Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Polisi » Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 475
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian.

Sigit menyatakan dirinya lebih memilih pensiun dan menjadi petani ketimbang harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian jika struktur tersebut dipaksakan.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Sigit mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima pesan singkat yang menawarkan posisi menteri jika Polri bertransformasi di bawah kementerian. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk menjaga muruah institusi sesuai amanat reformasi.

“Hal ini saya tegaskan di hadapan Bapak/Ibu sekalian dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegas Sigit di depan anggota dewan.

Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk kehilangan jabatan demi mempertahankan posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah komando Presiden. Menurutnya, mengubah struktur tersebut justru akan berdampak sistemik pada stabilitas negara.

“Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden atau ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” imbuhnya.

Mantan Kabareskrim ini menilai, meletakkan Polri di bawah kementerian—seperti usulan di bawah Kemendagri—hanya akan melemahkan institusi Polri, negara, bahkan posisi Presiden sendiri.

Sigit memaparkan beberapa poin krusial mengapa Polri harus tetap di bawah Kepala Negara ? Diantaranya:

-Komando langsung di bawah Presiden membuat pergerakan Polri lebih maksimal, fleksibel, dan efisien dalam menjaga keamanan nasional.

-Merujuk pada Pasal 30 ayat 4 UUD 1945, Polri adalah alat negara yang menjunjung keamanan. Hal ini diperkuat oleh TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 yang mengatur kedudukan Polri di bawah Presiden.

-Pasca-reformasi 1998, Polri telah memisahkan diri dari TNI untuk membangun doktrin civilian police yang berfokus pada pelayanan (to serve and protect).

“Polri memiliki doktrin Tata Tentrem Kerta Raharja, bukan to kill and destroy. Inilah yang membedakan TNI dan Polri. Dengan kondisi yang ada, posisi Polri sangat ideal apabila tetap seperti saat ini,” pungkas Jenderal Sigit.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamasa Salurkan 15 Ribu Benih Ikan dan Pupuk di Tawalian

    Pemkab Mamasa Salurkan 15 Ribu Benih Ikan dan Pupuk di Tawalian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi meluncurkan Program Bantuan Benih Ikan Nila dan Ikan Mas Tahun Anggaran 2026. Agenda peluncuran ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara langsung kepada kelompok tani di Dusun Pallu, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Rabu (18/2/2026). ​Melalui Dinas Perikanan, pemerintah menyalurkan sedikitnya 15.000 bibit ikan yang menyasar tiga kelompok budidaya. Diantarnya, […]

  • Yakub Tato’ Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Mamasa, Taslim Tammauni Tekankan Sinergi

    Yakub Tato’ Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Mamasa, Taslim Tammauni Tekankan Sinergi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mamasa resmi memulai babak baru. Yakub Tato’ secara resmi dilantik sebagai Ketua Kadin Kabupaten Mamasa untuk masa bakti 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Kediaman Taslim Tammauni, Kabupaten Mamuju, pada Jumat (15/5/2026) malam, sekitar pukul 20.30 WITA. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh […]

  • Sean dari Mamasa Kota Raih Gelar Mamasa Idol Junior 2026, Ini Profilnya

    Sean dari Mamasa Kota Raih Gelar Mamasa Idol Junior 2026, Ini Profilnya

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Panggung Mamasa Idol Junior 2026 akhirnya menemukan pemilik suara terbaik. Sean, peserta asal Mamasa Kota, dinobatkan sebagai pemenang setelah melewati rangkaian kompetisi yang berlangsung sejak Juli 2026. Malam penentuan berlangsung di Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sabtu (19/9/2026) malam. Dari puluhan peserta yang mengikuti audisi sejak awal, kompetisi mengerucut menjadi tiga […]

  • Tingkatkan Transparansi Data, Disdikbud Mamasa Gelar Pelatihan ARKAS, SIPlah, dan Dapodik 2026

    Tingkatkan Transparansi Data, Disdikbud Mamasa Gelar Pelatihan ARKAS, SIPlah, dan Dapodik 2026

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka kegiatan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Bidang Pendidikan bagi lembaga PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF). Kegiatan yang fokus pada optimalisasi aplikasi ARKAS, SIPlah, dan Dapodik ini berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (12-13 Mei 2026), bertempat di Aula Perpustakaan Kabupaten Mamasa. ​Pelatihan […]

  • Pengetatan Regulasi Sawit di Sulawesi Barat, Ini Kata Wagub Salim

    Pengetatan Regulasi Sawit di Sulawesi Barat, Ini Kata Wagub Salim

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) secara tegas menyatakan bahwa setiap inisiatif pengembangan perkebunan kelapa sawit dan rencana pembebasan lahan di masa mendatang wajib melalui kajian yang matang dan komprehensif. Keselamatan dan perlindungan terhadap masyarakat ditempatkan sebagai prinsip fundamental dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Sebagaimana diutarakan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, […]

  • Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    Rekonsiliasi Keuangan SKPD Sulbar: BPKAD Kawal Akuntabilitas

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rekonsiliasi laporan keuangan SKPD Tahun Anggaran 2025 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan akan berlangsung selama 5 hari, mulai 19 hingga 23 Januari 2026, bertempat di ruang […]

expand_less