Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
  • visibility 402
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Di saat gema orasi tentang kemajuan literasi dan pemerataan akses pendidikan membubung tinggi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sebuah kenyataan getir justru terpotret di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur, yang selama puluhan tahun berdiri sebagai lentera bagi anak-anak berkebutuhan khusus, kini tereduksi menjadi bangunan mati yang terbelit rantai sengketa.

Tepat eforia perayaan Hardiknas menggema di mana-mana, justru sebuah baliho bertuliskan penegasan klaim ahli waris terpampang di gerbang sekolah, memutus seketika hak konstitusional para siswa untuk mengenyam pendidikan.

Penyegelan ini bukan sekadar konflik agraria biasa tetap ia merupakan manifestasi dari rapuhnya perlindungan hukum terhadap aset pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Majene yang kerap dijuluki kota pendidikan itu.

Pihak ahli waris menyatakan bahwa langkah drastis ini diambil sebagai kulminasi dari ketidakpastian penyelesaian status lahan yang telah ditempati selama berdekade.

Ironi visual terekam jelas saat para siswa berpakaian Pramuka hanya mampu berdiri di balik pagar besi, menatap nanar ke arah luar. Bagi mereka, sekolah bukan sekadar gedung tetapi ia adalah ruang aman untuk bertumbuh di tengah keterbatasan.

Namun, ruang aman itu kini tersandera oleh kelalaian administratif birokrasi yang membiarkan api sengketa tetap membara di bawah permukaan selama puluhan tahun.

Kejadian ini merupakan tamparan keras bagi Pemerintah Daerah dan pemangku kebijakan pendidikan di Kabupaten Majene.

Di saat narasi “Pendidikan Inklusif” dan “Merdeka Belajar” gencar dipromosikan, realitas di lapangan justru menunjukkan bahwa kelompok rentan—anak-anak berkebutuhan khusus—menjadi pihak pertama yang dikorbankan ketika benturan kepentingan properti terjadi.

Bagaimana mungkin sebuah institusi pendidikan publik dibiarkan beroperasi selama puluhan tahun tanpa legalitas lahan yang tuntas?

Kelambanan dalam merespons tuntutan ahli waris menunjukkan lemahnya mitigasi konflik terhadap aset-aset strategis negara.

Terhentinya aktivitas belajar mengajar secara mendadak adalah bentuk pengabaian terhadap hak dasar warga negara yang dijamin oleh UUD 1945.

Hardiknas yang seharusnya menjadi momentum refleksi atas kemajuan intelektual bangsa, justru diwarnai oleh drama penyegelan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

Jika di tingkat fundamental seperti kepastian lahan saja pemerintah gagal memberikan jaminan, maka visi besar pendidikan nasional akan terus terganjal oleh persoalan-persoalan klasik yang bersifat struktural.

Pemerintah Kabupaten Majene dan Provinsi Sulawesi Barat kini dituntut untuk segera mengambil langkah taktis—bukan sekadar retorika janji—untuk memastikan para siswa SDLB Lutang tidak kehilangan masa depan mereka hanya karena urusan sengketa tanah yang tak kunjung usai.

Pendidikan adalah investasi peradaban, namun di Majene hari ini, investasi itu sedang digadaikan oleh sengketa lahan yang memilukan.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Aktivitas Orang Asing di Kawasan Hutan Botteng Berseragam Mirip Militer

    Ada Aktivitas Orang Asing di Kawasan Hutan Botteng Berseragam Mirip Militer

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, menyoroti adanya dugaan aktivitas orang asing di kawasan hutan wilayah Taludu, yang kemudian menjadi perhatian publik setelah diunggah melalui akun media sosial miliknya. Sabtu, 4/4/2026. “Orang luar yang tidak bisa berbahasa Indonesia berkeliaran dalam hutan di wilayah Taludu dengan memakai pakaian seragam loreng tentara China. […]

  • Satu Tahun Pemerintahan SDK-JSM, Arah Pembangunan Pariwisata dan Ekraf Makin Terstruktur   

    Satu Tahun Pemerintahan SDK-JSM, Arah Pembangunan Pariwisata dan Ekraf Makin Terstruktur  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang sekaligus menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM). Acara tersebut berlangsung di Masjid Raya Suada Mamuju pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam suasana Ramadan yang sarat makna dan kekhusyukan, Suhardi Duka mengajak seluruh […]

  • Rudi Alfonso Dukung Pembentukan DOB PUS, Siap Kawal hingga Jakarta

    Rudi Alfonso Dukung Pembentukan DOB PUS, Siap Kawal hingga Jakarta

    • 0Komentar

    MAMBI, Sulbarupdate.id — Salah satu tokoh nasional asal Pitu Ulunna Salu (PUS), Rudi Alfonso, silaturrahmi dengan Komite Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten PUS. Pertemuan itu dilaksanakan di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (6/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di tanah kelahiran Rudi Alfonso itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang […]

  • Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa

    Berikut Enam Rekomendasi Wisata Wajib di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, terus memperkokoh posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Barat. Dengan topografi pegunungan yang berada di ketinggian 600 hingga 2.800 meter di atas permukaan laut, daerah ini menawarkan kombinasi unik antara wisata alam yang asri dan kekayaan budaya yang autentik. Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke “Bumi Kondosapata” ini, berikut […]

  • Apel Virtual Pemprov Sulbar, Wagub Minta OPD Perketat Absensi dan Kinerja ASN

    Apel Virtual Pemprov Sulbar, Wagub Minta OPD Perketat Absensi dan Kinerja ASN

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Apel Virtual Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dipusatkan di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 5 Januari 2025. Apel virtual tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, didampingi Wakil Gubernur Salim S. Mengga, Sekretaris Daerah Junda Maulana, serta para asisten dan kepala […]

  • Rumah Panggung Kepala Dusun di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp75 Juta

    Rumah Panggung Kepala Dusun di Majene Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp75 Juta

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Minggu (5/7/2026) sore. Rumah panggung milik Kepala Dusun (Kadus) Parabbaya, Akmal, yang berlokasi di Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, ludes dilahap si jago merah hingga rata dengan tanah. ​Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WITA. Api dengan cepat membesar dan […]

expand_less