Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 967
  • comment 1 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus.

Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada realisasi belanja barang tahun anggaran 2024.

Dari total pagu belanja sebesar Rp73,5 miliar, ditemukan selisih sebesar Rp1,59 miliar yang hingga kini belum dilengkapi bukti pertanggungjawaban yang sah.

​Secara rinci, BPK mencatat total realisasi belanja barang mencapai Rp73.503.243.235. Namun, dokumen pendukung yang tersedia hanya mampu membuktikan penggunaan dana sebesar Rp71.908.091.237.

​Aktivis mahasiswa Unsulbar, Masdar, menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh pasif dalam menanggapi temuan lembaga auditor negara tersebut. Menurutnya, transparansi anggaran di institusi pendidikan adalah harga mati.

​”Kami mendesak Kejari Majene segera melakukan penyelidikan mendalam. Jangan sampai temuan ini dibiarkan begitu saja hingga menjadi preseden buruk bagi tata kelola keuangan kampus,” ujar Masdar saat dikonfirmasi, Jumat (24/4).

​Ia menambahkan bahwa dana miliaran rupiah tersebut merupakan uang negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan pendidikan dan fasilitas mahasiswa secara akuntabel.

​Hingga berita ini diturunkan, para mahasiswa berharap pihak Kejari Majene segera memanggil pihak-pihak terkait di lingkungan rektorat Unsulbar untuk dimintai keterangan.

​”Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut integritas institusi pendidikan tinggi. Jika ada indikasi kerugian negara, harus diproses secara hukum,” tegas Masdar. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Juita

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan

    Kondisi Jalan Simbang–Baruga Rusak Parah, Nyawa Pengendara Jadi Taruhan

    • 1Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung antara Desa Simbang dan Desa Baruga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Kerusakan infrastruktur yang kian parah ini tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi, tetapi juga mulai mengancam keselamatan nyawa warga yang melintas. Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan tersebut meliputi lubang-lubang besar yang memenuhi badan […]

  • Rekonstruksi Pembunuhan di Mamuju, Tersangka Peragakan 7 Adegan

    Rekonstruksi Pembunuhan di Mamuju, Tersangka Peragakan 7 Adegan

    • 0Komentar

    MAMUJU,Sulbarupdate.id – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mamuju menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang melibatkan kakak kandung terhadap adiknya di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu (7/1/2026). Rekonstruksi ini dipimpin langsung oleh penyidik Satreskrim dengan menghadirkan tersangka, Baharuddin, serta disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Mamuju. Kegiatan ini dilakukan untuk […]

  • Bupati Mamasa Dorong Dapur MBG Diperluas hingga Wilayah Terpencil

    Bupati Mamasa Dorong Dapur MBG Diperluas hingga Wilayah Terpencil

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) RI memperluas pembangunan atau pengaktifan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga mendekati wilayah desa-desa terpencil. Bupati Mamasa Welem Sambolangi menilai kondisi geografis dan akses jalan di sejumlah wilayah menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan program MBG, khususnya untuk menjangkau anak-anak yang tinggal jauh dari […]

  • 35 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen di Mamuju Tengah, Rudi Salurkan Air Gratis

    35 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen di Mamuju Tengah, Rudi Salurkan Air Gratis

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Kemarau panjang melanda Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian. Puluhan hektare lahan sawah warga di Dusun Tallasak, Desa Tabolang, terancam gagal panen akibat kekurangan air. Sekitar 35 hektare lahan persawahan di wilayah tersebut kini membutuhkan pasokan air untuk mempertahankan tanaman padi. Melihat kondisi tersebut, Rudi […]

  • Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD […]

  • Pasca 14 Siswa Diduga Keracunan MBG di Tabulahan, Operasional SPPG Dihentikan

    Pasca 14 Siswa Diduga Keracunan MBG di Tabulahan, Operasional SPPG Dihentikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Sebanyak 14 siswa SMP Negeri 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dilarikan ke Puskesmas Tabulahan setelah mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (28/9/2026). Dari 14 siswa tersebut, enam orang telah diperbolehkan pulang, sementara delapan siswa lainnya masih menjalani perawatan. Salah satu siswa dilaporkan dirujuk ke […]

expand_less