Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 299
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus.

Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada realisasi belanja barang tahun anggaran 2024.

Dari total pagu belanja sebesar Rp73,5 miliar, ditemukan selisih sebesar Rp1,59 miliar yang hingga kini belum dilengkapi bukti pertanggungjawaban yang sah.

​Secara rinci, BPK mencatat total realisasi belanja barang mencapai Rp73.503.243.235. Namun, dokumen pendukung yang tersedia hanya mampu membuktikan penggunaan dana sebesar Rp71.908.091.237.

​Aktivis mahasiswa Unsulbar, Masdar, menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh pasif dalam menanggapi temuan lembaga auditor negara tersebut. Menurutnya, transparansi anggaran di institusi pendidikan adalah harga mati.

​”Kami mendesak Kejari Majene segera melakukan penyelidikan mendalam. Jangan sampai temuan ini dibiarkan begitu saja hingga menjadi preseden buruk bagi tata kelola keuangan kampus,” ujar Masdar saat dikonfirmasi, Jumat (24/4).

​Ia menambahkan bahwa dana miliaran rupiah tersebut merupakan uang negara yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan pendidikan dan fasilitas mahasiswa secara akuntabel.

​Hingga berita ini diturunkan, para mahasiswa berharap pihak Kejari Majene segera memanggil pihak-pihak terkait di lingkungan rektorat Unsulbar untuk dimintai keterangan.

​”Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut integritas institusi pendidikan tinggi. Jika ada indikasi kerugian negara, harus diproses secara hukum,” tegas Masdar. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Juita

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    Gusti Hermiawan Masih Harus Bersabar Tak Jadi Mengabdi di Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gusti Hermiawan digadang-gadang warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, untuk mengabdi di Pemprov Sulbar mulai di penghujung tahun 2025 ini. Namun apa lacur, hasil akhir fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) yang diikuti oleh Gusti berakhir gagal. Padahal pekan-pekan terakhir dalam proses seleksi jabatan untuk posisi Kepala OPD atau jabatan Eselon […]

  • Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    Fraksi Mahasiswa Soroti Dugaan Korupsi Dinas PU Mamasa, 4 Proyek Jalan Jadi Bidikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik korupsi dan penyimpangan anggaran di lingkup Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa. Ketua Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, secara terbuka melayangkan kecaman terkait pengelolaan anggaran yang dinilai tidak transparan dan berpotensi merugikan keuangan daerah. ​Alim mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi pihaknya, ditemukan pola pengelolaan anggaran yang […]

  • Kasus HIV Tahun 2025 di Sulbar Melonjak, Polman Tertinggi Disusul Mamuju

    Kasus HIV Tahun 2025 di Sulbar Melonjak, Polman Tertinggi Disusul Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat (Sulbar) terus meningkatkan upaya penemuan kasus HIV seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan tes kesehatan. Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan kasus positif baru yang terdeteksi, menyoroti urgensi penanganan di tingkat kabupaten. Pengelola HIV Dinkes Sulbar, Nurul Iman, mengungkapkan bahwa kerja keras dalam skrining dan pelacakan […]

  • Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. ​Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai memimpin Sidang Isbat di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam. ​Dalam keterangannya pada pukul 20:39 WITA, […]

  • DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa memberikan sorotan tajam terhadap semrawutnya tata kelola parkir di sejumlah titik vital pusat kota Mamasa. Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan. Dalam keterangannya, pimpinan legislatif tersebut mengungkapkan bahwa hasil observasi […]

  • Tragis, Lansia Tewas Usai Tabrakan di Depan Puskesmas Wonomulyo

    Tragis, Lansia Tewas Usai Tabrakan di Depan Puskesmas Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Kecelakaan maut yang melibatkan mobil pick-up dan sebuah sepeda motor terjadi di Jalan Poros Trans Sulawesi, tepat di depan Puskesmas Wonomulyo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu (25/4/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WITA. Insiden tersebut merenggut nyawa Djamaluddin (87), pengendara sepeda motor Honda Beat merah dengan nomor polisi DD 2823 UJ. […]

expand_less