Menjaga Nyala Prestasi di Jantung Bumi Lalla Tassisara
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
- visibility 94
- comment 0 komentar

Kantor Bupati Mamuju Tengah di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak. (Dok. Ruly Syamsul)
MATENG, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) kembali mengukir catatan manis dalam lembaran tata kelola pemerintahan.
Bukan sekadar deretan angka, namun sebuah potret konsistensi yang membawa kabupaten berjuluk Bumi Lalla Tassisara’ ini bertengger di puncak prestasi regional.
Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, Mamuju Tengah resmi dinobatkan sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Sulawesi Barat.
Dengan raihan skor 3,1257 dan predikat Sedang, kabupaten termuda di Sulbar ini berhasil menembus posisi ke-80 secara nasional—sebuah lonjakan performa yang membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bersaing di level tertinggi.
Legitimasi keberhasilan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026. Angka-angka tersebut mencerminkan detak nadi pembangunan yang dikelola dengan penuh perhitungan.
Prestasi ini tidak lahir dari ruang hampa. Di baliknya, terdapat indikator makro yang menjadi pilar penilaian, mulai dari grafik Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus menanjak, upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga geliat pertumbuhan ekonomi yang menyentuh akar rumput.
Lebih dari itu, akuntabilitas kinerja dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi instrumen utama bagi jajaran Pemkab Mateng dalam melayani masyarakat.
Sebanyak 126 Indikator Kinerja Kunci (IKK) menjadi saksi bisu bagaimana setiap kebijakan dieksekusi demi kemaslahatan warga di tanah Lalla Tassisara’.
Meski berada di posisi puncak se-Sulawesi Barat, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah tidak lantas berpuas diri. Predikat “Sedang” yang diraih justru menjadi pemantik semangat untuk melakukan refleksi mendalam.
Ada harapan besar yang digantungkan pada perbaikan kualitas data dan penguatan sinergi antar perangkat daerah. Tantangan ke depan adalah bagaimana mengubah capaian “Sedang” ini menjadi “Tinggi” atau bahkan “Sangat Tinggi” melalui pelaporan yang lebih presisi dan kerja kolaboratif yang lebih solid.
Bagi Mamuju Tengah, prestasi ini adalah bukti bahwa di Bumi Lalla Tassisara’, semangat untuk menyatukan perbedaan dan bekerja demi kemajuan adalah bahan bakar utama.
Sebuah langkah maju yang memastikan bahwa roda pemerintahan tidak hanya berputar, tetapi bergerak menuju arah yang benar: kesejahteraan yang merata.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
