Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Polisi » Polresta Mamuju Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

Polresta Mamuju Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
  • visibility 320
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id– Jelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menunjukkan komitmen tegas dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Sebanyak 1.435 botol minuman keras (miras) pabrikan dan 200 liter minuman tradisional jenis ballo dimusnahkan di halaman Mapolsek Mamuju, Selasa (24/2/2026).

​Barang bukti yang dihancurkan tersebut merupakan hasil sitaan dari Operasi Pekat Marano 2026. Operasi ini difokuskan pada pemberantasan penyakit masyarakat, dengan target utama peredaran miras ilegal yang kerap jadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan bahwa pemusnahan ini adalah langkah preventif untuk memastikan ibadah di Bulan Suci Ramadan ini berjalan khusyuk.

​”Tujuan kami adalah menjamin masyarakat dapat menunaikan ibadah puasa dengan aman, tanpa gangguan dari potensi tindakan kriminalitas yang dipicu oleh alkohol,” ujar Ferdyan di sela-sela kegiatan.

​Berdasarkan analisis kepolisian, jumlah miras yang diamankan kali ini tergolong signifikan. Ferdyan memberikan gambaran dampak sosial jika ribuan botol tersebut beredar luas di masyarakat.

​Total Botol: 1.435 botol (Kadar alkohol 20 persen hingga 40 persen).
​Minuman Tradisional: ±200 Liter Ballo/Cap Tikus.

Jika satu liter dikonsumsi empat orang, barang bukti ini berpotensi merusak sekitar 7.000 orang.

​”Ini bukan jumlah kecil. Dampaknya bukan hanya mengganggu ibadah, tetapi juga memicu perkelahian, kecelakaan lalu lintas, hingga kekerasan di jalanan,” tambahnya.

​Kegiatan pemusnahan ini tidak hanya dilakukan oleh aparat kepolisian, tetapi juga disaksikan dan didukung penuh oleh elemen masyarakat.

​Polresta Mamuju memastikan tidak akan memberikan ruang bagi praktik peredaran miras tanpa izin, terutama saat momen sakral keagamaan.

Operasi serupa dipastikan akan terus berlanjut guna menyisir lokasi-lokasi yang terindikasi masih nekat melakukan jual beli miras secara masif.

​Dengan pemusnahan ini, diharapkan stabilitas daerah tetap terjaga sehingga masyarakat Mamuju dapat menjalani rutinitas ibadah dengan tenang dan nyaman khusunya di Bulan Suci Ramadhan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase. Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan. […]

  • BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun di Polman Tewas Tenggelam di Kolam Irigasi

    BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun di Polman Tewas Tenggelam di Kolam Irigasi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berinisial RS (4) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dan tenggelam di kolam irigasi sedalam dua meter pada Senin sore (2/2/2026). ​Insiden memilukan ini terjadi di Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, sekitar pukul 17.00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi […]

  • Oknum Polisi di Polres Mateng Diduga Aniaya Warga Pasangkayu Gegara Mobil

    Oknum Polisi di Polres Mateng Diduga Aniaya Warga Pasangkayu Gegara Mobil

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Seorang warga Desa Bulubonggu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum anggota kepolisian. Terduga pelaku berinisial F, yang diketahui bertugas di Polres Mamuju Tengah (Mateng), diduga melakukan aksi kekerasan tersebut pada Senin (19/1/2026) sore. Kronologi Kejadian Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WITA di sebuah lapangan di Desa […]

  • SPBU Malunda Terbakar Saat Bongkar BBM, Begini Kronologinya!

    SPBU Malunda Terbakar Saat Bongkar BBM, Begini Kronologinya!

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malunda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dilahap si jago merah pada Senin (19/1/2026) malam. Insiden tersebut terjadi saat proses pengisian bahan bakar (bongkar muat) dari truk tangki Pertamina ke tangki penyimpanan bawah tanah (bunker). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 WITA ini sempat memicu kepanikan warga […]

  • Libur Lebaran Idul Adha, Air Terjun Sarambu Liawan Mamasa Padat Pengunjung

    Libur Lebaran Idul Adha, Air Terjun Sarambu Liawan Mamasa Padat Pengunjung

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Momen libur panjang Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi pariwisata di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Pasalnya ratusan pengunjung dari berbagai daerah memadati wisata Air Terjun Sarambu Liawan yang terletak di Kecamatan Sumarorong, Rabu (27/5/2026). Kombinasi udara pegunungan yang sejuk, gemericik air yang menenangkan, serta panorama air terjun yang […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng. Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026). ​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun […]

expand_less