ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Senin, 6 Apr 2026
- visibility 1.347
- comment 0 komentar

Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu dijadwalkan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada 8 April 2026.
Aksi ini merupakan bentuk lanjutan dari tuntutan mereka terhadap berbagai persoalan dalam program dapur MBG atau SPPG di wilayah Sulbar.
Juru Bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, kepada media ini senin 6/4/2026, menyampaikan bahwa pihaknya mendesak Koordinator Regional BGN Sulawesi Barat untuk segera mempercepat proses suspend tahap II.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar tidak menimbulkan kesan tebang pilih, mengingat sebelumnya sebanyak 52 SPPG telah lebih dulu disuspend.
“Jangan sampai kebijakan ini terkesan tidak adil. Kami melihat ada potensi ketimpangan dalam proses penindakan terhadap SPPG yang bermasalah,” ujar Galang.
Lanjut Galang kepada media ini, “Dimamuju tengah ada berbarapa dapur tidak memiliki IPAL namun hanya 1 yang di suspend, sementara di pasangkayu tidak ada yang di suspend sementara diduga banyak SPPG yang tidak memiliki IPAL Sesuai Standar dan SLHS”.
Selain itu, Aliansi Rakyat Bersatu juga menyoroti adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) atau suap menyuap yang melibatkan oknum anggota DPRD Sulbar.
Dugaan tersebut menurut Galang berkaitan dengan upaya memuluskan proses verifikasi Percepatan Operasi dapur MBG melalui portal administrasi resmi agar prosesnya bisa lebih cepat pada umumnya.
Galang mengungkapkan, praktik tersebut diduga terjadi di salah satu kabupaten di Sulawesi Barat. Ia menilai, jika dugaan tersebut benar terjadi, hal ini merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang mencederai integritas lembaga legislatif dan harus ada sanksi tegas berupa pemecatan dari Badan Kehormatan Dewan dan partai politik yang bersangkutan.
“Anggota DPRD Sulbar yang terlibat suap menyuap terkait dapur MBG harus di pecat” Tegas Galang di akun media sosialnya.
Namun Galang dan kawan – kawan masih enggan untuk membocorkan identitas pelaku namun ia mentaksir dugaan suap tersebut mencapai puluhan juta. Dan masih Mengumpulkan Bukti Bukti Hingga saat ini.
Aliansi Rakyat Bersatu menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga ada kejelasan dan transparansi dari pihak-pihak terkait, termasuk DPRD Sulbar dan BGN sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam program tersebut.
Aksi yang direncanakan pada 8 April mendatang diperkirakan akan diikuti oleh sejumlah massa dari berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk tekanan publik terhadap pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret.
- Penulis: sulbarupdate
