Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa
- account_circle Ancha
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- visibility 185
- comment 0 komentar

Wisata Bukit Citol Hill di Desa Wisata Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. (Foto. Ancha)
MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, yang masyhur dengan julukan Bumi Kondosapata, seolah tak henti memamerkan kemolekan paras alamnya.
Di balik rimbunnya vegetasi Sulawesi Barat, terselip sebuah destinasi yang menawarkan harmoni antara ketenangan dan estetika modern yakni Bukit Citol Hill.
Terletak di Desa Tondokbakaru, objek wisata ini kini menjadi magnet baru bagi mereka yang rindu akan pelukan udara pegunungan.
Hanya berjarak sekitar dua kilometer—dari jantung Kota Mamasa, Citol Hill menyuguhkan aksesibilitas tanpa mengorbankan eksklusivitas pemandangannya.
Perjalanan singkat menggunakan kendaraan roda dua maupun empat akan mengantarkan pengunjung tepat ke gerbang surgawi yang berada di ketinggian ini.
Citol Hill bukan sekadar destinasi, ia adalah kanvas bagi para pencinta fotografi. Pengelola telah meng kurasi berbagai titik swafoto yang unik, mulai dari instalasi artistik di ketinggian hingga deretan vila mungil dengan arsitektur ikonis yang didesain khusus sebagai latar abadi dalam bidikan kamera.

Sepeda gantung di Wisata Bukit Citol Hill, Desa Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa. (Foto. Ancha)
Bagi mereka yang memburu adrenalin, wahana sepeda gantung menawarkan sensasi mendebarkan. Dengan kocek rendah sebesar Rp15.000, pengunjung dapat meluncur di atas utas baja, membelah angkasa dengan latar lembah yang menghijau.
Bermalam dalam Pelukan Alam
Tak perlu terburu-buru untuk pulang. Citol Hill menyediakan fasilitas penginapan bagi pelancong yang ingin merasakan romansa malam Mamasa.
Dengan tarif Rp250.000 per malam, pengunjung dapat beristirahat di villa yang nyaman sembari menunggu fajar menyapa di balik bukit.
“Setiap hari libur, antusiasme pengunjung melonjak drastis, terutama saat semburat senja mulai muncul hingga malam menyelimuti,” ujar Ronal (58), salah satu punggawa Citol Hill, Sabtu (27/12/2025).
Primadona Wisata Lintas Daerah
Popularitas Citol Hill telah melintasi batas-batas administratif. Ronal mengungkapkan bahwa mayoritas pelancong justru datang dari luar daerah, membuktikan bahwa daya pikat Tondokbakaru telah menggema ke seantero Sulawesi.
Hanya dengan retribusi masuk sebesar Rp5.000, gerbang Citol Hill terbuka setiap hari bagi siapa saja yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk rutinitas urban.
Di sini, di Bumi Kondosapata, waktu seolah berjalan lebih lambat, memberi ruang bagi jiwa untuk kembali pulih di pangkuan alam.(*)
- Penulis: Ancha
