SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat
- account_circle Hamsah
- calendar_month Kam, 10 Sep 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar

Daftar menu MBG SPPG Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Kamis (10/9/2026). Dok. Istimewa
MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mambi Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali salurkan MBG, Kamis (10/9/2026).
Penyaluran menjangkau sebanyak 2.520 penerima manfaat.
Kepala SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan, M. Ikbal, mengatakan penyaluran MBG kali ini menyasar dua kelompok utama, yakni satuan pendidikan dan kelompok sasaran 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
“Total penerima manfaat hari ini sebanyak 2.520 orang. Untuk satuan pendidikan terdiri dari 1.666 siswa dan 473 tenaga pendidik, sedangkan kelompok 3B sebanyak 340 penerima manfaat,” kata M. Ikbal.
Menurutnya, penyaluran untuk kelompok satuan pendidikan mencakup 41 satuan pendidikan, mulai dari jenjang TK, PAUD, kelompok bermain, SD, MI, SMP, MTs, SMA hingga SMK.
Sementara untuk kelompok 3B, layanan diberikan melalui enam posyandu, yakni Posyandu Saludurian, Rantebulahan, Salumaka, Salualo, Katiluaan, dan Bambang Buda.
“Dari kelompok 3B itu terdapat 31 ibu hamil, 146 balita dan 157 ibu menyusui,” ujarnya.
Ikbal menjelaskan, menu yang disalurkan terdiri atas nasi putih, ayam goreng sambal, tahu kecap, tumis sawi putih dan labu siam, serta buah semangka kuning.
Komposisi makanan tersebut disesuaikan dengan kelompok penerima manfaat, termasuk kebutuhan gizi anak dan kelompok 3B.
Untuk balita, satu porsi makanan tercatat mengandung 666,6 kilokalori energi, 24,3 gram protein, 43,2 gram lemak, 47,8 gram karbohidrat dan 1,8 gram serat.
Sedangkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui, kandungan energinya mencapai 907,4 kilokalori, dengan 34,7 gram protein, 48,3 gram lemak, 87,5 gram karbohidrat dan 2,4 gram serat.
Adapun kelompok PAUD, KB, TK hingga siswa SD kelas 1–3 memperoleh menu dengan kandungan 716,3 kilokalori energi, 25,4 gram protein, 44 gram lemak, 57,3 gram karbohidrat dan 1,8 gram serat.
Sementara kelompok SD kelas 4–6 hingga SMP, MTs, SMA, SMK dan santri memperoleh menu dengan kandungan 798,6 kilokalori energi, 28,6 gram protein, 46,1 gram lemak, 70,4 gram karbohidrat dan 2,3 gram serat.
Ikbal menambahkan, pihaknya juga menyiapkan sampel makanan untuk dilakukan uji organoleptik. Pada kelompok satuan pendidikan disiapkan 41 sampel, sementara kelompok 3B sebanyak enam sampel.
“Uji organoleptik dilakukan sebagai bagian dari proses pengawasan terhadap makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat,” jelasnya.
- Penulis: Hamsah
- Editor: Tim Redaksi
