Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Polisi » Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian.

Sigit menyatakan dirinya lebih memilih pensiun dan menjadi petani ketimbang harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian jika struktur tersebut dipaksakan.

Pernyataan keras tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Sigit mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima pesan singkat yang menawarkan posisi menteri jika Polri bertransformasi di bawah kementerian. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk menjaga muruah institusi sesuai amanat reformasi.

“Hal ini saya tegaskan di hadapan Bapak/Ibu sekalian dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegas Sigit di depan anggota dewan.

Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk kehilangan jabatan demi mempertahankan posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah komando Presiden. Menurutnya, mengubah struktur tersebut justru akan berdampak sistemik pada stabilitas negara.

“Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden atau ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,” imbuhnya.

Mantan Kabareskrim ini menilai, meletakkan Polri di bawah kementerian—seperti usulan di bawah Kemendagri—hanya akan melemahkan institusi Polri, negara, bahkan posisi Presiden sendiri.

Sigit memaparkan beberapa poin krusial mengapa Polri harus tetap di bawah Kepala Negara ? Diantaranya:

-Komando langsung di bawah Presiden membuat pergerakan Polri lebih maksimal, fleksibel, dan efisien dalam menjaga keamanan nasional.

-Merujuk pada Pasal 30 ayat 4 UUD 1945, Polri adalah alat negara yang menjunjung keamanan. Hal ini diperkuat oleh TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 yang mengatur kedudukan Polri di bawah Presiden.

-Pasca-reformasi 1998, Polri telah memisahkan diri dari TNI untuk membangun doktrin civilian police yang berfokus pada pelayanan (to serve and protect).

“Polri memiliki doktrin Tata Tentrem Kerta Raharja, bukan to kill and destroy. Inilah yang membedakan TNI dan Polri. Dengan kondisi yang ada, posisi Polri sangat ideal apabila tetap seperti saat ini,” pungkas Jenderal Sigit.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Hari Lahir Pancasila, Bupati Mamasa Serukan ASN Komitmen Pulihkan Daerah

    Refleksi Hari Lahir Pancasila, Bupati Mamasa Serukan ASN Komitmen Pulihkan Daerah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kondosapata’, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) pagi.  Momen krusial ini dimanfaatkan Bupati Mamasa untuk menyerukan komitmen bersama dalam memulihkan dan memajukan daerah. Upacara dimulai tepat pukul 08.16 WITA saat Komandan Upacara, Letda Inf. Safar Mahaluddin, menyiapkan barisan.  Bertindak […]

  • Gubernur Sulbar: Bank SULSELBAR Harus Dukung Program MBG dan UMKM

    Gubernur Sulbar: Bank SULSELBAR Harus Dukung Program MBG dan UMKM

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menghadiri peresmian gedung kantor PT. Bank SULSELBAR Cabang utama Mamuju di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Mamuju pada, Kamis 15 Januari 2026. Peresmian gedung kantor PT Bank Sulselbar tersebut dirangkaikan dengan ulang tahunnya yang ke-65. Dalam sambutannya Gubernur, Suhardi Duka menyampaikan bahwa Bank BPD adalah mitra pemerintah daerah […]

  • Cerita IPTU Jafaruddin dan Seratus Penjahat Narkoba yang Diringkusnya

    Cerita IPTU Jafaruddin dan Seratus Penjahat Narkoba yang Diringkusnya

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Udara di Kabupaten Majene terasa sedikit berbeda pekan ini. Ada rasa haru yang menyelip di antara rutinitas warga, menyusul kabar bergesernya tugas IPTU Jafaruddin. Pria yang selama ini dikenal sebagai “momok” bagi para bandar narkoba namun menjadi kawan bagi masyarakat itu, kini harus mengemasi perlengkapannya di Satresnarkoba Polres Majene untuk melanjutkan pengabdian […]

  • Hujan Gol di Manakarra: Persimaju Menari, PS Matra Kalah 0-7

    Hujan Gol di Manakarra: Persimaju Menari, PS Matra Kalah 0-7

    • 1Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Sore di Stadion Manakarra tak sekadar menghadirkan pertandingan, melainkan sebuah kisah tentang kejayaan yang kembali bersinar. Dalam lanjutan Piala Gubernur Sulawesi Barat Liga 4, Persimaju Mamuju tampil bak badai yang tak terbendung, menghancurkan PS Matra dengan skor telak 7-0. 21 April 2026. Persimaju bukan sekadar tim biasa. Mereka adalah klub legenda […]

  • Pemkab Mamasa Buka Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    Pemkab Mamasa Buka Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Mamasa. Pengumuman seleksi tersebut disampaikan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama pada 10 Februari 2026 dan dilaksanakan secara terbuka serta kompetitif. Dalam surat pengumuman, Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Mamasa, Herdin Ismail, mengatakan seleksi ini […]

  • Pengetatan Regulasi Sawit di Sulawesi Barat, Ini Kata Wagub Salim

    Pengetatan Regulasi Sawit di Sulawesi Barat, Ini Kata Wagub Salim

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) secara tegas menyatakan bahwa setiap inisiatif pengembangan perkebunan kelapa sawit dan rencana pembebasan lahan di masa mendatang wajib melalui kajian yang matang dan komprehensif. Keselamatan dan perlindungan terhadap masyarakat ditempatkan sebagai prinsip fundamental dalam setiap proses pengambilan kebijakan. Sebagaimana diutarakan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, […]

expand_less