Arwin Rahman: Manifestasi Nilai Natal dalam Harmoni Keluarga dan Falsafah Budaya
- account_circle Ancha
- calendar_month Kamis, 18 Des 2025
- visibility 340
- comment 0 komentar

Wakil Ketua II DPRD Mamasa, Arwin Rahman S.H, saat hadiri perayaan Natal DPRD dan Sekretariat DPRD Mamasa, Rabu, 17/12/2025. Dok. Ancha
MAMASA, Sulbarupdate.id – Perayaan Natal DPRD dan Sekretariat DPRD Kabupaten Mamasa, tahun ini membawa pesan mendalam bagi segenap jajaran di lembaga wakil rakyat itu sendiri.
Dengan mengangkat tema sentral “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, momentum ini menjadi panggilan spiritual untuk merefleksikan kembali peran sakral keluarga dalam tatanan kehidupan.

Perayaan Natal DPRD dan Sekretariat DPRD Mamasa di Kantor DPRD Mamasa, Rabu, 17/12/2025. Dok. Ancha.
Dalam untaian pesannya, Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, mengajak seluruh tamu undangan dan juga jajaran DPRD dan Sekretariat DPRD Mamasa, untuk melakukan kontemplasi mendalam atas khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Yoel, dalam acara Natal itu.
Ia menekankan bahwa esensi Natal tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diimplementasikan secara konkret dalam dinamika hidup sehari-hari.
“Marilah kita merenungkan kembali di kediaman masing-masing sari pati khotbah yang telah disampaikan. Bawalah pancaran cinta kasih, jalinan komunikasi yang sehat, serta sikap saling menghargai dan mengayomi ke dalam unit terkecil masyarakat, yakni keluarga,” ujar Arwin, Rabu, 17 Desember 2025.
Lebih lanjut, Arwin memaparkan bahwa nilai-nilai Kristiani yang luhur memiliki korelasi yang sangat erat dengan kearifan lokal (falsafah daerah) Kabupaten Mamasa.
Ia menyebutkan bahwa semangat Natal merupakan penguatan atas nilai Sitayuk, Sipakasalle, Sipakainga, dan Sirande Maya-maya.
Bagi Arwin, falsafah tersebut bukan sekadar untaian kata, melainkan fondasi sosiologis yang menegaskan bahwa seluruh masyarakat di Kabupaten Mamasa adalah satu kesatuan keluarga yang tak terpisahkan.
“Pesan Natal ini bergaung selaras dengan jati diri kita. Dalam cakrawala yang lebih luas, kita semua di Kabupaten Mamasa adalah satu keluarga besar yang dipersatukan oleh rasa persaudaraan dan kepedulian antar sesama,” pungkasnya.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Sulbarupdate
