Perselisihan yang melibatkan tindakan penganiayaan tersebut berakhir damai setelah kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan menjalin kembali tali silaturahmi. Kasus ini bermula dari laporan saudara Sudarmin yang menjadi korban penganiayaan oleh Arnol. Namun, alih-alih melanjutkan perkara […]

expand_less