Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 382
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Niat tulus para siswa di pelosok Kabupaten Mamasa untuk mengenyam bangku pendidikan harus berbenturan dengan realita pahit.

SDN 007 Botteng yang terletak di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, kini menjadi sorotan setelah dilaporkan meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi.

Hal ini terjadi pada Kamis 12 February 2026.

​Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam, mengingat perjuangan para siswa untuk sampai ke sekolah tidaklah mudah.

Banyak dari mereka yang harus berjalan kaki menempuh jarak cukup jauh demi mendapatkan ilmu, namun seringkali harus pulang dengan tangan hampa karena tidak ada guru yang hadir di sekolah.

​Menurut penuturan salah satu orang tua siswa yang meminta identitasnya dirahasiakan, praktik “libur mendadak” ini bukanlah fenomena baru, melainkan masalah menahun yang seolah sudah dianggap lumrah di wilayah tersebut.

​”Bukan cuma kali ini, sudah sering sekali tidak ada guru. Padahal anak-anak kami banyak yang jalan kaki jauh untuk datang ke sekolah. Kasihan niat belajar mereka terpatahkan karena sekolah kosong,” keluhnya dengan nada kecewa.

​Ia menambahkan bahwa ketidakhadiran tenaga pengajar ini telah berdampak pada hilangnya jam pelajaran efektif, yang secara otomatis merugikan masa depan para siswa di desa tersebut.

​Fenomena ini menjadi potret buram wajah pendidikan di wilayah pelosok Kabupaten Mamasa. Ketidakhadiran guru secara berulang tanpa alasan yang jelas mengindikasikan adanya masalah serius dalam kedisiplinan ASN maupun tenaga honorer di lapangan.

​Tak hanya itu, kondisi ini juga memicu kritik terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa.

Kurangnya ketegasan serta lemahnya pengawasan dari tingkat dinas hingga ke jajaran unit pelaksana di tingkat bawah dinilai menjadi pemicu utama guru berani meninggalkan tugas dalam waktu yang lama.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah dan para guru di SDN 007 Botteng agar hak pendidikan anak-anak di Dusun Kata-Kata dapat terpenuhi sebagaimana mestinya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mengikuti tren global menuju kendaraan ramah lingkungan. Data resmi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa pada 2024, penjualan mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) mencapai 43.188 unit atau sekitar 5% dari total penjualan mobil nasional. Angka ini […]

  • Lantik 91 Kepsek, Bupati Mamasa: Jangan ada Operator Rangkap Jabatan

    Lantik 91 Kepsek, Bupati Mamasa: Jangan ada Operator Rangkap Jabatan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa resmi melantik 91 kepala sekolah dan dua pengawas sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa. Upacara pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa pada Senin (12/1/2026). Rincian pejabat yang dikukuhkan meliputi satu Kepala PAUD, 66 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan 24 Kepala Sekolah Menengah Pertama […]

  • Seorang Pria di Mamuju Tewas Jatuh dari Pohon Durian

    Seorang Pria di Mamuju Tewas Jatuh dari Pohon Durian

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Suasana duka menyelimuti Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, setelah sebuah insiden fatal merenggut nyawa seorang pria bernama Rusli (40). Korban mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Mamuju pasca terjatuh dari pohon durian setinggi puluhan meter saat sedang bekerja, Senin 22 Desember 2025. Kronologi Peristiwa Peristiwa naas ini bermula sekira pukul 07.00 WITA di Lingkungan […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

    Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menunjukkan respons tanggap dengan meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang masif di Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, pada Minggu, 7 Desember 2025. Melihat skala kerusakan dan material longsor yang signifikan, Welem Sambolangi segera menginstruksikan mobilisasi dua unit alat berat guna mempercepat pembersihan material dan pembukaan kembali akses jalan […]

  • Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

    Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi strategi utama untuk mendongkrak produksi pangan di wilayahnya. Dengan meningkatkan IP dari rata-rata 1,4 menjadi 2, Sulbar diproyeksikan mampu menghasilkan produksi yang setara dengan mencetak 30.000 hektare sawah baru. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Panen Raya Padi dan Pengumuman […]

  • Kampanye Diet Plastik, Ketua TP PKK Mamasa Bagikan Tas Belanja di Pasar Tamalantik

    Kampanye Diet Plastik, Ketua TP PKK Mamasa Bagikan Tas Belanja di Pasar Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui kampanye pengurangan sampah plastik. Langkah nyata ini ditunjukkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mamasa, Adel Welem, dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada warga di Pasar Tamalantik, Jumat (16/1/2026). Kegiatan sosial ini dipantau langsung Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang […]

expand_less