Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 453
  • comment 0 komentar

SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026).

Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat.

Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak akademik Jokowi selama menempuh pendidikan di Yogyakarta. Ia mengaku telah mengenal Jokowi sejak masa orientasi mahasiswa baru dan sempat menjalani perkuliahan bersama hingga semester lima.

Mustoha menjelaskan bahwa pada masa itu, mahasiswa Fakultas Kehutanan diwajibkan menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan penelitian sebelum menyusun skripsi.

Ia merinci tahapan birokrasi kampus yang berlaku saat itu:
-Mahasiswa menjalani KKN di semester akhir, dilanjutkan penelitian lapangan selama kurang lebih delapan bulan.
-Setelah ujian skripsi, berita acara ujian dan yudisium digabungkan dalam satu proses administrasi sebagai syarat kelulusan.
-Menanggapi isu ijazah, Mustoha menyebut bahwa tidak semua draf skripsi yang tersimpan di perpustakaan memiliki tanda tangan pembimbing, meskipun mahasiswa bersangkutan sudah dinyatakan lulus secara administrasi.

“Secara administrasi mahasiswa dinyatakan lulus setelah menempuh syarat minimal 120 SKS dengan indeks prestasi minimal 2,0,” ujar Mustoha di hadapan majelis hakim.

Meski berada dalam satu angkatan, Mustoha mengungkapkan adanya perbedaan waktu kelulusan antara dirinya dan Jokowi. Berdasarkan keterangannya, Jokowi menyelesaikan studi lebih cepat dan lulus pada tahun 1985, sementara Mustoha baru menyelesaikan studinya pada tahun 1986.

Struktur Akademik dan Kegiatan Non-Akademik

Selain urusan nilai, saksi juga mengklarifikasi mengenai struktur organisasi fakultas. Pada periode tersebut, Fakultas Kehutanan UGM belum menerapkan sistem jurusan formal, melainkan sistem peminatan yang meliputi, Silvikultur, Teknologi Kayu dan Manajemen Kehutanan.

Di luar urusan kelas, Mustoha mengenang Jokowi sebagai mahasiswa yang aktif dalam kegiatan non-akademik, khususnya kegemaran mendaki gunung bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya.

Sidang ini dijadwalkan akan terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan bukti-bukti tambahan dan saksi ahli guna memperjelas duduk perkara gugatan ijazah tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Perdagangan Luar Negeri Sulbar Menguat, Ekspor Dominan Sawit dan Produk Turunannya   

    Kinerja Perdagangan Luar Negeri Sulbar Menguat, Ekspor Dominan Sawit dan Produk Turunannya  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor Sulbar tercatat mencapai US$643,00 juta atau naik 46,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2024. Hal ini juga sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Pancadaya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi […]

  • Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

    Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Nasib nahas menimpa seorang bocah laki-laki berinisial MA (9) di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras saat sedang asyik memancing di saluran irigasi, Kamis pagi (14/5/2026) sekira pukul 07:30 wita. ​Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, peristiwa bermula ketika korban bersama dua […]

  • Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 31 Hewan Kurban hingga Pelosok Mamuju Tengah

    Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 31 Hewan Kurban hingga Pelosok Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.id – Rumah Qur’an Birrul Walidain sukses menggelar penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 31 ekor hewan kurban disalurkan secara tepat sasaran, bahkan hingga menjangkau kawasan pelosok di Kabupaten Mamuju Tengah. ​Pada tahun ini, pihak panitia menerima amanah dari 133 shahibul kurban (orang yang […]

  • Bupati Mateng Dorong Inovasi Pengolahan Sampah, Singgung Teknologi Ubah Plastik Jadi BBM

    Bupati Mateng Dorong Inovasi Pengolahan Sampah, Singgung Teknologi Ubah Plastik Jadi BBM

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, mendorong perangkat daerah untuk terus melahirkan inovasi, khususnya dalam menangani persoalan pengelolaan sampah yang dinilai belum maksimal. Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, mengatakan pengolahan sampah menjadi salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian serius melalui terobosan dan inovasi baru. Hal tersebut disampaikan Arsal […]

  • DPMPTSP Mamuju Tengah Beri Penghargaan kepada Tujuh Pegawai Teladan

    DPMPTSP Mamuju Tengah Beri Penghargaan kepada Tujuh Pegawai Teladan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamuju Tengah, berikan penghargaan kepada tujuh pegawai teladan. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan kinerja mereka dalam menjalankan tugas. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Syukuran CPNS dan Penguatan Budaya Kerja yang digelar DPMPTSP Mamuju Tengah, Rabu (12/8/2026). Kegiatan itu juga […]

  • Usai Kebakaran, SD Inpres Paraili Mamuju Tengah Dapat Dana Revitalisasi Rp1,3 Miliar

    Usai Kebakaran, SD Inpres Paraili Mamuju Tengah Dapat Dana Revitalisasi Rp1,3 Miliar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sekolah Dasar (SD) Inpres Paraili, Desa Paraili, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, mulai berbenah setelah mengalami kebakaran pada 28 Juni 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan dua ruang kelas darurat dan sejumlah fasilitas sekolah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Kini, sekolah tersebut mendapat bantuan revitalisasi senilai Rp1,3 miliar dari Kementerian Pendidikan dan […]

expand_less