Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Polisi Pastikan Isu Penculikan Anak di Tabang Mamasa Adalah Kesalahpahaman

Polisi Pastikan Isu Penculikan Anak di Tabang Mamasa Adalah Kesalahpahaman

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamasa memastikan bahwa kabar mengenai dugaan penculikan anak di Kecamatan Tabang yang sempat viral di media sosial adalah murni kesalahpahaman.

Hal ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Mamasa, Rabu (13/5/2026).

​Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, menjelaskan bahwa isu yang meresahkan warga tersebut bermula dari insiden yang terjadi di Dusun Rea, Desa Tabang Barat, pada Minggu (10/5/2026).

Setelah dilakukan penyidikan mendalam dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi menemukan fakta bahwa tidak ada unsur pidana penculikan dalam peristiwa tersebut.

​Laporan awalnya diterima oleh personel Polsek Pana terkait dugaan penculikan anak di bawah umur berinisial R (10).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Mamasa sempat mengamankan seorang pria bernama Suprianto sebagai terduga terlapor untuk dimintai keterangan.

Namun menurut Kasat Reskrim, hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi mengungkap fakta yang berbeda.

​Suprianto, yang datang dari Mamuju Tengah untuk mengunjungi kerabatnya di Tabang Barat, melihat anak tersebut sedang berjalan kaki sehingga ia berniat baik untuk mengantarkan R pulang ke rumahnya.

Terjadi kekeliruan komunikasi antara pihak pelapor dan terlapor yang memicu kecurigaan warga sekitar.

​Pihak kepolisian juga menyoroti kondisi psikologis keluarga korban yang saat itu sedang tidak stabil. Pada hari yang sama dengan kejadian, keluarga R baru saja tertimpa musibah tanah lonsor yang mengakibatkan rumah mereka rusak berat.

​”Ibu korban mengalami trauma berat bukan karena aksi penculikan yang nyata, melainkan akibat informasi simpang siur dari masyarakat yang menyebut anaknya akan diculik di tengah kondisi mereka yang baru saja terkena bencana alam,” ujar Kasat Reskrim.

​Mengingat adanya fakta bahwa insiden tersebut adalah kesalahpahaman, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Penyelesaian masalah ini ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan yang disaksikan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.

​Pihak keluarga korban secara resmi meminta kepolisian untuk tidak melanjutkan perkara ini. Saat ini, keluarga fokus pada pemulihan trauma psikologis sang anak dan ibunya pasca-musibah longsor dan kegaduhan informasi yang terjadi.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    IMM Majene Soroti Dugaan Mafia BBM, Desak Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dugaan praktik penyalahgunaan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, Kamis (25/6/2026). Koordinator Lapangan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Majene, Fahrim, mengatakan mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM yang […]

  • Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel Wonomulyo

    Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran melanda satu unit mobil Daihatsu Grandmax Pick Up di Bengkel Agung Pratama Motor yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar pada Jumat pagi. Insiden yang terjadi padaJumat (17/04/2026) sekira pukul 11.00 WITA. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. ​Personel piket […]

  • Idul Adha di Tammerodo, Bupati Majene Gaungkan Semangat “Siwaliparri”

    Idul Adha di Tammerodo, Bupati Majene Gaungkan Semangat “Siwaliparri”

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan warnai pelaksanaan Salat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah 2026 Masehi di Lapangan Sport Center, Dusun Pande-Pandeng, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (27/05/2026). Momentum hari besar bagi seluruh umat Islam ini dihadiri Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri Tammalele, bersama […]

  • Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya. Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu […]

  • Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    Dana Klaim Non Kapitasi Belum di Salurkan, LSM GERAK Desak APH Usut Tuntas Dugaan KKN

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Skandal pengelolaan keuangan daerah kembali mencuat di Kabupaten Mamasa. Puluhan miliar rupiah dana Non Kapitasi (klaim) BPJS Kesehatan yang seharusnya dibayarkan kepada 18 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit hingga kini tidak kunjung disalurkan. Kondisi ini memantik reaksi keras dari LSM GERAK, yang mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera melakukan audit […]

  • Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

    Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Janji fatamorgana rezeki instan dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalumpang, Mamuju, kini berhadapan langsung dengan palu godam penegakan hukum. Setelah sekian lama mencabik akar lingkungan dan mengancam kesejahteraan sosial, praktik ilegal tersebut menjadi target operasi gabungan lintas instansi yang diluncurkan dengan gencar. Beberapa hari lalu tim gabungan—yang terdiri dari […]

expand_less