Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Kembali Beroperasi, Warga Soroti Aktivitas Galian C di Kambunong Mamuju Tengah 

Kembali Beroperasi, Warga Soroti Aktivitas Galian C di Kambunong Mamuju Tengah 

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Aktivitas pertambangan galian C di Dusun Tobinta, Desa Kambunong, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kembali berlangsung setelah sebelumnya sempat berhenti.

Kembali beroperasinya kegiatan pengambilan material tersebut kini menjadi perhatian sejumlah warga.

Mereka mempertanyakan keterbukaan terkait legalitas usaha, perizinan pertambangan, dokumen lingkungan, hingga sejauh mana masyarakat sekitar telah dilibatkan dalam proses sosialisasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, material hasil kegiatan galian C tersebut digunakan untuk kebutuhan timbunan reklamasi pantai serta pembangunan fasilitas pelabuhan.

Namun, sebagian warga mengaku belum mendapatkan penjelasan secara terbuka mengenai izin maupun dokumen lingkungan yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan tersebut.

Seorang warga Desa Kambunong yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, aktivitas tambang juga menimbulkan persoalan debu karena lokasi kegiatan berada tidak jauh dari Jalan Trans Sulawesi dan kawasan permukiman.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup mengganggu, terlebih saat ini wilayah Mamuju Tengah tengah memasuki musim kemarau.

“Kami hanya meminta pengelola dan pemilik perusahaan melakukan sosialisasi terkait AMDAL kepada masyarakat, karena masih banyak warga yang bertanya-tanya,” ujarnya kepada media ini melalui WhatsApp, Kamis (27/8/2026).

Selain persoalan dokumen lingkungan, warga juga mempertanyakan komunikasi antara pihak pengelola kegiatan dengan pemerintah desa setempat.

Ia mengaku belum mengetahui adanya koordinasi langsung antara pengelola tambang dengan Pemerintah Desa Kambunong. “Tidak tahu siapa, karena tidak pernah menghadap ke desa,” katanya.

Warga berharap pemerintah maupun instansi teknis dapat memberikan penjelasan mengenai status perizinan dan dokumen lingkungan kegiatan tersebut.

Mereka menilai keterbukaan informasi penting agar tidak muncul keresahan di tengah masyarakat. Bahkan, warga menyatakan akan menempuh jalur aksi apabila persoalan tersebut tidak mendapatkan kejelasan.

“Kalau persoalan izin tidak bisa transparan kepada masyarakat, maka akan diadakan demo dan ditutup aktivitasnya sepenuhnya,” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, warga mendesak pemerintah daerah, instansi terkait, serta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan di lapangan.

Pemeriksaan diharapkan mencakup legalitas kegiatan pertambangan, kesesuaian dokumen lingkungan, serta potensi dampak aktivitas tambang terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak pengelola maupun pemilik kegiatan galian C terkait izin pertambangan, dokumen lingkungan, penggunaan material, serta tudingan belum adanya koordinasi dengan pemerintah desa.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program MCSP KPK, Bapperida Sulbar Percepat Proyek Strategis Daerah

    Dukung Program MCSP KPK, Bapperida Sulbar Percepat Proyek Strategis Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan penetapan sepuluh proyek strategis daerah tahun 2026 melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang digagas […]

  • Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Harga komoditas beras jenis premium di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dilaporkan mengalami kenaikan signifikan sejak sepekan terakhir. Saat ini, harga beras berkualitas tinggi tersebut telah menembus angka Rp 15.000 per liter. ​Sebelum melonjak, harga beras premium di pasaran lokal terpantau masih berkisar antara Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per liter. ​Salah seorang […]

  • PKC PMII Sulbar Desak APH dan Ombudsman Usut Dugaan Penggunaan Solar pada Proyek Sekolah Rakyat

    PKC PMII Sulbar Desak APH dan Ombudsman Usut Dugaan Penggunaan Solar pada Proyek Sekolah Rakyat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id, — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Barat untuk usut dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga tidak sesuai peruntukan dalam pengerjaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat. Desakan tersebut disampaikan Ketua Bidang Hukum, […]

  • Gubernur Sulbar Resmikan Edaran Optimalisasi Zakat Bagi ASN Muslim 2,5 Persen 

    Gubernur Sulbar Resmikan Edaran Optimalisasi Zakat Bagi ASN Muslim 2,5 Persen 

    • 0Komentar

      Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) secara resmi menerbitkan regulasi strategis guna mengoptimalkan penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar). Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 55 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat 2,5% bagi Aparatur […]

  • Kondisi Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Buruk dan Dikeluhkan Warga

    Kondisi Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Buruk dan Dikeluhkan Warga

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kondisi jalan Trans Sulawesi di Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kian memprihatinkan.  Proyek perbaikan jalan berupa pengerukan (patching) yang dibiarkan terbengkalai berlarut-larut kini dikeluhkan warga karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Ketua Pemuda Desa Tabolang, Dirham, mengungkapkan kekesalannya terhadap pihak terkait yang dinilai lamban menangani persoalan […]

  • Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

    Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

    • 0Komentar

    PALU, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail (RI), Sabtu (31/1/2026). Penahanan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali tahun anggaran 2024 yang merugikan negara sebesar Rp9 miliar. RI, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulteng, tiba di […]

expand_less