BRI Perkuat Akses Hunian Layak, Salurkan KPRS Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025
- account_circle Ancha
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- visibility 115
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mempertegas komitmennya dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Hingga Desember 2025, BRI tercatat telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perseroan untuk membuka akses hunian layak dan terjangkau, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Pembiayaan tersebut mencakup berbagai skema subsidi, mulai dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), KPR Tapera, Subsidi Selisih Bunga (SSB), hingga Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).
Memasuki tahun 2026, peran BRI dalam pemerataan pembangunan diprediksi akan semakin kuat. Hal ini seiring dengan peningkatan kuota KPR FLPP yang dialokasikan kepada BRI menjadi sebanyak 36.261 unit.
Direksi BRI menyatakan bahwa peningkatan kuota ini bukan sekadar angka, melainkan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong roda ekonomi di tingkat lokal.
“Penyaluran KPRS tidak hanya membantu masyarakat memiliki rumah, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan sektor UMKM di sekitar kawasan hunian baru,” ungkap manajemen dalam keterangan resminya.
Program ini terbukti mampu menggerakkan ekosistem ekonomi mikro. Kehadiran komplek perumahan baru mendorong tumbuhnya usaha-usaha kecil di sektor konstruksi, logistik, hingga perdagangan eceran, yang pada akhirnya memperkokoh ketahanan ekonomi daerah.
Dengan fokus pada keberlanjutan dan inklusi keuangan, BRI optimistis target penyaluran di tahun 2026 dapat tercapai tepat sasaran, memastikan lebih banyak keluarga Indonesia memiliki aset berharga berupa tempat tinggal yang stabil.(*)
- Penulis: Ancha
