Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Polisi Pastikan Isu Penculikan Anak di Tabang Mamasa Adalah Kesalahpahaman

Polisi Pastikan Isu Penculikan Anak di Tabang Mamasa Adalah Kesalahpahaman

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamasa memastikan bahwa kabar mengenai dugaan penculikan anak di Kecamatan Tabang yang sempat viral di media sosial adalah murni kesalahpahaman.

Hal ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Mamasa, Rabu (13/5/2026).

​Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, menjelaskan bahwa isu yang meresahkan warga tersebut bermula dari insiden yang terjadi di Dusun Rea, Desa Tabang Barat, pada Minggu (10/5/2026).

Setelah dilakukan penyidikan mendalam dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi menemukan fakta bahwa tidak ada unsur pidana penculikan dalam peristiwa tersebut.

​Laporan awalnya diterima oleh personel Polsek Pana terkait dugaan penculikan anak di bawah umur berinisial R (10).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Mamasa sempat mengamankan seorang pria bernama Suprianto sebagai terduga terlapor untuk dimintai keterangan.

Namun menurut Kasat Reskrim, hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi mengungkap fakta yang berbeda.

​Suprianto, yang datang dari Mamuju Tengah untuk mengunjungi kerabatnya di Tabang Barat, melihat anak tersebut sedang berjalan kaki sehingga ia berniat baik untuk mengantarkan R pulang ke rumahnya.

Terjadi kekeliruan komunikasi antara pihak pelapor dan terlapor yang memicu kecurigaan warga sekitar.

​Pihak kepolisian juga menyoroti kondisi psikologis keluarga korban yang saat itu sedang tidak stabil. Pada hari yang sama dengan kejadian, keluarga R baru saja tertimpa musibah tanah lonsor yang mengakibatkan rumah mereka rusak berat.

​”Ibu korban mengalami trauma berat bukan karena aksi penculikan yang nyata, melainkan akibat informasi simpang siur dari masyarakat yang menyebut anaknya akan diculik di tengah kondisi mereka yang baru saja terkena bencana alam,” ujar Kasat Reskrim.

​Mengingat adanya fakta bahwa insiden tersebut adalah kesalahpahaman, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Penyelesaian masalah ini ditandai dengan penandatanganan surat pernyataan yang disaksikan oleh tokoh masyarakat dan pemerintah setempat.

​Pihak keluarga korban secara resmi meminta kepolisian untuk tidak melanjutkan perkara ini. Saat ini, keluarga fokus pada pemulihan trauma psikologis sang anak dan ibunya pasca-musibah longsor dan kegaduhan informasi yang terjadi.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebuah Minibus Terguling di Poros Mamuju – Majene, Diduga Sopir Ngantuk

    Sebuah Minibus Terguling di Poros Mamuju – Majene, Diduga Sopir Ngantuk

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Poros Majene-Mamuju, tepatnya di samping Kantor Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Sebuah minibus merek Toyota Rush berwarna silver coklat dengan nomor polisi KT 1537 SR dilaporkan terguling setelah kehilangan kendali. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut melaju dari […]

  • Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    Jelang Idul Adha, Harga Cabai Besar di Majene Meroket, Tembus Rp80 Ribu Perkilo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasar Sentral Majene, Lingkungan Pakkola, Kecamatan Banggae Kabupaten Majene Sulawesi Barat mulai mengalami kenaikan, Sabtu (23/5/2026). Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling tinggi adalah cabai besar yang kini menembus harga Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp35 ribu per […]

  • Eks Ketua DPRD Mamuju Azwar Habsi Jadi Tersangka Korupsi Dana Makan-Minum

    Eks Ketua DPRD Mamuju Azwar Habsi Jadi Tersangka Korupsi Dana Makan-Minum

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Mantan Ketua DPRD Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Azwar Anshari Habsi, kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran makan dan minum tahun anggaran 2022-2023. Kasus ini menambah panjang daftar kontroversi politisi tersebut setelah sebelumnya sempat didera konflik internal yang berujung pada pencopotan dirinya oleh Partai NasDem. ​Ditreskrimsus Polda Sulbar menetapkan […]

  • Jelang Bulan Suci Ramadan, Pemkesra Sulbar Mulai Persiapan untuk Safari

    Jelang Bulan Suci Ramadan, Pemkesra Sulbar Mulai Persiapan untuk Safari

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Plt. Kepala Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mengikuti Rapat Persiapan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dipimpin oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, pada Rabu (7/1/2026). Rapat tersebut dilaksanakan sebagai langkah awal dalam mematangkan perencanaan dan koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan Safari Ramadan berjalan tertib, […]

  • Siswa SMPN 1 Mamasa Eksplorasi Budaya di Pameran Bulan Mamase

    Siswa SMPN 1 Mamasa Eksplorasi Budaya di Pameran Bulan Mamase

    • 0Komentar

    MAMASA – SMPN 1 Mamasa memanfaatkan momentum Pameran Budaya dalam rangka karnaval Bulan Mamase sebagai sarana edukasi luar ruangan bagi para siswa. Kegiatan kunjungan studi ini dilangsungkan di area Tribun Kondosapata, Kelurahan Mamasa Kabupaten Mamasa, Selasa (7/4/2026). ​Kehadiran stan budaya dari 17 kecamatan se-Kabupaten Mamasa menjadi daya tarik utama bagi pihak sekolah untuk memberikan wawasan […]

  • Pelantikan IPMAPUS Sulbar, Gubernur SDK Sampaikan Petuah Mendalam

    Pelantikan IPMAPUS Sulbar, Gubernur SDK Sampaikan Petuah Mendalam

    • 1Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Dari PUS, Nyala semangat dan jejak kepemimpinan di Bumi Sulbar, Gema harapan berpadu dengan nyanyian sejarah mengalir deras di momentum sakral Pelantikan Pengurus dan Milad ke-17 Ikatan Pelajar dan Mahasiswa PUS (IPMAPUS) Sulawesi Barat tahun 2025. Di hadapan generasi muda yang berhimpun, suara Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menjadi mercusuar yang […]

expand_less