Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

  • account_circle Amr
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 234
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih rinci.

“Pertama kita cari akar masalahnya, bisa saja banyak terjadi, saya belum mendapatkan laporan berapa bangku yang tersedia di SMP kelas 3 dengan bangku yang tersedia di SMA dan SMK, nah kalau itu selisih berarti itu salah satu akibatnya adalah sarana, tapi kalau ternyata seimbang berarti ada masalah apakah persoalan ekonomi, ataukah persoalan mental, bisa juga persoalan tenaga kerja,” tutur Suhardi Duka, Selasa 13 Januari 2026.

Kalau gambaran dasarnya sudah jelas, kata dia, intervensi program yang dijalankan dipastikan lebih tepat sasaran.

“Kalau semua itu bisa ketahui barulah di situ kita bisa mengambil kebijakan-kebijakan apa yang kita intervensi,” jelas SDK.

SDK mengatakan, anak putus sekolah bukan persoalan kecil. Masalah itu tak boleh dibiarkan berlarut, olehnya itu ia telah memerintahkan dinas terkait untuk segera menelusuri penyebab anak putus sekolah.

“APS, Anak putus sekolah, itu adalah masalah dan tak boleh dibiarkan terus menerus seperti itu, dengan demikian upaya untuk meningkatkan IPM kita bisa kita naikkan,” jelasnya.

Tahun 2025 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulbar memang naik satu poin, tapi SDK bilang capaian itu bisa lebih baik kalau APS ditangani serius. Ia menargetkan angka IPM bisa bergerak ke kisaran 75–76.

Baru-baru ini, dalam pertemuan bersama Komisi IV DPRD Sulbar dan Dinas Pendidikan, muncul usulan pembentukan tim khusus untuk mengusut penyebab utama APS.

Suhardi Duka menerima ide tersebut dan menilai langkah ini bisa mempercepat temuan di lapangan mulai dari situasi sekolah, kondisi ekonomi keluarga, hingga faktor sosial yang membuat anak tak melanjutkan pendidikan.

“Boleh, boleh kita bentuk itu tim, apakah tim terpadu pemerintah atau melibatkan kabupaten, melibatkan lembaga sosial bisa juga, saya sambut baik,” ujarnya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    Berikut Daftar Nama dan Jabatan 8 Pejabat Eselon II Mamasa yang Baru Dilantik!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, resmi melantik delapan Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II) hasil seleksi terbuka LAN RI Makassar dalam prosesi khidmat di Tribun Lapangan Kondosapata, Jumat (10/04/2026). Dalam arahannya, Bupati menekankan agar para pejabat baru lebih aktif bekerja di lapangan daripada menghabiskan waktu di balik meja. ​Berikut daftar delapan pejabat eselon II […]

  • Nelayan Hilang di Majene Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Radius Pencarian

    Nelayan Hilang di Majene Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Radius Pencarian

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan terjatuh di Perairan Majene, Sulawesi Barat, kini memasuki hari keempat pada Minggu (01/2/2026). Namun hingga saat ini keberadaan korban belum ditemukan dan upaya penyisiran terus diintensifkan. Diketahui korban bernama Muh. Rifai (32), seorang warga Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene. Ia […]

  • Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan dunia ilmiah internasional. Berdasarkan laporan terbaru dari Komite Ilmiah PBB untuk Efek Radiasi Atom (UNSCEAR) tahun 2024, Mamuju tercatat memiliki tingkat paparan radiasi alam yang jauh melampaui rata-rata global. ​Dalam laporan bertajuk UNSCEAR 2024 Report – Annex B, Mamuju resmi dikategorikan sebagai High Natural Background […]

  • Jejak Kasih di Tanah Mamasa, Manifestasi Iman Melalui Aksi Nyata GMKI

    Jejak Kasih di Tanah Mamasa, Manifestasi Iman Melalui Aksi Nyata GMKI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Tawalian, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) yang teduh, sebuah komitmen mulia dipancangkan. Perayaan Natal Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) 2025 tidak sekadar bertumpu pada kemegahan seremoni, melainkan membumi melalui tindakan filantropis yang menyentuh sanubari umat di Jemaat Sadabossa. Hari ini menjadi momentum sakral saat batu pertama pembangunan Gereja […]

  • Tifatul Sembiring: Meniti Jejak Kaki Telanjang, Merajut Diplomasi Pantun di Kursi Menteri

    Tifatul Sembiring: Meniti Jejak Kaki Telanjang, Merajut Diplomasi Pantun di Kursi Menteri

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Jika panggung politik tanah air kerap dianggap sebagai arena yang kaku dan penuh ketegangan, maka Tifatul Sembiring adalah anomali yang menyegarkan. Pria yang akrab disapa Bang Tif ini merupakan representasi unik dari dualisme identitas: seorang teknokrat komputer yang fasih berbicara algoritma, sekaligus sastrawan tradisional yang menyandang gelar adat Datuak Tumangguang. Dari Tanah […]

  • Jembatan S. Nipa-Nipa Batas Tapalang – Tapalang Barat Capai 100%

    Jembatan S. Nipa-Nipa Batas Tapalang – Tapalang Barat Capai 100%

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pekerjaan fisik Jembatan S. Nipa-Nipa yang menghubungkan wilayah Tapalang – Tapalang Barat kini telah mencapai 100 Persen progres melalui program Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) BPBD Sulawesi Barat (Sulbar). Infrastruktur strategis ini menjadi salah satu titik penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat akses evakuasi dan logistik kebencanaan di Kabupaten Mamuju. Jembatan […]

expand_less