Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat

SPPG Mambi Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat

  • account_circle Hamsah
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mambi Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali salurkan MBG, Kamis (10/9/2026).

Penyaluran menjangkau sebanyak 2.520 penerima manfaat.

Kepala SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan, M. Ikbal, mengatakan penyaluran MBG kali ini menyasar dua kelompok utama, yakni satuan pendidikan dan kelompok sasaran 3B yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

“Total penerima manfaat hari ini sebanyak 2.520 orang. Untuk satuan pendidikan terdiri dari 1.666 siswa dan 473 tenaga pendidik, sedangkan kelompok 3B sebanyak 340 penerima manfaat,” kata M. Ikbal.

Menurutnya, penyaluran untuk kelompok satuan pendidikan mencakup 41 satuan pendidikan, mulai dari jenjang TK, PAUD, kelompok bermain, SD, MI, SMP, MTs, SMA hingga SMK.

Sementara untuk kelompok 3B, layanan diberikan melalui enam posyandu, yakni Posyandu Saludurian, Rantebulahan, Salumaka, Salualo, Katiluaan, dan Bambang Buda.

“Dari kelompok 3B itu terdapat 31 ibu hamil, 146 balita dan 157 ibu menyusui,” ujarnya.

Ikbal menjelaskan, menu yang disalurkan terdiri atas nasi putih, ayam goreng sambal, tahu kecap, tumis sawi putih dan labu siam, serta buah semangka kuning.

Komposisi makanan tersebut disesuaikan dengan kelompok penerima manfaat, termasuk kebutuhan gizi anak dan kelompok 3B.

Untuk balita, satu porsi makanan tercatat mengandung 666,6 kilokalori energi, 24,3 gram protein, 43,2 gram lemak, 47,8 gram karbohidrat dan 1,8 gram serat.

Sedangkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui, kandungan energinya mencapai 907,4 kilokalori, dengan 34,7 gram protein, 48,3 gram lemak, 87,5 gram karbohidrat dan 2,4 gram serat.

Adapun kelompok PAUD, KB, TK hingga siswa SD kelas 1–3 memperoleh menu dengan kandungan 716,3 kilokalori energi, 25,4 gram protein, 44 gram lemak, 57,3 gram karbohidrat dan 1,8 gram serat.

Sementara kelompok SD kelas 4–6 hingga SMP, MTs, SMA, SMK dan santri memperoleh menu dengan kandungan 798,6 kilokalori energi, 28,6 gram protein, 46,1 gram lemak, 70,4 gram karbohidrat dan 2,3 gram serat.

Ikbal menambahkan, pihaknya juga menyiapkan sampel makanan untuk dilakukan uji organoleptik. Pada kelompok satuan pendidikan disiapkan 41 sampel, sementara kelompok 3B sebanyak enam sampel.

“Uji organoleptik dilakukan sebagai bagian dari proses pengawasan terhadap makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat,” jelasnya.

  • Penulis: Hamsah
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi “Kandang Gajah” di Timur, PSI Bidik Basis NasDem Sulsel

    Strategi “Kandang Gajah” di Timur, PSI Bidik Basis NasDem Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Peta politik Sulawesi Selatan (Sulsel) menjelang Pemilu 2029 dipastikan memanas. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terbuka mematok target ambisius untuk merebut kemenangan di wilayah yang selama ini menjadi lumbung suara Partai NasDem tersebut. Dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI se-Sulsel dan Sulbar di Makassar, Rabu (28/1), Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memberikan […]

  • Diprotes di Medsos, KONI Mamasa Bantah Atlet Tinju Tak Terima Piagam dan Uang Pembinaan

    Diprotes di Medsos, KONI Mamasa Bantah Atlet Tinju Tak Terima Piagam dan Uang Pembinaan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Informasi mengenai atlet tinju yang disebut tidak menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan setelah mengikuti event tinju di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi sorotan di media sosial (Medsos) Informasi tersebut beredar melalui sejumlah unggahan Facebook dan kemudian dibagikan oleh pengguna media sosial di sejumlah grup. Salah satu unggahan dibuat akun Facebook Sindi […]

  • Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju kembali menjadi sasaran demonstrasi oleh Aliansi Mahasiswa Mamuju (AMM) pada Selasa, 16 Desember 2025. Aksi yang telah memasuki kali keempat ini menuntut penindakan tegas atas dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta pemeriksaan pajak yang dinilai tidak profesional dan tidak berkeadilan terhadap Wajib Pajak (WP) di wilayah […]

  • Peternak Babi Lokal Mamasa Keluhkan Harga Pakan Naik dan Minimnya Pembeli

    Peternak Babi Lokal Mamasa Keluhkan Harga Pakan Naik dan Minimnya Pembeli

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Peternak babi lokal di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, keluhkan kenaikan harga pakan yang tidak diikuti dengan membaiknya harga dan pemasaran ternak. Kondisi tersebut dinilai semakin menekan peternak karena biaya pembesaran dan perawatan babi terus meningkat, sementara penjualan di tingkat lokal disebut masih minim. Salah seorang peternak babi di Mamasa, Hendra, mengatakan harga […]

  • WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    WNA Korea di Pasangkayu Dilaporkan ke Polisi atas Tuduhan Tabrak Rekan

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan, diidentifikasi dengan inisial KW, kini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Pasangkayu, Sulawesi Barat. KW diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan dengan cara menabrakkan mobilnya kepada rekan senegaranya, KI, di sebuah area tambang pasir di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten […]

  • Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis. Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional. Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut. Kepala UPTD KPH […]

expand_less