Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Bupati Mamuju Tengah Larang ASN Terima Gratifikasi Jelang Lebaran

Bupati Mamuju Tengah Larang ASN Terima Gratifikasi Jelang Lebaran

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
  • visibility 246
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. H. Arsal Aras, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Arsal mengimbau seluruh penyelenggara negara untuk menolak segala bentuk gratifikasi demi menjaga integritas birokrasi.

​Langkah preventif ini diambil guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan profesional dan objektif tanpa intervensi kepentingan dari pihak luar.

​Dalam pernyataan resminya, Arsal menekankan bahwa momentum hari besar keagamaan sering kali menjadi celah bagi praktik pemberian hadiah yang melanggar aturan.

Ia meminta transparansi dijadikan landasan utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

​”Saya mengimbau kepada seluruh jajaran ASN, penyelenggara negara di lingkup Pemkab Mamuju Tengah, serta para mitra kerja pemerintah agar tidak memberi ataupun menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun,” ujar Arsal tegas, Senin (16/3/2026).

​Larangan tersebut tidak hanya terbatas pada uang tunai, tetapi mencakup berbagai fasilitas yang berpotensi memengaruhi netralitas aparatur negara.

Beberapa poin utama yang dilarang meliputi, Uang tunai, baik dalam bentuk uang pelicin maupun THR dari pihak ketiga.

​Parsel atau bingkisan Lebaran yang berasal dari rekanan atau pihak luar dan fasilitas hiburan atau pemberian lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan kedinasan.

​Menurut Arsal, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemkab Mateng untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih (clean government) dan akuntabel.

Ia mengingatkan bahwa silaturahmi Idul fitri tidak boleh dicoreng oleh praktik yang melanggar etika birokrasi maupun hukum.

​”Momentum hari raya seharusnya menjadi ajang mempererat silaturahmi, bukan justru dimanfaatkan sebagai celah untuk melakukan praktik yang melanggar etika,” tambahnya.

​Menutup pernyataannya, Arsal mengajak seluruh pegawai daerah untuk menjaga marwah institusi dengan satu semboyan: “Tolak gratifikasi, tegakkan integritas.”(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Matangnga sejak siang hari mengakibatkan bencana banjir disertai tanah longsor di Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (15/05/2026) sekira pukul 15.00 WITA. Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam material longsor berupa lumpur dan kayu, serta tersapu […]

  • Wakil Ketua DPRD Mamasa: Kebijakan Fiskal Pusat 2026 Ancam Stabilitas Ekonomi Daerah

    Wakil Ketua DPRD Mamasa: Kebijakan Fiskal Pusat 2026 Ancam Stabilitas Ekonomi Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Kebijakan fiskal Pemerintah Pusat pada 2026 mulai memperlihatkan dampak serius terhadap daerah-daerah dengan kapasitas fiskal rendah. Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tekanan itu tidak lagi dipandang sekadar penyesuaian teknokratis dalam tata kelola anggaran negara, melainkan telah berkembang menjadi persoalan struktural yang memengaruhi stabilitas ekonomi daerah, pelayanan publik, dan keberlangsungan pembangunan masyarakat. Wakil […]

  • Polemik TPA Salubue, DPRD Mamasa Gelar RDP dengan Dinas Terkait dan Perwakilan Masyarakat.

    Polemik TPA Salubue, DPRD Mamasa Gelar RDP dengan Dinas Terkait dan Perwakilan Masyarakat.

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Perwakilan Masyarakat sekitar TPA Salubue bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mamasa, Rabu 14 Januari 2025. Berikut hasil kesepakatan RDP dan Dokumentasi Rapatnya:    

  • Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    Polda Sulbar Akui Kesulitan dalam Proses Pengungkapan Oli Palsu di Polman

    • 0Komentar

    SULBARUPDATE.ID, MAMUJU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mengakui mengalami hambatan besar dalam membongkar sosok intelektual atau “bos besar” di balik peredaran ribuan botol oli palsu yang merambah wilayah tersebut. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar baru menetapkan satu tersangka berinisial HZ yang berperan sebagai distributor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). […]

  • Pihak Sekolah di Majene Tanyakan Keberadaan Buku TKA

    Pihak Sekolah di Majene Tanyakan Keberadaan Buku TKA

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pengadaan buku Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah sekolah di Kabupaten Majene menuai sorotan. Pasalnya, hingga kini buku yang diperuntukkan bagi siswa, khususnya kelas VI Sekolah Dasar, disebut-sebut belum juga tersedia meski pihak sekolah telah melakukan pembayaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kondisi tersebut memicu tanda tanya di kalangan sekolah dan […]

  • AKBP Muchlis Nadjar Pamit dari Polres Mamasa

    AKBP Muchlis Nadjar Pamit dari Polres Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Suasana khidmat menyelimuti Aula Rumah Jabatan Bupati Mamasa di Jalan Pendidikan, Kelurahan Mamasa, pada Senin (5/1/2026). Acara pisah sambut Kapolres Mamasa berlangsung penuh haru saat AKBP Muchlis Nadjar menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh sanubari para tamu undangan. Dalam sambutannya, AKBP Muchlis Nadjar mengungkapkan bahwa masa pengabdiannya di Kabupaten Mamasa telah meninggalkan impresi […]

expand_less