Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Terlilit Utang, Pemuda di Polman Rekayasa Laporan Begal dan Lukai Diri Sendiri

Terlilit Utang, Pemuda di Polman Rekayasa Laporan Begal dan Lukai Diri Sendiri

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
  • visibility 354
  • comment 1 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) sempat digemparkan oleh kabar aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pemuda di Kecamatan Campalagian pada Selasa malam (14/4/2026).

Namun, setelah diselidiki pihak kepolisian, peristiwa tersebut dipastikan hanyalah rekayasa atau hoaks yang dibuat oleh korban sendiri.

​Kapolsek Campalagian, IPTU H. Harifuddin, mengungkapkan bahwa pelaku rekayasa tersebut adalah seorang pria bernama Arham (24).

Awalnya, Arham mengaku menjadi korban pencurian dengan kekerasan oleh tiga orang bersenjata tajam yang mengendarai dua sepeda motor sekitar pukul 21.30 WITA.

​Motif Terlilit Utang dan Pinjol

​Berdasarkan pemeriksaan intensif oleh personel Polres Polman dan Polsek Tinambung, terungkap bahwa motif di balik laporan palsu tersebut adalah masalah ekonomi.

Arham mengaku tertekan karena memiliki tumpukan utang yang totalnya mencapai Rp6,8 juta.

​”Faktanya, yang bersangkutan merasa takut kepada keluarganya karena terlilit utang. Ia memiliki pinjaman di Kabupaten Sidrap sebesar Rp6 juta dengan jaminan sepeda motornya yang sudah digadaikan sejak Maret lalu, serta pinjaman online (pinjol) sebesar Rp800 ribu,” ujar IPTU H. Harifuddin.

​Untuk meyakinkan pihak kepolisian dan keluarganya, Arham melakukan aksi nekat dengan melukai tubuhnya sendiri menggunakan pecahan kaca di sekitar Masjid Raya Wonomulyo. Luka tersebut ia klaim sebagai akibat dari serangan senjata tajam para pembegal.

​Selain itu, Arham juga diketahui sempat meminta uang kepada keluarganya dengan dalih untuk biaya perbaikan ponsel, guna menutupi lubang utang yang menjeratnya.

​Berakhir dengan Surat Pernyataan
​Setelah kebohongannya terungkap, pihak kepolisian segera mengambil langkah pembinaan.

Arham diminta membuat surat pernyataan resmi dan permohonan maaf agar keresahan yang sempat timbul di masyarakat dapat segera diredam.

​Pihak Kepolisian Resor Polman mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum membagikannya ke media sosial.

​”Kami mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Hal ini penting untuk menghindari kepanikan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tutup Kapolsek.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan. Berdasarkan data Sistem Informasi Penyakit Kusta (SIPK) Tahun 2025, angka prevalensi kusta di Provinsi Sulawesi Barat tercatat 1,58 per 10.000 penduduk, dengan total penderita terdaftar sebanyak 230 […]

  • Pantau Harga dan Stok, Bupati Mamasa Minta Pedagang Waspadai Pungli

    Pantau Harga dan Stok, Bupati Mamasa Minta Pedagang Waspadai Pungli

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pasar sementara Kota Mamasa pada Senin (26/01/2026). Didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Syukur dan unsur Forkopimda, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok sekaligus menyerap aspirasi para pedagang. Dalam kunjungannya, Bupati Welem berdialog langsung dengan sejumlah pedagang mengenai ketersediaan stok […]

  • Menggali Potensi SDA Sulawesi Barat, Antara Kekayaan Alam dan Tantangan Pengelolaan : Ada Lirikan Investor Cina

    Menggali Potensi SDA Sulawesi Barat, Antara Kekayaan Alam dan Tantangan Pengelolaan : Ada Lirikan Investor Cina

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di kawasan timur Indonesia. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, hingga pertambangan, yang menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di sektor pertanian dan perkebunan, Sulawesi Barat tercatat sebagai […]

  • Satu Rumah Rusak Akibat Pohon Tumbang, Polres Majene Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan AP. Pettarani

    Satu Rumah Rusak Akibat Pohon Tumbang, Polres Majene Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan AP. Pettarani

    • 0Komentar

    Majene- Sulbarupdate.id – Sebuah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa pohon tumbang yang terjadi pada Senin (22/12/2025). Peristiwa tersebut terjadi di wilayah permukiman warga setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan tersebut sejak siang hari di Jalan AP. Pettarani, Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Senin (22/12/2025). Pohon berukuran besar […]

  • BREAKING NEWS: Karhutla di Mehalaan Mamasa, Api Mendekati Permukiman dan Kantor BKKBN

    BREAKING NEWS: Karhutla di Mehalaan Mamasa, Api Mendekati Permukiman dan Kantor BKKBN

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kali ini, kebakaran dilaporkan terjadi di Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, tepat di perbatasan Desa Mehalaan dan Desa Saluahok, Jumat (23/10/2026). Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lokasi, api terus merambat dan mulai mendekati kawasan permukiman warga. Sejumlah warga setempat berupaya […]

  • WASPADA! Uang Palsu Kembali Beredar di Kabupaten Mamasa

    WASPADA! Uang Palsu Kembali Beredar di Kabupaten Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keresahan melanda warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyusul kembali maraknya peredaran uang palsu di wilayah tersebut. Kasus terbaru dilaporkan terjadi di Dusun Salukona, Desa Minanga, Kecamatan Bambang, yang menyasar sejumlah pedagang kecil. ​Peristiwa tersebut menimpa dua toko kelontong sekaligus pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 08.00 WITA. Diduga pelaku diketahui melancarkan aksinya dengan […]

expand_less