Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan

Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 418
  • comment 1 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Ada banyak cara dilakukan warga untuk menarik perhatian pemerintah terkait infrastruktur yang terbengkalai.

Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sebuah pamflet undangan kegiatan penggalangan dana mendadak viral karena metodenya yang tak lazim yakni menyelenggarakan sabung ayam.

​Pamflet yang bertajuk “Sabung Ayam Pencarian Dana” tersebut secara spesifik ditujukan untuk pembangunan jalan poros di Desa Taupe.

Langkah ekstrem ini diambil warga sebagai bentuk protes sekaligus solusi mandiri atas kondisi jalan yang diklaim tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mamasa.

​”Kami Tidak Dukung Perjudian, Kami Butuh Jalan”, tulis keterangan dalam pamflet yang beredar di grup whatsapp Mamasa, Jumat (1/05/2026).

​Yang menarik, penyelenggara menyematkan pesan terbuka yang cukup menohok dalam undangan tersebut.

Mereka menegaskan bahwa aksi ini bukanlah bentuk dukungan terhadap praktik perjudian, melainkan murni dorongan kebutuhan akan akses jalan yang layak.

​”Kami masyarakat Desa Taupe tidak mendukung perjudian, tetapi kami sangat membutuhkan infrastruktur jalan yang baik,” tulis pesan dalam pamflet tersebut.

​Dalam pamflet yang didominasi ilustrasi ayam petarung dan warga yang bergotong royong itu, disebutkan bahwa target dana yang dibutuhkan mencapai Rp1.000.000.000 (1 Miliar Rupiah).

​Meski waktu dan tempat pelaksanaan tertulis masih “Belum ditentukan”, namun nomor kontak informasi atas nama Utoh (085280832343) sudah tercantum bagi siapa saja yang ingin mencari tahu lebih lanjut atau berpartisipasi.

​Aksi ini dinilai banyak pihak sebagai sindiran keras atau “satire” kepada pemerintah daerah.

Dengan memilih kegiatan sabung ayam—yang secara hukum dilarang namun populer di beberapa kalangan masyarakat—warga seolah ingin menunjukkan keputusasaan mereka dalam membiayai pembangunan fasilitas publik yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mamasa terkait viralnya rencana penggalangan dana unik dar warga Desa Taupe ini.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beredar Pamflet Desak Polres Mamasa Periksa Sopir Ibu Bupati Terkait Dugaan Nota Fiktif

    Beredar Pamflet Desak Polres Mamasa Periksa Sopir Ibu Bupati Terkait Dugaan Nota Fiktif

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Beredar unggahan melalui pamflet berisi desakan kepada Polres Mamasa untuk memeriksa seorang oknum sopir dinas berinisial S mendadak ramai di media sosial Facebook. Pamflet tersebut diunggah oleh akun Peserta Anonim di grup Facebook WARKOP to MAMASA, pada Minggu (9/8/2026). Dalam pamflet itu, terpampang tulisan berukuran besar mendesak Polres Mamasa memeriksa sopir Ibu […]

  • Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    • 0Komentar

    MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memperkuat infrastruktur di wilayah pedesaan dengan merencanakan pemasangan 100 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan akses penerangan hingga ke pelosok daerah. Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Maros telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan […]

  • Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Mamuju Dibekuk Polisi

    Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Mamuju Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang pria di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) berinisial SD (35) dibekuk polisi lantaran diduga rudapaksa anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan oleh personil Polsek Kalumpang, Rabu, 17 Desember 2025 kemarin. Korban masih berumur 15 tahun, yang merupakan warga Sulawesi Barat. Dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan insiden tersebut. […]

  • DPRD Mateng Setujui Raperda APBD Perubahan 2026, Defisit Rp32,41 Miliar

    DPRD Mateng Setujui Raperda APBD Perubahan 2026, Defisit Rp32,41 Miliar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026. Persetujuan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Mateng yang digelar di ruang sidang paripurna, Rabu (23/9/2026). Selanjutnya, Raperda APBD Perubahan 2026 akan memasuki tahapan […]

  • Jembatan Gantung di Indobanua Mamasa Ambruk Diterjang Banjir, 1 Dusun Terisolasi

    Jembatan Gantung di Indobanua Mamasa Ambruk Diterjang Banjir, 1 Dusun Terisolasi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Nasib malang menimpa sekitar 100 jiwa warga Dusun Palado, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.  Akses satu-satunya yang baru saja mereka perbaiki secara swadaya, kini hancur total kembali diterjang banjir luapan Sungai Aralle pada Senin (1/6/2026) malam. Akibatnya, aktivitas perekonomian, pendidikan, hingga akses kesehatan ratusan warga tersebut kini lumpuh total […]

  • Kecelakaan Maut di Poros Majene–Mamuju, Dua Orang Meninggal Dunia

    Kecelakaan Maut di Poros Majene–Mamuju, Dua Orang Meninggal Dunia

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan dan kerumunan warga di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Dusun Lembang, Desa Limbua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat, 19 Desember 2025 sekitar pukul 06.55 WITA pagi tadi. Kecelakaan tragis tersebut melibatkan sebuah mobil truk box Quester nomor Polisi DD 8184 UD, mobil Daihatsu Pick Up Grand […]

expand_less