Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Cerita IPTU Jafaruddin dan Seratus Penjahat Narkoba yang Diringkusnya

Cerita IPTU Jafaruddin dan Seratus Penjahat Narkoba yang Diringkusnya

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 1.063
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Udara di Kabupaten Majene terasa sedikit berbeda pekan ini. Ada rasa haru yang menyelip di antara rutinitas warga, menyusul kabar bergesernya tugas IPTU Jafaruddin.

Pria yang selama ini dikenal sebagai “momok” bagi para bandar narkoba namun menjadi kawan bagi masyarakat itu, kini harus mengemasi perlengkapannya di Satresnarkoba Polres Majene untuk melanjutkan pengabdian di Polres Polewali Mandar.

Bagi masyarakat Majene, IPTU Safaruddin bukan sekadar nama dalam struktur organisasi kepolisian. Ia adalah sosok yang berhasil mengubah kecemasan orang tua menjadi ketenangan.

Di bawah kepemimpinannya, pemberantasan barang haram di Kota Pendidikan ini tidak lagi hanya sekadar angka di atas kertas, melainkan aksi nyata yang menyentuh akar rumput.

Selama masa jabatannya, IPTU Jafaruddin mencatatkan rekor yang impresif. Kurang lebih seratus pelaku penyalahgunaan narkotika berhasil ia jebloskan ke balik jeruji besi. Namun, yang membuat masyarakat terkesan bukanlah sekadar jumlah penangkapan, melainkan bagaimana ia memperlakukan tugasnya sebagai sebuah amanah moral.

Ia tidak hanya datang dengan borgol, tetapi juga dengan dialog. Jafaruddin dikenal aktif menyisir gang-gang sempit, berdiskusi dengan tokoh pemuda, dan merangkul para orang tua untuk bersama-sama menjaga “benteng” masa depan Majene.

“Peredaran narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan daerah kita. Karena itu, perlu kerja sama semua pihak untuk mencegah dan memberantasnya,” tegas Jafaruddin dalam satu kesempatan, kalimat yang kini membekas sebagai warisan semangat bagi warga.

Sebagai salah satu pusat pendidikan di Sulawesi Barat, Majene memang menjadi sasaran empuk peredaran obat-obatan terlarang. Menyadari hal itu, Jafaruddin tidak hanya fokus pada penindakan.

Ia gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, memastikan para pelajar paham bahwa sekali mencoba narkoba, masa depan taruhannya.

Kini, tugas di tempat baru telah menanti di Polewali Mandar. Meski langkah kakinya berpindah, jejak dedikasi yang ditinggalkan di Majene sulit untuk dihapus.

Masyarakat kini hanya bisa berharap, semangat “perang total” terhadap narkoba yang telah ia nyalakan tidak akan redup sepeninggalannya.

Selamat bertugas di tempat baru, IPTU Jafaruddin. Majene melepasmu dengan doa, Polman menantimu dengan harapan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    • 0Komentar

    BERN, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Swiss memasuki Piala Dunia 2026 dengan status yang sangat berbeda dibanding banyak negara Eropa lainnya. Mereka mungkin tidak memiliki sorotan sebesar England, France atau Spain namun dalam satu dekade terakhir Swiss justru menjadi salah satu tim paling konsisten di sepak bola internasional. Swiss hampir selalu hadir di turnamen besar. Mereka […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kembali dikeluhkan oleh kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram. Selain sulit didapat, harga di tingkat pengecer kini melonjak drastis hingga menembus angka Rp 50.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). ​Kondisi ini memicu kekhawatiran besar, terutama […]

  • Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

    Viral Video Anak Diduga ‘Ngelem’ di Majene, Polisi Tempuh Langkah Pembinaan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video singkat memperlihatkan sekelompok anak di bawah umur diduga tengah menghisap lem (ngelem) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Belakangan diketahui perbuatan tak terpuji itu dilakukan di depan pintu gerbang Kampus STAIN Majene, Kecamatan Banggae, Majene. Video tersebut pertama kali diunggah di platform Facebook dan menunjukkan aktivitas […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah yang menimpa warga, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung di tiga titik lokasi bencana pada Jumat (30/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, serta sejumlah pejabat lintas instansi. Pemerintah daerah tidak datang dengan tangan kosong. Bersama Badan Penanggulangan […]

  • Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung Mamasa – Mamuju kembali tertutup material tanah longsor di di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Material longsor yang menutupi seluruh badan jalan dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (30/4/2026). ​Titik longsor dilaporkan berada di wilayah Bambaam, tepatnya di sekitar area Warung Kejujuran. Akibatnya, […]

  • Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu Minggu

    Dinas Perpustakaan dan Arsip Sulbar Optimalkan Layanan Wisata Pustaka di Hari Sabtu Minggu

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengoptimalkan layanan wisata pustaka dengan membuka dan mengaktifkan berbagai layanan perpustakaan pada hari libur, khususnya Sabtu dan Minggu. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan minat kunjungan masyarakat serta memperkuat budaya literasi di Sulbar. Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, menegaskan bahwa perpustakaan harus […]

expand_less