Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » 4 Rumah Warga di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

4 Rumah Warga di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

  • account_circle Juita
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 417
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Empat unit rumah milik warga di Lingkungan Galung Utara, Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene Sulawesi Barat dilalap api pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.

Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran diduga berawal dari rumah milik As’ad (Acca), seorang warga setempat yang saat kejadian sedang tidak berada di rumah.

Saat itu, di dalam rumah hanya terdapat istrinya, Hasriati, bersama anaknya yang sedang memasak kue sambusa dan nasi menggunakan tungku berbahan bakar kayu di bagian dapur.

Menurut keterangan yang diperoleh, api diduga berasal dari tungku masak yang kemudian menyambar bagian dapur rumah.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan sulit dikendalikan akibat kondisi cuaca yang panas, hembusan angin yang cukup kencang, serta konstruksi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Posisi rumah warga yang saling berdempetan membuat api dengan cepat merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Sebagian besar rumah yang terdampak diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik rumah asal munculnya api.

Saksi mata, Hasnawi (32), mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut saat sedang melakukan pembersihan di depan masjid yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Ia melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah permukiman warga.

“Saya melihat asap hitam tebal dari arah rumah warga. Setelah itu saya langsung memberitahukan kepada masyarakat sekitar bahwa telah terjadi kebakaran,” ungkap Hasnawi.

Mendapat informasi tersebut, warga sekitar bergegas menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. 

Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju kobaran api yang semakin membesar.

Api terus menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya karena material bangunan yang mudah terbakar dan terpaan angin yang cukup kuat. 

Dalam kurun waktu kurang lebih satu jam, sebagian besar bangunan yang terdampak telah hangus dilalap si jago merah.

Hasriati, istri dari As’ad, menjelaskan bahwa dirinya sempat berusaha mengendalikan api yang muncul di area dapur. 

 

Namun kobaran api berkembang sangat cepat sehingga dirinya bersama anaknya memilih menyelamatkan diri keluar rumah.

“Saat api mulai membesar dan menyambar bagian dapur, saya langsung membawa anak keluar rumah dan meminta pertolongan kepada warga,” tuturnya.

Sekitar pukul 11.20 Wita, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Majene tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan upaya pemadaman. 

Petugas pemadam menghadapi kendala cukup serius karena akses menuju titik kebakaran hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Akibat kondisi tersebut, petugas harus membentangkan selang pemadam sepanjang kurang lebih 100 meter dari jalan utama menuju lokasi kebakaran. 

Meski menghadapi berbagai hambatan, petugas bersama warga terus berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

Setelah melakukan pemadaman secara intensif selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 12.10 Wita. 

Berkat kesigapan petugas dan bantuan masyarakat, penyebaran api berhasil dihentikan sebelum menjangkau lebih banyak rumah warga.

Tidak lama setelah api berhasil dipadamkan, personel Polres Majene memasang garis polisi (Police Line) di sekitar lokasi kejadian pada pukul 12.15 Wita.

Pemasangan garis polisi dilakukan guna mendukung proses penyelidikan serta mengamankan area kebakaran.

Selanjutnya, pada pukul 12.40 Wita seluruh armada pemadam kebakaran meninggalkan lokasi setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. 

Seluruh penghuni rumah yang terdampak berhasil menyelamatkan diri sebelum api menghanguskan bangunan.

Meski demikian, kerugian material yang ditimbulkan cukup besar. Tiga unit rumah panggung berbahan kayu dilaporkan hangus terbakar hingga 100 persen. 

Sementara satu unit rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian depan bangunan akibat terdampak kobaran api.

Selain bangunan rumah, sejumlah perabot rumah tangga, dokumen penting, pakaian, serta berbagai barang berharga milik korban juga tidak berhasil diselamatkan dan ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Adapun identitas pemilik rumah yang terdampak kebakaran yakni Suardi (40), Bahril (42), As’ad (50), dan Abadi (56), yang seluruhnya merupakan warga Kelurahan Galung, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. 

Namun berdasarkan keterangan awal saksi dan korban, api diduga berasal dari aktivitas memasak menggunakan tungku berbahan bakar kayu di dapur rumah milik As’ad.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan tungku maupun peralatan memasak tradisional, khususnya pada musim kemarau dan kondisi cuaca panas yang dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat memberikan bantuan darurat kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.

Data Korban Kebakaran

Suardi (40) – Wiraswasta.

Bahril (42) – Wiraswasta.

As’ad (50) – Wiraswasta.

Abadi (56) – Wiraswasta.

Kerugian Akibat Kebakaran

3 unit rumah panggung hangus terbakar 100 persen.

1 unit rumah mengalami kerusakan pada bagian depan.

Perabot rumah tangga dan dokumen penting ikut terbakar.

Tidak terdapat korban jiwa.

Total kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    Bupati Mamasa Hadiri Pemakaman Wagub Sulbar di TMP Kalibata

    • 0Komentar

    JAKARTA,Sulbarupdate.id – Suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, yang dilaksanakan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/2/2026). Sejumlah pimpinan daerah dari Sulawesi Barat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir bagi sosok jenderal bintang dua tersebut. Salah satu yang hadir langsung […]

  • Memahami Lebih Dalam Aplikasi SIMATA, ASN Biro Organisasi Ikuti Coaching Clinic

    Memahami Lebih Dalam Aplikasi SIMATA, ASN Biro Organisasi Ikuti Coaching Clinic

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id– Dalam upaya mengoptimalkan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai amanat UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, seluruh ASN Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti coaching clinic pendampingan pemutakhiran data dukung penerapan manajemen talenta, Kamis, 8 Januari 2026. Upaya ini merupakan bagian integral dari visi dan misi […]

  • Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemkab Mamasa Launching Wisata Air Terjun Sarambu Liawan

    Dongkrak Ekonomi Lokal, Pemkab Mamasa Launching Wisata Air Terjun Sarambu Liawan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Kebudayaan resmi membuka objek wisata alam Air Terjun Sarambu Liawan di Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (8/5/2026). Peresmian ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata sekaligus penggerak roda ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan peluncuran tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Ketua […]

  • Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

    Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

    • 0Komentar

    TOBADAK, Sulbarupdate.id – Sebuah simbol kemandirian fiskal daerah resmi berdiri Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Senin 23 Februari 2026. Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka (SDK), melangkah pasti memotong pita peresmian Kantor UPTD Pelayanan Pajak Kelas A Mateng. ​Langkah ini bukan sekadar urusan birokrasi fisik, melainkan sebuah pernyataan sikap atas […]

  • Sulbar Dikepung 3.000 Titik Panas, Gubernur: “Jangan Bakar Lahan”!

    Sulbar Dikepung 3.000 Titik Panas, Gubernur: “Jangan Bakar Lahan”!

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Kemarau panjang mulai menunjukkan dampaknya di Sulawesi Barat. Ribuan titik panas terpantau di sejumlah wilayah, sementara kasus kebakaran terus bermunculan di tengah kondisi cuaca yang kering. Data pemantauan terbaru mencatat sekitar 3.000 titik panas (hotspot) tersebar di wilayah Sulawesi Barat. Pada periode musim kering yang sama, sedikitnya 155 kejadian kebakaran juga telah […]

  • Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

    Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

    • 0Komentar

    Mamuju, sulbarupdate.id – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan mutu hasil panen sektor perkebunan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus mengakselerasi penetapan kebun sumber benih kakao di wilayah Sulbar. Langkah ini diambil untuk memastikan petani mendapatkan akses terhadap benih unggul dan bersertifikat guna mendukung program pengembangan tanaman perkebunan. Hal […]

expand_less