Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Wakil Ketua DPRD Mamasa Sarankan Pemda Kunci Perencanaan OPD Lewat Tiga Pintu

Wakil Ketua DPRD Mamasa Sarankan Pemda Kunci Perencanaan OPD Lewat Tiga Pintu

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 373
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin, mengkritik pola perencanaan dan penganggaran daerah yang dinilai masih berjalan parsial dan belum terintegrasi antar lembaga kunci.

Ia menegaskan perlunya skema review berantai yang melibatkan Bapperida, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), dan Inspektorat dalam satu alur yang utuh sejak tahap awal perencanaan OPD.

Menurut Arwin, selama ini proses perencanaan cenderung berjalan sendiri-sendiri. Bapperida menyusun arah, OPD merancang program, BPKD mengelola aspek keuangan, sementara Inspektorat baru masuk di tahap pengawasan akhir. Pola seperti ini dinilai membuka ruang ketidaksinkronan, bahkan berpotensi melahirkan belanja yang tidak efektif.

“Kita ingin ada satu rangkaian review yang utuh. Perencanaan harus dikunci dari awal oleh Bapperida, BPKD, dan Inspektorat, bukan berjalan sendiri-sendiri,” ujar Arwin.

Ia menjelaskan, Bapperida harus memastikan setiap program benar-benar selaras dengan dokumen strategis seperti RPJMD, Renja, dan Renstra, sehingga arah pembangunan tidak melenceng. Setelah itu, BPKD berperan menguji kelayakan dan rasionalitas struktur anggaran, termasuk memastikan efisiensi dan konsistensi dalam pengalokasian belanja.

Sementara itu, Inspektorat ditempatkan sebagai pengawal kepatuhan yang memastikan seluruh perencanaan telah sesuai dengan regulasi serta prinsip akuntabilitas. Dengan skema ini, setiap program tidak hanya “benar arah”, tetapi juga “tepat hitung” dan “sesuai aturan”.

Namun, Arwin menilai mekanisme seperti ini belum berjalan optimal. Ia melihat masih adanya celah di mana perencanaan OPD bisa lolos tanpa pengujian menyeluruh, sehingga pola belanja yang tidak berdampak terus berulang dari tahun ke tahun.

Ia kembali menyoroti dominasi belanja rutin seperti makan minum, alat tulis kantor (ATK), dan perjalanan dinas (SPPD) yang kerap muncul dalam rincian kegiatan. Tanpa review terintegrasi, komposisi belanja semacam ini sulit dikendalikan karena tidak ada satu sistem yang secara simultan menguji relevansi, efisiensi, dan kepatuhannya.

“Kalau tidak ada review yang terintegrasi, kita hanya mengulang pola yang sama. Anggaran terserap, tapi manfaatnya tidak maksimal,” kata Arwin.

Dalam pandangannya, persoalan utama bukan pada ketiadaan aturan, melainkan pada lemahnya orkestrasi antar lembaga. Ketika Bapperida, BPKD, dan Inspektorat tidak bekerja dalam satu siklus yang terkoneksi, maka perencanaan kehilangan kontrol sejak awal.

DPRD, kata dia, mendorong agar review berantai ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi ditetapkan sebagai mekanisme wajib dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

Setiap dokumen OPD harus melewati tahapan pengujian berlapis, dari sisi kebijakan, keuangan, hingga kepatuhan, sebelum masuk ke tahap penetapan anggaran.

Arwin menegaskan, titik paling krusial dalam pengelolaan anggaran adalah perencanaan. Jika pada tahap ini sudah lemah, maka pelaksanaan hanya akan memperbesar inefisiensi yang sudah terbentuk sejak awal.

Dengan mendorong integrasi review antara Bapperida, BPKD, dan Inspektorat, DPRD Mamasa ingin memastikan bahwa anggaran daerah tidak lagi disusun secara administratif semata, tetapi melalui proses yang ketat, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Dukcapil Sulbar Ditahan, Gubernur Tunjuk Utari Sagena sebagai Plh

    Kadis Dukcapil Sulbar Ditahan, Gubernur Tunjuk Utari Sagena sebagai Plh

    • 0Komentar

    MAMUJU,Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menunjuk Utari Sagena yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Barat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Dukcapil Pemprov Sulbar. Penunjukan tersebut dilakukan menyusul Kepala Dinas Dukcapil Sulbar, Muhammad Ilham Borahima, yang resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar pada Kamis, 18 […]

  • Bukan Sekadar Serapan Karbon: Proposal FOLU Sulbar Rancang Manfaat Ekonomi Langsung untuk Komunitas Lokal

    Bukan Sekadar Serapan Karbon: Proposal FOLU Sulbar Rancang Manfaat Ekonomi Langsung untuk Komunitas Lokal

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional. Forum ini menjadi momentum penting bagi Sulbar untuk memperkuat komitmen penurunan emisi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat desa hutan melalui skema Perhutanan Sosial. Hal ini telah menjadi […]

  • Aktivis Mamasa Desak Polda Sulbar Transparan Terkait Aduan Kasus Hotel Nusantara

    Aktivis Mamasa Desak Polda Sulbar Transparan Terkait Aduan Kasus Hotel Nusantara

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aliansi Aktivis Mamasa mempertanyakan tindak lanjut dan perkembangan penanganan kasus dugaan pelanggaran hukum oleh pihak Hotel Nusantara Mamasa yang telah diadukan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar). ​Hingga saat ini, pihak pelapor mengaku belum mendapatkan kejelasan maupun informasi resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan aduan tersebut. Ketiadaan informasi ini memicu tanda […]

  • Empat Nama Lolos Seleksi Administrasi Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi

    Empat Nama Lolos Seleksi Administrasi Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) tahun 2026, Rabu (14/1/2026). Pengumuman tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor: 900.1.13.2/002/Pansel-BUMD/I/2026. Proses seleksi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan direksi di perusahaan daerah tersebut setelah masa jabatan sebelumnya berakhir. Dari hasil verifikasi […]

  • Blankspot Sulbar Terus Menyusut, KominfoSS Intens Koordinasi ke Pusat

    Blankspot Sulbar Terus Menyusut, KominfoSS Intens Koordinasi ke Pusat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Area blankspot di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan tren penurunan seiring langkah intensif yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulbar bersama pemerintah pusat dan operator telekomunikasi. Upaya ini menjadi bagian dari percepatan pemerataan akses jaringan 4G hingga ke wilayah terpencil. KominfoSS Sulbar merujuk data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) […]

  • Gubernur Sulbar Desak Relaksasi UU HKPD: Hindari Risiko ‘Shutdown’ Daerah

    Gubernur Sulbar Desak Relaksasi UU HKPD: Hindari Risiko ‘Shutdown’ Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengungkap kekhawatirannya terhadap ancaman krisis fiskal yang membayangi daerah. Hal ini dipicu pemberlakuan Pasal 146 UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen pada tahun 2027. ​Dalam audiensi bersama organisasi kepemudaan (OKP) […]

expand_less